ADVERTISEMENT

KESEHATAN MENTAL
03 Februari 2022

Suasana Hati Memengaruhi Kinerja Otak? 8 Cara Ini Bisa Mengatasinya!

Atasi bad mood jadi good mood!

Foto: entrepreneur.com

Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Suasana hati yang buruk atau badmood sebisa mungkin tidak dianggap remeh karena berdampak besar bagi kehidupan, apalagi jika sering terjadi.

Saat suasana hati buruk, tubuh akan melepaskan hormon penyebab stres sehingga Moms menjadi lebih senstitif dan mudah marah yang akhirnya mengganggu aktivitas.

Selain itu, suasana hati yang buruk juga dapat memengaruhi memori kerja otak.

Bagaimana bisa? Yuk simak lebih lanjut penjelasannya hingga cara meningkatkan suasana hati di bawah ini!

Baca Juga: 12 Alat Olahraga Tangan untuk Bentuk Otot Pria dan Wanita

Suasana Hati Memengaruhi Kinerja Otak

Foto: suasana hati

ADVERTISEMENT

Foto: Orami Photo Stock

Memori kerja adalah memori jangka pendek yang digunakan setiap hari saat menilai situasi, menggunakan bahasa, dan membuat keputusan.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan otak terkait memori kerja akan semakin menurun.

ADVERTISEMENT

Namun, ada beberapa hal yang mengganggu memori kerja yaitu suasana hati.

Sebuah penelitian Current Psychology menunjukkan bahwa suasana hati yang buruk juga memengaruhi memori kerja otak yang membuat seseorang mudah lupa hingga tidak dapat mengambil keputusan yang tepat.

Untuk ini, Moms disarakan untuk memiliki suasana hati yang baik karena memiliki hubungan yang erat dengan kemampuan otak terkait memori kerja.

Baca Juga: Bantu Perkembangan Si Kecil, Ini 3 Cara Berkomunikasi dengan Bayi

ADVERTISEMENT

Cara Meningkatkan Suasana Hati

Mengalami suasana hati yang buruk memanglah wajar dan normal, tetapi sebaiknya segera atasi apalagi jika sering terjadi.

Meskipun cara meningkatkan suasana hati berbeda-beda setiap orang, tetapi ada beberapa cara umum yang bisa Moms lakukan.

Berikut cara meningkatkan suasana hati:

1. Olahraga Rutin

Foto: olahraga suasana hati

Foto: Orami Photo Stock

Olahraga tidak hanya bisa memberikan manfaat yang besar untuk kesehatan fisik, tapi juga mental.

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Olahraga dapat memperbaiki suasana hati, membantu seseorang berperilaku tenang, mengurangi stres, bahkan mengatasi gejala depresi ringan.

Sebuah penelitian Frontiers in Physiology menunjukkan bahwa olahraga yang teratur dapat menurunkan stress seseorang.

Hal ini terjadi karena dengan olahraga yang teratur dapat menurunkan hormon kortisol dan epineprin serta meningkatkan hormon norepineprin sebagai antidepresan.

Jika Moms tidak terbiasa olahraga, bisa mencoba olahraga ringan terlebih dahulu seperti yoga, meditasi, berlari, atau bersepeda.

2. Berjemur

Manfaat berjemur selain meningkatkan vitamin D di dalam tubuh, juga memiliki kesehatan lainnya.

Salah satunya adalah meningkatkan suasana hati.

Hal ini karena saat Moms terpapar sinar matahari tubuh akan meningkatkan pelepasan hormon serotonin.

ADVERTISEMENT

Hormon ini berhubungan dengan peningkatan suasana hati dan bisa membuat Moms menjadi lebih tenang dan fokus.

Baca Juga: Adab dan Doa Masuk Kamar Mandi dalam Islam, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

3. Mendegarkan Musik

Foto: suasana hati

Foto: Orami Photo Stock

Ada banyak jenis musik yang bisa Moms dengarkan sesuai selera dan disebut bisa memengaruhi perasaan.

Ternyata, tidak hanya itu. Mendengarkan musik nyatanya baik untuk kesehatan, salah satunya meredakan stress dan memperbaiki suasana hati.

Melansir PLoS One mendengarkan musik dapat memiliki efek yang sangat menenangkan buat pikiran dan tubuh, terutama musik yang berirama lambat dan menenangkan.

