3-12 bulan

4 April 2021

Keju untuk Bayi? Ini Cara Memilih Keju yang Aman

Simak ya caranya Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

American Academy of Pediatrics (AAP) bidang Alergi dan Imunologi mengatakan bahwa boleh dimulai keju untuk bayi setelah ia diperkenalkan dengan beberapa makanan padat. Seperti sereal bayi, daging, sayuran, dan buah-buahan, tanpa menunjukkan reaksi alergi.

Bahkan beberapa bayi dengan eksim ringan, riwayat alergi makanan, atau asma dapat makan keju selama mereka mentolerir makanan padat lainnya.

Lalu, bagaimanakah cara memilih keju untuk bayi yang tepat dan aman?

Kapan Mengenalkan Keju untuk Bayi?

keju untuk bayi dan mpasi

Foto: 10best.com

Saat Si Kecil memulai MPASI pada usia 6 bulan, tentu beragam resep dicoba untuk ia mengenal tekstur makanan. Begitu juga dalam pengenalan keju untuk bayi bukan, Moms?

Banyak para ibu kesulitan memilih waktu yang tepat dalam memberikan keju untuk bayi.

Centers for Disease Control and Prevention menjelaskan, pemberikan keju untuk bayi paling cepat adalah saat usia 6 bulan, namun ada yang baru mulai antara 8 hingga 10 bulan.

Keju untuk bayi aman dicoba dan menjadi resep MPASI dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tumbuh kembangnya.

Namun ada baiknya dalam berkonsultasi dengan dokter sebelum menawarkan keju untuk bayi. Hal ini untuk mencegah terjadinya reaksi alergi terhadap produk olahan susu.

Tanda-tanda intoleransi bisa seperti diare, muntah, atau ruam pada kulit bayi.

Keju tidak hanya rasanya enak tetapi juga bergizi dan mengandung nutrisi penting seperti protein, kalori, vitamin A, D, dan B12.

Dalam laman Baby Center dikatakan bahwa saat memilih keju untuk bayi, entah itu terbuat dari susu sapi, domba, ataupun kambing, pastikan itu sudah dipasteurisasi. Umumnya informasi tersebut sudah tercantum di label kemasan.

Keju yang dibuat dengan susu yang tidak dipasteurisasi atau mentah sangat dilarang diberikan pada bayi karena dapat terkontaminasi dengan listeria monocytogenes. Suatu bentuk bakteri yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan yang fatal, terutama pada bayi.

Baca Juga: Selain Mozzarella, Ada 5 Jenis Keju Lain Yang Tak Kalah Lezat

Keju untuk Bayi yang Aman Dikonsumsi

Keju untuk Bayi Perempuan.jpg

Foto: smoothradio.com

Saat keju mulai dikenalkan untuk Si Kecil, lantas jenis keju untuk bayi apa yang aman dikonsumsi? Sebab beragam jenis keju di pasaran tak selalu aman dan bisa dicerna oleh bayi.

Untuk itu, jenis-jenis keju untuk bayi di bawah ini bisa jadi panduan Moms.

1. Keju Cheddar

Keju untuk bayi yang aman dikonsumsi yakni keju cheddar. Untungnya, keju jenis ini cukup banyak kita temukan di supermarket.

Keju cheddar adalah sumber kalsium yang baik, salah satu nutrisi terpenting untuk meningkatkan kesehatan tulang bayi.

Tak hanya bayi, orang dewasa yang mempertahankan pola makan kaya kalsium cenderung tidak mengalami osteoporosis.

Mengutip National Centers for Bioechnology Information, vitamin K dalam keju cheddar juga berperan penting dalam meningkatkan pembentukan tulang.

Alangkah lebih baik memiliki keju untuk bayi yang rendah natrium.

2. Keju Cottage

keju untuk bayi makanan bayi 8 bulan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Menurut Very Well Familly, sepotong keju untuk bayi yang keras bisa menjadi berbahaya bagi bayi karena dapat mengakibatkan tersedak, terutama pada bayi yang belum bisa mengunyah dengan baik.

Maka dari itu, jenis keju untuk bayi yang paling direkomendasikan adalah keju cottage.

Keju cottage untuk bayi adalah keju putih lembut yang terbuat dari dadih susu sapi. Menariknya, keju jenisi ni jauh lebih tinggi proteinnya daripada keju lainnya.

Untuk bayi yang baru memulai dengan produk susu, keju cottage mungkin bukan pilihan yang baik, karena teksturnya bukan seperti yogurt.

Moms bisa menghaluskan keju cottage dan mencampurkannya dengan buah-buahan dan bahkan sayuran. Jika keju untuk bayi ini disukai oleh SI Kecil, bisa jadi menu sehari-hari MPASI-nya.

Baca Juga: 3 Jenis Makanan Pertama untuk Bayi dan 3 Resepnya!

3. Keju Rendah Natrium

Keju untuk Bayi dan Menu MPASI

Foto: hungarytoday.hu

Tunggulah sampai buah hati berusia 7 bulan ke atas dalam mengenalkan keju untuk bayi. Keju rendah natrium bisa jadi pilihan terbaik dalam memberikan keju untuk bayi.

Keju alami rendah natrium, seperti mozzarella segar, keju kambing, mascarpone, dan keju ricotta segar. Keju ini juga memiliki manfaat tambahan karena lembut dan lebih mudah dimakan oleh Si Kecil.

Parah ahli merekomendasikan agar saat membeli atau memilih keju, Moms dapat mempertimbangkan untuk membeli keju parut seperti untuk mencegah bayi tersedak.

Jika terpaksa membeli keju batangan, maka cobalah untuk melelehkannya terlebih dahulu atau diparut untuk ditaburkan di atas MPASI bayi. Kecuali jika keju dimasak bersama dengan MPASI.

4. Hindari Keju Olahan

jenis-keju-untuk-bayi.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

National Health Service menyarankan untuk tidak memilih keju untuk bayi dengan keju olahan.

Keju olahan bukanlah sepenuhnya keju. Meskipun mungkin terlihat dan terasa seperti keju, keju olahan biasanya diolah dengan berbagai tambahan bahan kimia.

Biasanya keju untuk bayi ini dibuat berdasarkan keju nyata tetapi dengan tambahan perasa buatan dan pengawet untuk membuatnya lebih tahan lama.

Oleh karena itu, cobalah untuk tidak membeli keju olahan jika ingin menambahkannya ke dalam MPASI bayi. Seperti yang Moms ketahui, bahan kimia akan berdampak sangat fatal jika dikonsumsi oleh bayi. Carilah keju organik yang menggunakan 100 persen bahan alami.

5. Keju Krim

Keju untuk Bayi dan Beragam Menu MPASI

Foto: karlschnell.de

Keju untuk bayi satu ini juga bisa jadi ide MPASI selanjutnya. Keju krim memiliki cukup banyak vitamin A, kalsium, lemak, dan protein, tetapi juga tinggi natrium, yang ingin perlu dibatasi.

Melansir The National Academy of Sciences, Engineering and Medicine, paparan natrium yang terlalu dini dan berlebihan dianggap berperan dalam hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan obesitas.

Namun, lemak dalam keju krim terutama jenis omega-6, sangat dibutuhkan tubuh tetapi dapat memicu beragam penyakit jika dikonsumsi berlebihan.

Saat memilih keju untuk bayi, perhatikan beberapa poin penting berikut:

  • Dipasteurisasi
  • Natrium rendah (kurang dari 100 mg per porsi untuk bayi di bawah 12 bulan)
  • Lemak utuh
  • Tanpa tambahan pengawet atau gula

Setelah bayi mencapai usia satu tahun, mereka dapat makan lebih banyak jenis keju untuk bayi, tetapi perhatikan kadar natrium dan bahan tambahan lainnya.

Baca Juga: Gurih, Coba Resep Singkong Keju Merekah untuk Camilan Liburan Ini

Porsi Keju untuk Bayi

Bagaimana-Cara-Memilih-Keju--untuk-Bayi-yang-Aman-Untuk-MPASI--Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Sebenarnya, tidak ada jumlah pasti keju untuk bayi yang harus dimakan setiap harinya. Jumlah keju untuk bayi dapat bervariasi sesuai usia bayi.

Menurut American Academy of Pediatrics, porsi hingga seperempat cangkir keju potong dadu sehari dapat menjadi camilan yang ideal untuk bayi berusia antara 8-12 bulan.

Kuantitas keju untuk bayi dapat ditingkatkan menjadi setengah cangkir untuk usia di atas 1 tahun.

Perhatikan, untuk bayi di bawah 1 tahun lebih baik dimulai dalam porsi sedikit sebagai pengenalan keju untuk bayi. Setelah itu baru Moms bisa sesuaikan dengan yang ia sukai.

Baca Juga: Keju Campur Telur, Resep Makanan di Pagi yang Sibuk

Jika bayi memiliki alergi susu atau kondisi seperti eksim, alergi musiman, alergi makanan, atau asma, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum memberikan keju dan mintalah rekomendasi keju yang paling aman sesuai kondisi bayi.

Umumnya tidak ada banyak laktosa di dalam keju untuk MPASI dan bayi biasanya tidak mengalami kesulitan untuk mencernanya.

  • https://www.aap.org/en-us/advocacy-and-policy/aap-health-initiatives/HALF-Implementation-Guide/Age-Specific-Content/Pages/Infant-Food-and-Feeding.aspx
  • https://www.cdc.gov/nutrition/infantandtoddlernutrition/foods-and-drinks/when-to-introduce-solid-foods.html
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17598002/
  • https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/foods-to-avoid-giving-babies-and-young-children/
  • https://doi.org/10.17226/25353
  • https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/feeding-nutrition/Pages/Sample-One-Day-Menu-for-an-8-to-12-Month-Old.aspx
Produk Rekomendasi

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait