27 April 2023

10 Manfaat Kacang Arab untuk Kesehatan, Jarang Diketahui!

Kacang arab atau chickpea sering dijadikan oleh-oleh umroh maupun haji

Moms mungkin sudah tak asing lagi dengan kacang arab, bukan? Ya, kacang dengan kulit berwarna putih ini cukup dikenal banyak orang.

Pasalnya, kacang arab kerap dijadikan oleh-oleh jamaah umroh dan haji.

Biasanya, kacang ini diolah dengan cara direbus, ditumis, dijadikan salad, atau diolah menjadi topping dalam kue.

Layaknya jenis lain, kacang arab juga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi.

Jenis kacang-kacangan ini pun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, lho.

Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini, Moms.

Baca Juga: Mengenal 13 Jenis Kacang-Kacangan, Makanan Sehat untuk Kehamilan

Kandungan Nutrisi Kacang Arab

Nutrisi Kacang Arab
Foto: Nutrisi Kacang Arab (Pexels.com/Kyle Killam)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kacang yang sering kali disebut dengan chickpea dan kacang garbanzo memiliki nutrisi yang cukup tinggi.

Kacang yang berasal dari negara-negara Timur Tengah ini diperkaya dengan vitamin, mineral, protein, dan serat yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh.

Melansir Healthline, berikut kandungan nutrisi dalam 1 porsi kacang arab sebesar 1 ons (28 gr):

  • Kalori: 46
  • Karbohidrat: 8 gr
  • Serat: 2 gr
  • Protein: 3 gr
  • Folat: 12% dari RDI
  • Zat besi: 4% dari RDI
  • Fosfor: 5% dari RDI
  • Tembaga: 5% dari RDI
  • Mangan: 14% dari RDI

Baca Juga: 3+ Resep Bumbu Kacang untuk Berbagai Hidangan, Nagih!

Manfaat Kacang Arab

Kacang
Foto: Kacang (Freepik.com/author/jcomp)

Kacang arab memiliki banyak kandungan yang bergizi sehingga dapat bemanfaat untuk kesehatan tubuh.

Berikut ini manfaatnya yang perlu Moms ketahui!

1. Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes

Mengutip Medical News Today, kacang arab memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.

Karenanya, American Diabetes Association merekomendasikan kacang arab sebagai sumber serat makanan yang aman dikonsumsi penderita diabetes.

Sebuah studi tahun 2014 menyimpulkan bahwa makan setidaknya 30 gr serat per hari dapat membantu mengurangi peradangan pada penderita diabetes tipe 1.

Sebuah tinjauan tahun 2018 dari meta-analisis juga menemukan bahwa diet serat tinggi dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi risiko pengembangan diabetes tipe 2.

Menurut The Dietary Guidelines for American, asupan serat orang dewasa yang dianjurkan ialah sekitar 25,2-28,0 gr serat sehari.

Hal ini tergantung pada usia serta jenis kelamin, dan kacang arab ini bisa menjadi pilihan sumber serat yang menyehatkan, Moms.

Baca Juga: 12 Makanan Penurun Gula Darah dan Paling Ampuh Cegah Diabetes

2. Baik untuk Kesehatan Tulang

Kesehatan Tulang
Foto: Kesehatan Tulang (Abouther.com)

Kacang arab diperkaya dengan kandungan zat besi, kalsium, dan nutrisi lain yang dapat berkontribusi pada struktur dan kekuatan tulang yang sehat.

Kacang arab juga bisa berperan dalam makanan orang yang ingin mencegah osteoporosis.

Namun, pastikan untuk merendamnya terlebih dahulu sebelum diolah untuk dikonsumsi, ya.

Cara ini bertujuan untuk menghilangkan hal-hal yang disebut fitat, yang dapat menghalangi tubuh menyerap kalsium dalam kacang arab.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Tulang, Kenali 3 Manfaat Vitamin K Berikut Ini

3. Mengontrol Kadar Gula dalam Darah

Manfaat lain yang terdapat dalam kacang arab ialah mengontrol kadar gula dalam darah.

Kacang arab yang dikemas dalam kemasan kaleng atau diolah dengan cara dikeringkan memiliki kadar glikemik rendah sehingga tubuh menyerap dan mencernanya secara perlahan.

Namun, periksa terlebih dahulu kandungan natrium dalam kemasan kaleng sebelum memilih kacang arab.

Jangan sampai kandungan natriumnya berlebihan karena berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Selain itu, kacang arab juga memiliki sejenis pati yang mencerna dengan lambat atau disebut sebagai amilosa.

Kedua hal ini membantu menjaga gula darah dan insulin tidak naik terlalu cepat. Jadi, aman dikonsumsi dan bagus untuk penderita diabetes.

Baca Juga: Seperti Apa Kadar Gula Darah Normal? Ketahui Faktanya Berikut Ini!

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Ilustrasi Detak Jantung
Foto: Ilustrasi Detak Jantung (Orami Photo Stock)

Serat, kalium, vitamin B, zat besi, magnesium, dan selenium yang terdapat dalam kacang arab bagus untuk menjaga kesehatan jantung, lho!

