Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
23 Maret 2020

Pahami Tonggak Perkembangan Kognitif Anak SD

Ingat, kemampuan kognitif tidak hanya dinilai dari prestasi akademis saja
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Intan Aprilia

Perkembangan kognitif anak SD tidak hanya dilihat dari kemampuan menghapal atau prestasi akademis semata, tapi juga dari kemampuan berpikir kritis, fokus, memproses informasi, menganalisa, memecahkan masalah, serta memahami konsep sebab dan akibat.

Walau kemampuan kognitif setiap anak berbeda, secara umum ada tonggak perkembangan yang akan dicapai dalam rentang usia tertentu.

Anak yang tertinggal dari teman sebayanya juga bisa segera dievaluasi dan diberikan intervensi jika ada gangguan belajar atau masalah kognitif lainnya.

Perkembangan Kognitif Anak SD

Jadi, seperti apa perkembangan kognitif anak selama di sekolah dasar? Silakan simak informasi berikut sampai selesai untuk tahu jawabannya ya, Moms.

1. Kelas 1 (6-7 Tahun)

Tonggak Perkembangan Kognitif Anak SD (Usia 6-12 tahun) 1.jpg

Foto: freepik.com

Di tahun pertama sekolah, Si Kecil akan mulai banyak menjelajahi dunia sekitarnya untuk meningkatkan pemahamannya akan berbagai konsep.

Berikut adalah perkembangan kognitif anak SD kelas 1 menurut Stanford Children’s Health:

  • Memahami konsep angka dan waktu.
  • Belajar dari apa yang dibaca dan didengarnya.
  • Mulai mengembangkan kemampuan berpikir logis dan mengolah informasi.
  • Memahami perintah yang terdiri dari 3 bagian terpisah.
  • Memprediksi pola, serta mengenali dan menciptakan pola sendiri.
  • Menghitung sampai 100 dengan lompatan 2, 5, dan 10 angka.
  • Mengenali simbol angka 0-100, dan tulisan angka 0-20.
  • Bisa melakukan penambahan dan pengurangan dasar sampai 20.

Baca Juga: Pahami Tonggak Perkembangan Bahasa Anak SD

2. Kelas 2 dan 3 (7-9 Tahun)

Tonggak Perkembangan Kognitif Anak SD (Usia 6-12 tahun) 2.jpg

Foto: today.com

Perkembangan kognitif anak SD kelas dua dan tiga biasanya ditandai dengan kemampuan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis yang meningkat pesat.

Di akhir kelas tiga, umumnya anak sudah menguasai beberapa hal berikut:

  • Melihat alasan dibalik suatu peristiwa/masalah, dan banyak bertanya untuk mengumpulkan informasi.
  • Memahami konsep sebab akibat dan membuat hubungan konsep/ide lebih mendalam.
  • Melakukan operasi matematika yang lebih sulit, seperti pembagian dan perkalian.
  • Membuat rencana sebelum melakukan sesuatu.
  • Bisa duduk diam dan memperhatikan sesuatu yang menarik selama 30-45 menit.
  • Menggunakan kalimat kompleks dan berbagai jenis kalimat untuk mengungkapkan pikiran atau pendapatnya.

3. Kelas 4 dan 5 (9-11 Tahun)

Tonggak Perkembangan Kognitif Anak SD (usia 6-12 tahun) 3.jpg

Foto: freepik.com

Sebuah studi yang dilansir National Institutes of Health, menyebutkan bahwa menurut teori perkembangan kognitif menurut psikolog Jean Piaget, di usia ini anak mulai mengembangkan kemampuan baru untuk mengambil kesimpulan dan mengerjakan tugas rumit yang membutuhkan kemampuan menarik kesimpulan.

Di akhir kelas lima, anak umumnya sudah menunjukkan perkembangan kognitif seperti:

  • Mulai memahami pengambilan perspektif, dimana setiap orang memiliki sudut pandang, pikiran, dan perasaan yang berbeda.
  • Bisa menjelaskan sebuah konsep atau masalah dari berbagai sudut pandang.
  • Bisa memprediksi konsekuensi dari sebuah tindakan dan merencanakan langkah antisipasi.
  • Mulai aktif mencari informasi dan memperluas wawasan melalui teman, berita, atau sosial media.
  • Mengerti hubungan antara hal abstrak dan hal yang bisa dilihatnya, seperti pengaruh krisis iklim terhadap lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga: 4 Tahapan Perkembangan Motorik Anak SD, Catat!

4. Kelas 6 (11-12 Tahun)

Tonggak Perkembangan Kognitif Anak SD (Usia 6-12 tahun) 4.jpg

Foto: freepik.com

Mengutip Verywell Family, menjelang akhir sekolah dasar umumnya ukuran otak anak sudah sempurna tapi kemampuan kognitifnya masih akan terus berkembang.

Si Kecil sudah lebih mahir dalam berpikir logis, berpikir abstrak dan memecahkan masalah, tapi kendali diri dan kemampuan pengaturannya masih belum matang.

Di akhir kelas enam, umumnya anak mencapai perkembangan kognitif seperti berikut:

  • Menerapkan kemampuan berpikir logis dalam menghadapi suatu situasi atau masalah.
  • Mulai memahami konsep keadilan dan kesetaraan.
  • Mulai memahami urutan sebab dan akibat.
  • Bisa memahami perspektif/sudut pandang orang lain.
  • Bisa berpikir spontan dan lebih cepat.

Baca Juga: 6 Tips untuk Membantu Perkembangan Anak Prasekolah

Tidak perlu panik kalau perkembangan kognitif anak SD sedikit tertinggal dari teman sebayanya ya, Moms.

Sebaiknya segera konsultasi dengan dokter anak atau psikolog untuk mengetahui kendala yang dialami anak, supaya bisa segera dilakukan intervensi.

Bagaimana dengan buah hati Moms, tonggak perkembangan kognitif mana saja yang sudah dicapainya?

Artikel Terkait