24 Januari 2024

15 Makanan Khas NTT, Ada Catemak Jagung hingga Sei Sapi

Jagung sering digunakan sebagai dasar pembuatan makanan khas NTT

Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah provinsi di Indonesia yang terkenal dengan keindahan alamnya, juga memiliki kekayaan makanan khas NTT.

Salah satu hal menarik dari kuliner NTT adalah penggunaan bahan-bahan lokal yang tidak hanya unik tetapi juga menyehatkan.

Dari ikan segar yang dipanen langsung dari perairan biru NTT, hingga penggunaan jagung dan ubi sebagai sumber karbohidrat utama.

Apa saja makanan khas NTT? Yuk, simak di bawah ini, Moms.

Baca Juga: 11 Makanan Khas Suku Bugis, Ada Coto Makassar hingga Konro!

Makanan Khas NTT yang Wajib Dicoba

Dilansir dari NTTProv.go.id, saat ini Provinsi NTT memiliki 21 Kabupaten dan 1 Kota.

Tentunya, makanan khas NTT yang enak sudah pasti bisa ditemukan termasuk ragamnya. Nah, berikut ini makanan khas NTT.

1. Kolo

Makanan khas NTT
Foto: Makanan khas NTT (makananoleholeh.com)

Tak hanya di daerah lain di Indonesia, nasi bakar pun bisa ditemukan di NTT tapi biasanya disebut sebagai Kolo.

Kolo dimasak di dalam bambu yang nantinya ditaruh di atas bara api untuk dibakar.

Cara membuatnya, cuci beras dan sebelum dimasukkan ke dalam bambu muda dengan panjang sekitar 30 cm.

Beras tersebut sudah dicampur dengan bumbu-bumbu khas NTT. Setelah itu beras yang dicampur bumbu dimasukkan ke dalam bamboo.

Jangan lupa tutup bamboo tempat memasukkan beras pada bambu dengan daun pisang.

Lalu, bambu ini ditaruh berdiri di bara api untuk dibakar. Proses membakar ini dilakukan setengah jam.

Setelah matang, kolo dikeluarkan dari bambu dan digulung dengan daun sebagai bungkusan.

Biasanya, Kolo disajikan pada acara-acara adat. Selain itu, Kolo biasanya dijadikan menu utama yang akan disantap bersama dengan sayur dan lauk apapun.

Baca Juga: Intip, Ini 8 Makanan Khas Melayu yang Wajib Banget Dicoba!

2. Catemak Jagung

Catemak Jagung
Foto: Catemak Jagung (Twitter.com/tehbotolsosroID)

Menurut sumber balitsereal.litbang.pertanian.go.id, jagung merupakan makanan penduduk Nusa Tenggara Timur (NTT).

Produktivitasnya masih tergolong rendah karena kebanyakan diusahakan di lahan kering (kebun/tegal) dan sedikit di pekarangan.

Sehingga tak aneh, makanan khas NTT selanjutnya adalah Catemak Jagung.

Catemak jagung dinilai sehat karena bahannya yang natural dan biasanya dihidangkan sebagai makanan penutup.

Untuk rasa, catemak jagung memiliki rasa asin dan gurih.

Cara membuat catemak jagung ini yaitu jagung, kacang tanah, kacang hijau dan terkadang juga ditambah dengan labu ataupun sayur-sayuran lainnya.

Bahan-bahan tersebut direbus dengan air yang telah dibumbui dengan garam dan bumbu penyedap.

Sebagai gambaran, Catemak Jagung ini mirip dengan kolak baik cara masak dan penampilannya, karena setelah matang catemak jagung ini memiliki kuah cokelat.

Biasanya, catemak jagung ini dimakan sebagai hidangan penutup pada saat sarapan maupun makan siang.

3. Jagung Bose

Jagung Bose
Foto: Jagung Bose (Pinterest.com)

Karena jagung sebagai makanan popok, maka tak aneh ada juga makanan khas NTT yang terbuat dari sayur ini.

Jagung bose adalah makanan yang digunakan sebagai pengganti nasi.

Umumnya, terdiri dari jagung dan kacang-kacangan yang dimasak dengan santan.

Walaupun begitu, variasi makanan khas NTT yang enak ini ada banyak, disesuaikan dengan selera masing-masing.

Cara memasaknya, yaitu memasak air pada panci hingga mendidih masukkan kacang-kacangan (biasanya kacang merah dan kacang tanah).

Setelah kacang empuk masukan jagung ke dalam panci, bisa juga ditambahkan bahan lain seperti labu dan sayur-sayuran.

Apa bila bahan sudah matang, campurkan santan lalu berilah garam dan bumbu penyedap kedalamnya.

Biarkan sampai kuah agak menyusut dan terserap oleh bahan-bahan setelah itu angkat dan jagung bose siap disajikan.

Biasanya jagung bose disajikan dengan lauk daging (ayam atau sapi).

Daging ini bisa dicampurkan pada saat memasak ataupun dipisah sebagai toping.

Pada dasarnya makanan khas NTT ini mirip dengan daging asap (smoked beef) pada kuliner barat.

Perbedaanya adalah pada proses pembakarannya.

Jika Moms tidak tau, pengasapan daging biasanya dilakukan untuk membuat daging menjadi tahan lama saat disimpan.

Proses pengasapan ini biasanya ditujukan untuk menghilangkan kelembapan pada daging dan menghalangi bakteri pembusuk makanan untuk berkembang.

Baca Juga: 10 Resep Saus BBQ Sederhana, Cocok untuk Olahan Steak

4. Sei Daging Sapi

Sei Sapi
Foto: Sei Sapi (Freepik)

Dalam bahasa Pulau Rote, Se’i berarti daging tipis yang memanjang.

Berawal dari nama ini, se’i memang daging yang dipotong memanjang sebelum dilakukan proses pengasapan.

Pada awalnya di Pulau Rote, Se’I menggunakan bahan daging buruan seperti rusa dan babi hutan.

Namun, masa kini, bisa disesuaikan dengan daging sapi.

Hal yang membedakan se’i daging sapi ini dengan daging sapi asap biasa adalah penggunaan arang dan kayu tanaman kosambi.

Pengasapan menggunakan kosambi akan memberikan aroma dan sensasi berbeda jika dibandingkan daging sapi asap biasa.

Proses pembutannya dimulai dengan melumuri daging sapi dengan garam, bumbu seperit lada dan penyedap rasa, serta madu timor yang bisa dijumpai di NTT.

Sisihkan daging untuk menyerap bumbu dan biarkan selama beberapa jam.

Sebelum memulai pembakaran iris daging mejadi panjang-panjang dengan ketebalan sekitar 2- 3 cm.

Siapkan bara dari kayu kosambi dan tutup dengan daun kosambi. Pasang daging sapi di atasnya agar hanya terkena hawa panas dan asap, bukan bara langsung.

Biasanya posisi daging sapi ini digantung diatas bara agak tinggi supaya tidak terkena apinya.

Setelah berjam-jam proses pengasapan, se’i daging sapi asap siap dikonsumsi atau bisa juga dijadikan masakan khas NTT untuk oleh-oleh seperti layaknya daging dendeng.

5. Kue Jawada

Kue Jawada
Foto: Kue Jawada (youtube.com/Asli Food Project)

Makanan khas NTT untuk oleh-oleh selanjutnya yaitu kue jawada. Nah, kue ini salah satu makanan tradisional masyarakat di pulau Flores.

Kue ini miliki tekstur renyah sehingga sering juga disebut kue rambut karena bentuknya terlihat seperti rambut.

Wisatawan lokal maupun asing tidak boleh melewatkan mencicipi makanan khas NTT ini.

Masyarakat NTT khususnya Flores biasanya menyantap kue rambut ditemani dengan kopi hangat yang pastinya menambah cita rasa.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Makanan Khas Bangladesh yang Unik, Wajib Coba

6. Jagung Titi

Jagung Titi, Makanan khas NTT
Foto: Jagung Titi, Makanan khas NTT (Salsawisata.com)

Jagung titi yang masih berasal dari pulau Flores ini terbuat dari biji jagung yang dimasak setengah matang.

Jagung yang sudah dimasak kemudian dititi atau ditumbuk di atas batu sehingga bentuknya menjadi gepeng.

Tak jarang, masyarakat menjadikan jagung titi dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Cara mengonsumsinya sebagai pengganti nasi.

Soal cara makannya, jagung titi itu beragam bisa dimulai dengan ditemani secangkir kopi.

Ada yang dicampur dengan air putih seperti membuat sereal, bisa pula dengan disangrai terlebih dulu dengan diberi sedikit garam atau penyedap rasa.

Rumpu rampe adalah makanan khas NTT yang enak berupa tumisan campur antara daun dan bunga papaya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb