11 October 2023

Amankah Ibu Hamil Makan Telur Setengah Matang? Simak yuk!

Alih-alih telur setengah matang, ibu hamil sebaiknya konsumsi makanan sehat
Amankah Ibu Hamil Makan Telur Setengah Matang? Simak yuk!

Di dalam sejumlah produk makanan tersebut, sering mengandung telur mentah. Pastikan untuk memeriksa label kemasan atau tanya kepada penjualnya.

Jika membeli sejumlah produk makanan tersebut di supermarket, biasanya dibuat dengan telur yang sudah dipasteurisasi.

Proses pasteurisasi dilakukan dengan memanaskan telur sehingga membunuh bakteri Salmonella yang berbahaya.

Moms juga disarankan untuk menyimpan telur dengan aman, guna membantu menjaga kondisi telur agar terbebas dari bakteri Salmonella.

Ini beberapa cara yang disarankan:

  • Simpan telur di lemari es.
  • Jangan sampai telur bersentuhan dengan makanan lain. Simpan di tempat terpisah.
  • Pastikan telur tersebut dikonsumsi sebelum melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Jangan konsumsi telur dengan cangkang yang rusak, karena berisiko terkontaminasi kotoran atau bakteri.
  • Jangan menyimpan telur rebus di lemari es lebih dari 3 hari.

Ini yang harus dilakukan saat memasak dan menyiapkan makanan:

  • Jangan memercikkan telur mentah ke makanan atau peralatan memasak.
  • Cuci dan keringkan tangan secara menyeluruh setelah menyentuh atau memasak telur. Bakteri terkadang ditemukan di cangkangnya.
  • Bersihkan semua peralatan secara menyeluruh dengan air panas dan sabun.
  • Cuci permukaan dapur menggunakan air panas dan sabun panas. Dilanjut dengan semprotan antibakteri dan lap dengan kain bersih.

Baca Juga: Kenali 8 Tahapan Proses Kehamilan yang Penting Buat Calon Moms

Alih-alih Konsumsi Telur, Sebaiknya Ibu Hamil Makan Ini

Amankah Ibu Hamil Makan Telur Setengah Matang? (Orami Photo Stock)
Foto: Amankah Ibu Hamil Makan Telur Setengah Matang? (Orami Photo Stock)

Selama masa kehamilan, asupan nutrisi memang perlu diperhatikan.

Seiring dengan pertumbuhan janin, semakin tinggi nutrisi yang diperlukan.

Contohnya saja, di trimester pertama kehamilan, tidak perlu ada penambahan kalori dalam makanan.

Namun, saat memasuki trimester kedua dan ketiga, dibutuhkan asupan kalori tambahan sebanyak 340-450 kalori per hari.

Berikut ini beberapa asupan yang dibutuhkan untuk memenuhi nutrisi ibu hamil:

1. Brokoli

Brokoli mengandung asam folat, lutein, kalsium, zeaxanthin, dan karotenoid, yang mampu menunjang kesehatan mata.

Selain itu, kandungan vitamin C dalam brokoli berfungsi untuk menyerap zat besi dalam tubuh ibu, hingga mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah.

2. Bayam

Bayam mengandung asam folat, yang dapat membantu mencegah cacat lahir seperti anensefali dan spina bifida.

Asupan asam folat juga berperan dalam menurunkan risiko terjadinya persalinan prematur dan preeklamsia.

3. Alpukat

Buah alpukat disarankan untuk dikonsumsi saat kehamilan memasuki trimester ketiga.

Kandungan serat, vitamin K, vitamin C, asam folat, kalium, vitamin B6, dan asam lemak baik mampu menunjang kesehatan ibu dan janin secara keseluruhan.

Selain itu, asam lemak mampu menunjang perkembangan otak, sistem saraf, kulit, dan jaringan pada janin dalam kandungan.

4. Jeruk

Jeruk mengandung vitamin C, asam folat, dan serat, yang dapat menunjang perkembangan otak dan saraf tulang belakang pada janin.

Buah ini terdiri dari 90 persen air, sehingga dapat mencegah dehidrasi pada ibu hamil.

Selain asupan tersebut, ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi banyak air putih.

Asupan cairan lebih dari 2,3 liter per hari disarankan untuk menunjang metabolisme tubuh, dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Demikian penjelasan tentang ibu hamil makan telur setengah matang yang perlu Moms perhatikan.

Jangan lupa perhatikan selalu makanan yang Moms konsumsi saat masa kehamilan, ya!

  • https://www.babycentre.co.uk/x536441/is-it-safe-to-eat-soft-boiled-or-raw-eggs-during-pregnancy
  • https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/foods-to-avoid-during-pregnancy/
  • https://www.healthline.com/nutrition/13-foods-to-eat-when-pregnant

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.