ADVERTISEMENT

Jenis musik seperti ini memiliki efek positif pada fungsi fisiologis  yang bisa memperlambat denyut nadi dan detak jantung.

Selain itu, musik juga menurunkan tekanan darah serta menyeimbangkan tingkat hormon stres.

4. Menangis

Saat suasana hati buruk karena banyak masalah, sering kali sebisa mungkin Moms menahan untuk tidak menangis.

Padahal, perubahan suasana hati dapat terjadi karena berbagai alasan.

Salah satunya adalah akibat akumulasi kadar mangan dalam tubuh.

Namun saat Moms menangis, kelebihan mangan ini akan ikut keluar dari tubuh bersamaan dengan tetesan air mata.

Hasilnya, suasana hati pun akan menjadi lebih baik selepas menangis.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Kenalan dengan Nam Joo Hyuk Yuk, Aktor dalam Drakor "Start Up"

5. Cukup Tidur

Foto: tidur (pexels.com/Kampus Production)

Foto: Orami Photo Stock

Ketika tidur, otak akan memproses emosi.

Pikiran kita membutuhkan waktu ini untuk mengenali dan bereaksi dengan cara yang benar.

Jika mempersingkatnya, kita cenderung memiliki lebih banyak reaksi emosional negatif dan lebih sedikit reaksi positif.

Kurang tidur kronis juga dapat meningkatkan kemungkinan mengalami gangguan susana hati.

Oleh karena itu, tidurlah selama 8 - 9 jam per hari agar fisik dan psikis menjadi lebih fit dan tenang.

6. Bermain dengan Hewan Peliharaan

Hewan peliharaan seperti kucing atau anjing memang melengkapi suasana rumah.

Selain itu, hewan peliharaan juga bagus lho untuk kesehatan. Salah satunya meningkatkan suasana hati.

Melansir Frontiers in Psychology bermain dengan hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing, dapat melepaskan hormon serotonin dan dopamin, yang membuatmu lebih tenang dan rileks.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Dokter Kulit Jakarta yang Bisa Moms Kunjungi

7. Buat Ruangan Menjadi Terang

Foto: suasana hati (dreammaker-remodel.com)

Foto: Orami Photo Stock

Cara meningkatkan suasana hati selanjutnya adalah membuat suasana ruangan menjadi terang.

Ketika sedang bad mood usahakan untuk  berada di tempat yang terang.

Cahaya dipercaya dapat memengaruhi suasana hati seseorang.

Berada di tempat yang minim cahaya hanya akan memperpanjang suasana hati yang buruk.

Apabila Moms memiliki jendela di kamar tak ada salahnya membukanya setiap pagi agar sinar matahari masuk.

8. Mencurahkan Isi Hati

Bercerita atau curhat kepada siapa pun yang Moms percayai, seperti keluarga atau sahabat juga dapat meningkatkan suasana hati, lho.

Jangan takut untuk menceritakan masalah.

Terkadang Moms hanya perlu didengarkan, walaupun orang yang mendengarkan tidak memberikan suatu solusi.

Jika merasa malu dan tidak bisa cerita ke keluarga atau sahabat, Moms bisa meminta bantuan medis profesional seperti psikolog.

Baca Juga: Moms Wajib Tahu, Ini Efek Minum Susu Formula Tidak Sesuai Umur Bayi

Itu dia Moms penjelasan mengenai suasana hati memengaruhi kinerja otak dan cara meningkatkannya.

Semoga membantu ya!

  • https://link.springer.com/article/10.1007/s12144-019-00208-x
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/labs/pmc/articles/PMC4013452/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/labs/pmc/articles/PMC3734071/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/labs/pmc/articles/PMC3408111/
  • https://www.healthline.com/health/mental-health/mood-boosters
  • https://greatist.com/happiness/34-ways-bust-bad-mood-ten-minutes#1
  • https://www.healthdirect.gov.au/mental-health-resources-for-me

Sebelumnya

7 Cara Meningkatkan Empati, Penting untuk Hubungan Sosial!
Nydia • 27 Jan 2022

Selanjutnya

8 Cara Mengatasi Galau agar Tidak Larut dalam Kesedihan
Karinta • 04 Feb 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT