14 Maret 2024

Amankah Kunyit untuk Ibu Hamil? Ini Penjelasannya!

Yuk, simak ulasan mengenai kunyit ini!

Kunyit untuk ibu hamil disebut-sebut memiliki banyak manfaat.

Di Indonesia yang panas, ibu hamil kerap kali ingin minum jamu, terutama kunyit asam yang menyegarkan di hari yang terik.

Kandungan kurkumin dalam kunyit, senyawa aktif dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan, memberikan berbagai manfaat bagi ibu hamil.

Di sisi lain, efek stimulasi rahim yang dimiliki kunyit perlu diwaspadai.

Oleh karena itu, penting untuk memahami manfaat dan risiko kunyit bagi ibu hamil, serta cara konsumsinya yang aman.

Namun, apakah kunyit untuk ibu hamil aman dikonsumsi? Yuk simak ulasannya!

Baca Juga: 9 Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil, Kaya Antioksidan!

Kandungan Nutrisi Kunyit

Kunyit
Foto: Kunyit (Istockphoto.com)

Di dalam 100 gram kunyit, terkandung beragam nutrisi berikut ini:

  • 10 gram protein
  • 168 miligram kalsium
  • 208 miligram magnesium
  • 299 miligram fosfor
  • 2 gram kalium
  • 1 miligram vitamin C
  • 55 miligram zat besi

Selain beberapa nutrisi di atas, kunyit juga mengandung senyawa yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Kunyit untuk Ibu Hamil

Kunyit bukan hanya memberikan rasa sebagai rempah-rempah, namun juga memiliki manfaat seperti antioksidan bagi tubuh.

Kunyit bahkan terbukti telah mengurangi masalah nyeri sendi, masalah pencernaan , kelelahan, kolesterol, sakit kepala, pilek, kanker, diabetes, depresi, dan banyak lagi.

Menurut Lizzy Swick, MS, RDN, curcumin alias kunyit untuk ibu hamil terbukti meringankan pembengkakan dan peradangan, termasuk meredakan nyeri sendi dan nyeri punggung.

Selain itu, apakah manfaat lain kunyit untuk ibu hamil? Yuk kita simak, Moms!

1. Meredakan Mulas

Kunyit
Foto: Kunyit (Shutter Stock)

Jika Moms mengalami mulas selama kehamilan, kunyit untuk ibu hamil bermanfaat untuk meredakan nyeri saat Moms ditopang dengan bantal dan merasakan sensasi terbakar.

Dalam pengobatan tradisional , kunyit telah digunakan sebagai terapi alternatif untuk mengobati sakit maag dan penyakit pencernaan lainnya.

Meskipun tidak ada penelitian pada manusia yang menunjukkan keefektifan kunyit dalam mengurangi mulas, penelitian Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, menunjukkan bahwa faktor pro-inflamasi dan stres oksidatif terlibat dalam perkembangan penyakit gastroesophageal reflux (GERD).

Dengan efek antiinflamasinya yang terbukti, kunyit untuk ibu hamil dapat membantu meredakan GERD.

Tetapi, penelitian lebih lanjut tentang keamanan dan kemanjuran kunyit selama kehamilan masih diperlukan.

2. Menenangkan Gusi Berdarah

Moms menyikat gigi dua kali setiap hari. Sekarang, tiba-tiba, gusi kita berdarah. Apakah penyebabnya?

Pada ibu hamil, hal ini bisa terjadi akibat kesalahan hormon kehamilan progesteron.

Hal ini akan memuncak antara bulan ke-2 dan ke-8 kehamilan, progesteron dapat membuat ibu hamil lebih rentan mengalami gingivitis kehamilan.

Gingivitis kehamilan menandakan proses peradangan tubuh.

Jadi, dapatkah obat kumur berbahan dasar kunyit menghentikan langkahnya?

Menurut uji klinis yang diterbitkan dalam Journal of Indian Society of Periodontology, jawabannya adalah ya.

Kunyit untuk ibu hamil jika dijadikan sebagai obat kumur, sama efektifnya dengan antimikroba standar dalam pencegahan plak dan gingivitis.

Tetapi keamanan penggunaan obat kumur kunyit harus didiskusikan dengan dokter kandungan Moms dan juga dokter gigi.

Baca Juga: 7 Penyebab Migrain Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3. Mencegah Preeklamsia

Bubuk Kunyit
Foto: Bubuk Kunyit (Orami Photo Stocks)

Preeklamsia adalah suatu kondisi yang hanya terjadi pada kehamilan, biasanya setelah minggu ke-20.

Hal ini terjadi ketika tekanan darah sangat tinggi dan ada protein dalam urin atau ginjal atau masalah hati.

Preeklamsia hanya mempengaruhi hingga 8 persen kehamilan, dan kebanyakan wanita dengan preeklamsia melahirkan bayi yang sehat dan pulih sepenuhnya.

Namun dalam semua transparansi, kondisi ini bisa menjadi serius, menyebabkan kecacatan pada ibu dan bayi atau kematian jika tidak segera ditangani.

Apa yang menyebabkan ibu hamil mengalami preeklamsia tidak sepenuhnya diketahui, tetapi peradangan diduga turut berperan.

Melansir Biomarkers and Genomic Medicine, kurkumin, senyawa utama dalam kunyit, dapat mengurangi penanda inflamasi pada ibu hamil dan membantu mencegah preeklamsia.

Meski menjanjikan, diperlukan lebih banyak penelitian untuk merekomendasikan kunyit untuk ibu hamil dalam mencegah preeklamsia.

4. Membantu Perkembangan Otak Janin

Beberapa penelitian menyatakan bahwa ada hubungan antara tingginya peradangan yang terjadi selama kehamilan dengan risiko gangguan perkembangan saraf pada bayi.

Hal ini termasuk penurunan memori fungsional serta gangguan autisme dan hiperaktif pada anak. 

Kunyit memang memiliki efek anti-inflamasi yang mampu mengurangi peradangan.

Namun, penelitian lebih lanjut tetap perlu dilakukan, khususnya penggunaannya untuk ibu hamil.

5. Mengatasi Depresi

Ibu Hamil
Foto: Ibu Hamil (Intermountainhealthcare.org)

Manfaat kunyit untuk ibu hamil selanjutnya adalah mengatasi kemunculan gejala depresi.

Saat hamil, perubahan besar pada tubuh dan efek kehamilan dapat memicu depresi pada beberapa wanita.

Melansir Phytotherapy Research, zat curcumin dalam kunyit memiliki efektivitas yang sama dengan antidepresan Prozac.

Hal yang lebih mencengangkan adalah partisipan yang mengonsumsi Prozac dan curcumin memiliki perkembangan yang lebih baik.

6. Mengatur Gula Darah

Kandungan curcumin dalam kunyit diyakini memiliki manfaat untuk mengatur kadar gula darah.

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa curcumin dapat membantu mengurangi resistensi insulin, kondisi di mana sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin yang mengatur kadar gula darah.

Selain itu, curcumin juga diduga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga sel tubuh menjadi lebih efisien dalam menyerap glukosa.

Namun demikian, informasi terkait penggunaan kunyit atau curcumin untuk mengatur gula darah pada ibu hamil masih terbatas.

Ketika mempertimbangkan penggunaan kunyit atau curcumin selama kehamilan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, ya Moms.

Baca Juga: 18 Manfaat Kulit Melinjo untuk Kesehatan, Simak Yuk!

Menurut Ilene Cohen, RDN, pemilik PranaSpirit Nutrition & Wellness serta juru bicara Nutrition and...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb