31 Januari 2022

4 Manfaat Calendula yang Luar Biasa, Dapat Mengatasi Jerawat!

Bagus untuk kesehatan maupun kecantikan, lho!

Moms yang menggunakan beragam produk skincare untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit mungkin sudah tak asing lagi dengan kandungan calendula.

Calendula adalah bahan alami berasal dari tanaman yang juga dikenal sebagai "Pot Marigold" dan termasuk tanaman dalam keluarga Asteraceae. Bagian dari tanaman calendula yang banyak digunakan adalah bunganya.

Tanaman ini asli wilayah Mediterania di Eropa, tetapi sekarang dapat ditemukan di seluruh dunia.

Dalam habitatnya, calendula akan terlihat menonjol dengan kelopak cerah karena biasanya memiliki bunga berwarna kuning atau oranye, dan tumbuh setinggi 1-2 kaki. Kelopaknya kecil dan sempit, mirip bentuk sinar matahari.

Menurut Web MD, bunga calendula biasanya digunakan untuk mengobati luka, ruam, infeksi, peradangan, dan banyak kondisi lainnya.

Baca Juga: Skincare dengan Ekstrak Bunga, Ini Manfaatnya

Manfaat Calendula

calendula.jpg
Foto: calendula.jpg (Pexels/Pixabay)

Foto: pixabay.com

Calendula memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antiradang sehingga menjadikannya bahan yang kuat untuk penyembuhan.

Selain menggunakan kelopak bunga utuh, bunga yang berwarna kuning atau oranye ini juga dapat ditumbuk menjadi bubuk atau dibuat menjadi minyak, krim, hingga salep.

Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui bunga calendula kering untuk digunakan sebagai bubuk dalam bumbu atau penyedap rasa pada masakan. Reaksi alergi, termasuk reaksi silang terhadap krisan, aster, dan marigold (calendula), jarang terjadi.

Namun sebagai bahan kosmetik, sabun dan sampo, krim tubuh, hingga perawatan luka, baik secara internal maupun topikal, belum tentu aman. Jadi, penggunaannya sebaiknya harus sangat hati-hati.

Meskipun memang ada beberapa penelitian yang menunjukkan efek positif calendula, tetapi penggunaan jangka panjangnya belum dipelajari.

Sebelum memulai pengobatan atau suplemen apa pun dari calendula, pastikan untuk menjelaskannya kepada ahli kesehatan ya, Moms.

Berikut beberapa manfaat calendula yang perlu Moms ketahui.

1. Mengobati Luka

Mengutip Very Well Health, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan calendula dan perbaikan luka.

Bagaimana dengan manusia? Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam The Journal of Family Medicine and Primary Care meneliti keefektifan salep calendula pada bekas luka caesar pada 72 wanita.

Para peneliti menemukan bahwa dibandingkan dengan perawatan rumah sakit standar, para wanita yang dirawat dengan salep calendula memiliki waktu penyembuhan yang lebih cepat. Mereka melaporkan sayatan mereka menjadi tidak terlalu merah dan bengkak.

Dalam sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam The Journal of Wound Care, para peneliti menggunakan ekstrak calendula pada orang dengan ulkus kaki vena.

Temuan mereka menunjukkan bahwa pasien yang diobati dengan calendula memiliki 7,4 persen "kecepatan penyembuhan per minggu" dibandingkan dengan hanya 1,7 persen pada kelompok kontrol. Selain itu, para peneliti melaporkan, "Tidak ada efek samping yang diamati selama pengobatan ekstrak calendula."

Penelitian awal menunjukkan bahwa menggunakan semprotan calendula selain perawatan standar dan kebersihan dapat mencegah infeksi dan mengurangi bau pada orang dengan penyakit tukak kaki jangka panjang akibat diabetes.

Baca Juga: Tips Merawat Luka di Kaki untuk Penderita Diabetes

2. Eksim, Ruam Popok, dan Kondisi Kulit Lainnya

Calendula banyak dipasarkan untuk pengobatan eksim dan dermatitis. Sayangnya, penelitian tentang calendula untuk mengobati eksim dan dermatitis masih terbatas.

Meskipun calendula merupakan tanaman yang memiliki sifat anti-inflamasi sehingga mengoleskannya pada kondisi kulit dapat mengurangi peradangan, tetapi tidak ada bukti klinis nyata yang mendukung penggunaannya untuk eksim.

Faktanya, penggunaan calendula justru dapat menyebabkan iritasi pada anak-anak dengan eksim parah, terutama jika mereka memiliki alergi terhadap ragweed, aster, marigold, atau varietas tanaman lain dalam keluarga tersebut.

Penggunaan calendula untuk anak-anak mungkin merupakan kontraindikasi, jadi selalu tanyakan kepada dokter spesialis anak Moms sebelum memberikan krim ruam popok dengan kandungan calendula di dalamnya.

Menggunakan krim calendula pada ruam popok mungkin bermanfaat jika dibandingkan dengan perawatan tertentu, seperti gel lidah buaya.

