05 Juni 2022

Memahami Aturan Pakai Interhistin untuk Atasi Alergi

Pastikan dosis minum obat ini sesuai dengan usia

Ada banyak jenis obat untuk mengobati alergi, salah satunya Interhistin.

Walaupun kadang gejalanya ringan dan dapat membaik dengan sendirinya, ada pula yang mengalami gejala menggangu sehingga membutuhkan obat.

Jika Moms atau Dads diresepkan obat alergi ini, simak baik-baik aturan pakainya agar pengobatan jadi lebih efektif.

Manfaat Interhistin

interhistin
Foto: interhistin (http://www.interbat.co.id/Home/Images/interhistin.jpg)

Foto: interbat.co.id

Interhistin adalah obat antialergi. Obat ini masuk dalam golongan antihistamin untuk mengobati urtikaria (biduran), rhinitis, dan gatal pada kulit.

Cara kerja dari obat ini adalah dengan mencegah efek zat histamin yang diproduksi oleh tubuh. Histamin sendiri dapat menyebabkan hidung gatal, bersin, pilek, dan mata berair.

Pada beberapa orang, histamin bisa menutup saluran bronkial (saluran udara paru-paru) sehingga menyebabkan sulit bernapas.

Biduran dianggap sebagai gatal-gatal kronis akibat reaksi kulit. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti.

Namun yang jelas, biduran bisa kambuh dan memudar berulang kali.

Sementara rhinitis adalah kondisi yang mirip dengan pilek yang terjadi setelah terpapar alergen, seperti serbuk sari.

Gejala rhinitis meliputi bersin, hidung gatal, dan hidung tersumbat.

Rhinitis alergi biasanya menyebabkan gejala seperti pilek, seperti bersin, gatal, dan hidung tersumbat atau berair.

Nah, keduanya ini bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman karena mengganggu tidur dan aktivitas harian.

Oleh karena itu, beberapa orang membutuhkan obat untuk meredakan gejala dan mempercepat pemulihan tubuh dari reaksi alergi.

Baca juga: Insto (Obat tetes Mata): Kegunaan, Dosis, dan Cara Menggunakannya

Dosis dan Aturan Pakai Interhistin

Minum obat radang amandel.jpg
Foto: Minum obat radang amandel.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Interhistin tersedia dalam bentuk tablet 50 mg dan 100 mg. Ada juga yang berbentuk sirup 20mg/50 mL.

Setiap orang dapat diresepkan dosis yang berbeda-beda tergantung dengan usia, tujuan pengobatan, dan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Namun umumnya dosis yang diresepkan yaitu:

  • Dewasa dan anak usia lebih dari 10 tahun: 2 - 6 tab/sdt setiap hari
  • Anak usia 5 - 10 tahun: 2-4 tab/sdt setiap hari.
  • Anak 2 - 5 tahun: 1-3 tab/sdt setiap hari.
  • Anak usia kurang dari 2 tahun: 1-2 tab/sdt setiap hari untuk diminum dalam dosis terbagi.

Baca juga: Cara Menghitung Dosis Obat untuk Anak dan Tips Ampuh Pemberian Obat pada Anak

Minum obat ini sesuai dengan saran dokter atau ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan obat.

Jangan melebihkan atau mengurangi dosis yang sudah ditentukan. Cobalah minum obat ini di waktu yang sama setiap harinya agar tidak melewatkan dosis.

Bila melewatkan dosis, jangan gandakan dosis pada waktu minum obat selanjutnya.

Jika Moms diresepkan obat dalam bentuk tablet, minum dengan segelas air. Sementara jika diresepkan sirup, kocok lebih dahulu botolnya.

Sebaiknya, minum obat ini segera setelah makan untuk menghindari gangguan pencernaan.

Baca juga: Pahami Aturan Pakai Grantusif, Obat Batuk Alergi yang Bisa Dibeli di Apotek

Efek Samping Interhistin

mengapa mengantuk padahal tidur cukup hero banner magz (1510x849)
Foto: mengapa mengantuk padahal tidur cukup hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Seperti kebanyakan obat alergi, Interhistin dapat menimbulkan efek samping meski aman digunakan.

Salah satu efek samping yang paling umum adalah mengantuk, menurut situs WebMD.

Jika mengalami efek samping ini, jangan mengemudi atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Selain efek samping di atas, ada pula yang dapat mengalami efek samping berikut ini:

  • Mulut kering
  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Kegelisahan atau kemurungan (pada beberapa anak)
  • Kesulitan buang air kecil atau tidak bisa buang air kecil
  • Penglihatan kabur
  • Kebingungan

Efek samping di atas bisa ringan dan membaik dengan sendirinya. Namun, keluhan bisa juga berlangsung selama berhari-hari.

Bila Anda merasa terganggu dengan efek sampingnya, segera konsultasi ke dokter.

Setiap orang dapat menunjukkan efek samping yang berbeda-beda. Ada pula yang mengalami efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Baca juga: Pahami Aturan Pakai Grantusif, Obat Batuk Alergi yang Bisa Dibeli di Apotek

Selain efek samping, penggunaan obat pada beberapa orang juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

Biasanya, kondisi ini ditunjukkan dengan ruam gatal, pembengkakan, dan sesak napas.

Jika kondisi ini terjadi, segera minta pertolongan medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Munculnya reaksi alergi tidak boleh dianggap sebelah mata, karena pada beberapa kasus bisa mengancam jiwa.

Oleh sebab itu, biasanya dokter akan meminta Moms untuk menghentikan pemakaian obat.

Jadi, jika Moms memiliki alergi dengan obat sejenis, beri tahu dokter.

Bukan cuma alergi, beberapa kondisi berikut juga perlu diberitahukan ke dokter.

Penggunaan obat lain juga perlu diberitahukan karena dapat menimbulkan interaksi obat.

Hal ini bisa membuat obat tidak bekerja efektif atau malah menimbulkan masalah kesehatan lain ketika diminum bersamaan.

Penggunaan obat mungkin perlu dihentikan sementara atau diminum pada waktu yang berbeda dengan jeda beberapa jam.

Jadi, agar pemakaian obat optimal dalam mengatasi alergi, baiknya konsultasikan ke dokter.

  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/mebhydrolin?mtype=generic
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/interhistin/interhistin?lang=id
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-hives/symptoms-causes/syc-20352719
  • http://www.interbat.co.id/Products.aspx?id=0
  • https://www.tabletwise.net/medicine/mebhydrolin
  • https://www.webmd.com/allergies/antihistamines-for-allergies
  • https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/antihistamine-oral-route-parenteral-route-rectal-route/description/drg-20070373

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.