26 Mei 2022

Ketahui Jumlah Kalori Makaroni Goreng, Hindari Konsumsi Berlebihan!

Makaroni goreng memang jadi camilan favorit banyak orang

Tahukah Moms berapa banyak kalori makaroni goreng?

Siapa yang tak mengenal makaroni goreng? Camilan dengan cita rasa manis, gurih, asin, dan pedas ini disukai oleh segala usia baik pria dan wanita.

Selain rasanya yang lezat, makaroni goreng juga murah dan banyak ditemukan di hampir seluruh wilayah provinsi Indonesia. Namun, pernahkah Moms berpikir, berapa ya kira-kira kalori makaroni goreng?

Meskipun dikenal sebagai jajanan kaki lima, tapi tahukah Moms bahwa makaroni merupakan makanan khas Italia?

Ya, makanan berbentuk unik ini diduga dibawa oleh penjajah asal Venesia Marco Polo selama penjajahan mengelilingi dunia. Dalam catatan sejarah dijelaskan bahwa Venesia Marco Polo membawa sejumlah pasta, salah satunya makaroni.

Selain digoreng, ada jenis olahan makaroni lainnya yang juga disukai banyak orang. Misalnya, sup makaroni yang dibuat dengan campuran susu, hingga makaroni panggang.

Dalam pembuatannya, makaroni dibuat dari bahan-bahan yang terdiri dari tepung gandum, campuran gandum jenis durum, tepung terigu, dan air.

Baca Juga: Kaya Nutrisi, Berikut Jumlah Kalori Salak yang Perlu Moms Ketahui

Makaroni yang dijual di pasaran mengandung vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan asam folat. Bentuknya pun beragam, ada yang lurus, melengkung, atau keriting.

Meski begitu, kehadiran makaroni goreng jadi salah satu inovasi yang berhasil diciptakan masyarakat dan disukai oleh hampir semua kalangan baik tua dan muda.

Bahkan banyak bisnis bermunculan dengan berjualan makaroni sebagai dagangan utamanya.

Namun, makaroni goreng tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan oleh Moms yang memiliki riwayat penyakit kolesterol, darah tinggi, diabetes atau obesitas.

Hal ini lantaran kalori makaroni goreng yang lebih banyak dibandingkan makaroni yang diolah dengan cara direbus atau dikukus.

Meski begitu, jumlah kalori makaroni goreng aneka rasa juga berbeda lho, Moms.

Semakin banyak rasa yang dicampurkan dalam makaroni goreng, maka jumlah kalori yang dihasilkan juga semakin tinggi. Sehingga Moms perlu berhati-hati saat mengonsumsinya.

Seperti namanya, makaroni goreng dibuat dengan minyak panas dan dalam jumlah banyak untuk menghasilkan tekstur yang krispi.

Oleh sebab itu, camilan ini tak boleh dikonsumsi berlebihan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Agar tak kebablasan dan Moms juga tahu asupan kalori harian, dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai jumlah kalori goreng.

Dengan begitu, Moms bisa mengatur kira-kira berapa jumlah makaroni yang boleh dikonsumsi agar tidak melebihi jumlah asupan kalori harian.

Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: 7+ Makanan Tinggi Kalori, Cocok untuk Menambah Berat Badan!

Kalori Makaroni Goreng

kalori makaroni goreng
Foto: kalori makaroni goreng (littlesipsoftea.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Makaroni merupakan makanan yang disukai oleh banyak orang. Tak jarang makanan ini diolah sedemikian rupa menjadi camilan renyah yang dimasak dengan cara digoreng.

Makaroni termasuk dalam kategori pasta yang bentuknya seperti sedotan pendek yang bengkok membentuk busur.

Sebagai sebuah sajian makanan, makaroni biasanya diolah dengan saus krim dan kacang polong. Makaroni sendiri dapat dihidangkan dengan bahan lainnya seperti daging ayam, sayur-sayuran, sapi dan masih banyak lagi sesuai selera.

Dilansir dari Fat Secret Indonesia, kalori makaroni goreng 1 mangkok mengandung kalori sebesar 220 kalori atau setara 11% AKG (Angka Kecukupan Gizi 2000 kalori).

Adapun rincian kandungan gizi dari 1 mangkok makaroni goreng adalah sebagai berikut.

  • 42,95 gram karbohidrat yang berkontribusi sebesar 80% terhadap kandungan kalori 1 mangkok makaroni goreng.
  • 8,06 gram protein yang berkontribusi sebesar 15% terhadap kandungan kalori 1 mangkok makaroni goreng.
  • 1,29 gram lemak yang berkontribusi sebesar 5% terhadap kandungan kalori 1 mangkok makaroni goreng.

Baca Juga: Menghitung Kalori Bebek Goreng vs Ayam Goreng, Mana yang Lebih Sehat?

Kalori Makaroni Goreng Pedas

makaroni goreng.png
Foto: makaroni goreng.png (Cookpad.com/dwimuslimawati)

Foto: Orami Photo Stocks

Nah, seperti yang diketahui, makaroni goreng memiliki aneka rasa, salah satunya rasa pedas.

Moms pasti juga bertanya-tanya apakah jumlah kalori makaroni goreng pedas sama dengan jumlah kalori makaroni goreng?

Jawabannya tidak sama, Moms. Karena makaroni goreng pedas biasanya disajikan menggunakan bubuk cabai sebagai penyedap rasa. Bubuk cabai dapat ditemukan dengan mudah di swalayan terdekat.

Bubuk cabai yang dijual dipasaran memiliki berbagai merek sehingga jumlah kalori yang di sumbangkannya berbeda.

Dilansir dari Fat Secret Indonesia, 1 sendok makan bubuk cabai mengandung kalori sebesar 24 kalori atau setara 1% AKG (Angka Kecukupan Gizi 2000 kalori).

Adapun rincian kandungan gizi dari 1 sendok makan bubuk cabai tersebut sebagai berikut.

4,1 gram karbohidrat yang berkontribusi sebesar 52% terhadap kandungan kalori 1 sendok makan bubuk cabai.

1,26 gram lemak yang berkontribusi sebesar 36% terhadap kandungan kalori 1 sendok makan bubuk cabai.

0,29 gram protein yang berkontribusi sebesar 12% terhadap kandungan kalori 1 sendok makan bubuk cabai.

Apabila digabungkan dengan kalori makaroni goreng, maka jumlah kalori makaroni goreng pedas dengan komposisi 1 mangkuk makaroni goreng dan 1 sendok makan bubuk cabai adalah 220 kalori ditambah 24 kalori atau 244 kalori.

Baca Juga: Cara Membakar Kalori yang Mudah Dilakukan, Moms Bisa Langsung Mencobanya

Nah, itulah jumlah kalori makaroni goreng dan jumlah kalori makaroni pedas.

Dengan mengetahui jumlah kalori makaroni goreng ini Moms jadi bisa mengira-ngira seberapa banyak jumlah makaroni goreng yang akan disantap.

Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan baru untuk Moms. Apakah Moms masih berminat menyantap makaroni goreng?

  • https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/makaroni
  • https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/bubuk-cabai

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.