Namun, penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Medical Research menunjukkan bahwa keefektifan calendula ternyata lebih rendah daripada larutan bentonit.

Peneliti menemukan bahwa saat merawat bayi dengan bentonit, 88 persen lesi pada kelompok bentonit mulai membaik dalam enam jam pertama, sementara angka ini hanya sekitar 54 persen pada kelompok yang menggunakan calendula.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Salep Eksim untuk Bayi, Sudah Tahu?

3. Bakteri Vaginosis dan Infeksi Jamur Vagina

Moms yang mungkin memiliki masalah bakteri vaginosis atau infeksi jamur vagina mungkin bisa menggunakan calendula dalam bentuk salep untuk mengatasinya.

Sebuah penelitian pada 2018, telah membandingkan penggunaan salep calendula dengan metronidazole (obat umum yang digunakan untuk mengobati vaginosis bakteri) pada 80 wanita yang telah didiagnosis dengan vaginosis bakterial.

Mereka menemukan bahwa setelah satu minggu intervensi, kedua kelompok wanita sembuh dari vaginosis bakterial mereka dan tidak ada yang mengalami efek samping.

Jadi, mereka menyimpulkan bahwa bagi wanita yang ingin menghindari penggunaan obat untuk mengobati vaginosis bakterial, salep calendula dapat menjadi pilihan yang tepat.

Adapun keefektifannya dalam mengobati infeksi jamur, satu penelitian yang diterbitkan di Women and Health menemukan bahwa krim calendula efektif dalam mengobati infeksi jamur vagina, tetapi memiliki efek tertunda dibandingkan dengan pengobatan standar (Clotrimazole).

Baca Juga: Kandidiasis, Jamur Vagina yang Pengaruhi Kesuburan?

4. Melindungi Kulit dari Sinar Matahari

Calendula juga dapat digunakan untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Dengan kata lain, minyak calendula mungkin bisa menjadi pilihan untuk perlindungan matahari sebagai sunscreen.

Sebuah studi laboratorium tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Young Pharmacists menemukan bahwa minyak calendula memiliki sifat SPF sebagai campuran krim.

Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk benar-benar membuktikan klaim ini.

Oleh karena itu, sebaiknya Moms tetap mengunakan sunscreen yang sudah terbukti ampuh melindungi kulit dari sinar UV dan mengurangi kemungkinan terkena kanker kulit.

Baca Juga: Alergi Tabir Surya, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

5. Mengatasi Jerawat pada Wajah

Kegunaan minyak calendula lainnya, ialah dapat mengatasi jerawat pada wajah.

Satu studi laboratorium yang diterbitkan dalam Semantic Scholar menemukan bahwa ekstrak calendula mungkin berguna dalam mengobati dan mencegah jerawat vulgaris, tetapi penelitian lebih lanjut, terutama studi pada manusia, masih diperlukan untuk mendukung temuan ini.

Moms bisa mencoba mencuci muka menggunakan pembersih calendula, mengoleskan krim dengan ekstrak calendula pada seluruh wajah atau menggunakannya pada area yang rawan berjerawat.

Menggunakan masker wajah yang mengandung calendula di dalamnya juga mungkin dapat membantu.

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Jerawat Saat Hamil, Terjamin Aman!

Kemungkinan Efek Samping Calendula

efek samping calendula.jpeg
Foto: efek samping calendula.jpeg (drweil.com)

Foto: drweil.com

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Moms tetap perlu berhati-hati jika ingin menggunakan produk skincare atau obat yang mengandung ekstra bunga tersebut karena bisa saja menimbulkan efek samping.

Sebagai catatan, Moms tidak boleh menggunakan calendula jika memiliki alergi terhadap ragweed, aster, marigold, atau tanaman dalam famili Asteraceae/Compositae.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui juga harus menghindari bahan ini karena menelan calendula dapat memengaruhi kadar hormon dalam tubuh.

Moms atau siapapun yang ingin menggunakan obat-obatan dengan kandungan calendula juga dianjurkan untuk mendiskusikan penggunaannya dengan dokter terlebih dahulu jika memiliki riwayat penyakit tertentu. Jadi, sebaiknya tetap berhati-hati ya, Moms.

  • https://www.verywellhealth.com/health-benefits-of-calendula-4582641
  • https://www.healthline.com/health/calendula-oil#benefits
  • https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-235/calendula
  • https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/03630242.2016.1263272?journalCode=wwah20
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29441319/
  • https://www.ijmr.org.in/article.asp?issn=0971-5916;year=2015;volume=142;issue=6;spage=742;epage=746;aulast=Mahmoudi
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27974009/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6259546/#
  • https://www.semanticscholar.org/paper/Phytochemical-and-antimicrobial-screening-of-plants-Nand-Drabu/c58d47f7afd33da429c49fe0db96ce3753b26fd9?p2df
  • http://www.jyoungpharm.org/article/564
  • https://www.accessdata.fda.gov/scripts/cdrh/cfdocs/cfcfr/CFRSearch.cfm?fr=182.10&SearchTerm=calendula
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30000917/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.