Serat dalam kacang ini dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung karena bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Serat larut yang dikandungnya juga baik untuk kesehatan dan kinerja usus.

Hal ini dapat mengurangi kolesterol total dan kolesterol LDL 'jahat' dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kolesterol total dapat dikurangi jika Moms menambahkan kacang arab ke dalam makanan harian.

5. Mengurangi Risiko Penyakit Kanker

Kacang arab memiliki antioksidan selenium yang dapat menghilangkan radikal bebas sehingga membantu melindungi tubuh dari kanker.

Serat yang terkandung dalam kacang arab dapat membantu mengurangi risiko kanker kolorektal.

Selain itu, kacang arab juga memiliki senyawa pelawan kanker lainnya, seperti likopen dan saponin.

Baca Juga: 29+ Manfaat Buah Mangga, Bisa Turunkan Risiko Kanker Lho!

6. Kesehatan Kognitif

Lansia Senam
Foto: Lansia Senam (Orami Photo Stock)

Secangkir kacang arab mengandung sekitar 69,7 mg kolin yang membantu fungsi otak dan sistem saraf.

Kolin berperan dalam mengontrol mood, otot, pembelajaran, dan memori, serta metabolisme tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan kekurangan selenium dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif pada orang tua atau lansia.

Hal ini menyiratkan bahwa selenium yang terkandung dalam kacang arab dapat mendukung kesehatan kognitif, termasuk daya ingat, dan pemikiran.

Baca Juga: Cara Mendorong Tumbuh Kembang Otak Bayi dan Jenis Makanan yang Baik Untuknya

7. Bisa Digunakan sebagai Menu Diet

Layaknya kacang-kacangan lainnya, kacang arab juga cocok digunakan sebagai menu diet untuk manajemen berat badan yang ideal.

Hal ini karena kacang arab mengandung serat makanan yang berfungsi sebagai agen bulking dalam sistem pencernaan.

Agen bulking dapat meningkatkan perasaan kenyang setelah makan, dan protein di dalam kacang arab juga memiliki efek yang sama.

Merasa kenyang lebih lama setelah makan dapat membantu mengurangi nafsu makan dan menurunkan asupan kalori sehingga berat badan terjaga dan tetap ideal.

Baca Juga: Menu Diet Sehat 30 Hari, Lezat dan Padat Nutrisi!

8. Mengatasi Anemia

Pusing
Foto: Pusing (Orami Photo Stock)

Kacang arab dapat digunakan untuk mengatasi anemia juga, Moms.

Hal ini karena dalam secangkir kacang arab mengandung 4,7 mg zat besi.

Hal ini setara dengan setengah dan seperlima dari kebutuhan zat besi harian seseorang, tergantung pada individu.

Tanpa zat besi, tubuh tidak dapat mengirimkan oksigen ke selnya, dan ini dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi.

Gejala anemia yang disebabkan kurangnya asupan zat besi ini berupa kelemahan dan kelelahan.

Dalam kasus yang parah, komplikasi yang mengancam jiwa bisa muncul.

9. Memenuhi Kebutuhan Protein

Seperti kacang-kacangan lainnya, makanan satu ini juga salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh.

Kacang arab adalah sumber protein nabati yang bagus, artinya cocok untuk mereka yang tidak makan daging atau produk hewani.

Protein dalam kacang ini dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan menjaga nafsu makan tetap terkendali.

Protein juga dikenal karena perannya dalam manajemen berat badan, kesehatan tulang, dan kekuatan otot.

Tak hanya itu, kacang arab juga mengandung vitamin C, yang membantu tubuh menyerap zat besi.

10. Melancarkan Sistem Pencernaan

Enzim Pencernaan
Foto: Enzim Pencernaan (Thoughtco.com)

Kacang arab dikenal penuh serat, yang menawarkan beberapa manfaat untuk kesehatan pencernaan, Moms.

Serat dalam kacang sebagian besar larut, artinya menyatu dengan air untuk membentuk zat seperti gel di saluran pencernaan.

Serat larut dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri sehat di usus dan mencegah pertumbuhan berlebih dari bakteri tidak sehat.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan risiko beberapa kondisi pencernaan, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dan kanker usus besar.

Selain itu, kacang ini juga membantu mendukung kesehatan pencernaan dengan meningkatkan frekuensi, kemudahan, dan kelancaran buang air besar.

Baca Juga: 23 Makanan Sehat untuk Jantung, Ada Buah, Sayuran, dan Kacang-kacangan!

Hal yang perlu Moms ingat adalah membatasi porsi saat mengonsumsinya agar tidak berlebihan.

Bagaimanapun juga, makan berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas.

Nah, obesitas adalah awal mula terjadinya berbagai penyakit yang dapat mengancam nyawa.

Jadi, tetap bijak dalam mengonsumsinya, ya. Dengan begitu, diharapkan Moms bisa merasakan seluruh manfaat kacang arab bagi kesehatan!

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/280244
  • https://www.diabetes.org/healthy-living/recipes-nutrition/understanding-carbs/get-to-know-carbs
  • https://health.gov/our-work/food-nutrition/previous-dietary-guidelines/2010

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.