Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
10 September 2022

Moms Wajib Tahu, Ini 4 Makanan Penyebab Penebalan Dinding Rahim

Waspada terhadap penebalan dinding rahim yang disebabkan oleh makanan
Moms Wajib Tahu, Ini 4 Makanan Penyebab Penebalan Dinding Rahim

Penebalan dinding rahim, atau hiperplasia endometrium, dapat terjadi karena banyak faktor. Namun, benarkah ada makanan penyebab penebalan dinding rahim?

Menurut ulasan pada 2017 di jurnal Menopause Review, hiperplasia endometrium terjadi ketika ada kelainan pada lapisan rahim atau endometrium.

Kondisi ini dapat menyebabkan gejala berupa perdarahan uterus yang tidak normal.

Ini merupakan hasil dari ketidakseimbangan hormon dalam tubuh.

Dinding rahim, atau endometrium, normalnya meluruh setiap bulannya, sebagai respons terhadap perubahan hormonal reguler.

Proses peluruhan dinding rahim ini disebut menstruasi.

Sangat normal jika lapisan rahim menjadi lebih tebal atau berkembang selama paruh pertama siklus menstruasi.

Namun, jika terjadi ketidakseimbangan stimulasi hormonal pada endometrium, dapat terjadi kelainan.

Kondisi ini yang menyebabkan penebalan dinding rahim yang abnormal.

Baca juga: Gangguan Hormon, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Apa Saja Makanan Penyebab Penebalan Dinding Rahim?

Sebenarnya, tidak ada makanan penyebab penebalan dinding rahim secara langsung.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang memadai untuk membuktikan pola makan tertentu menyebabkan penebalan dinding rahim yang abnormal.

Namun, karena penebalan dinding rahim abnormal dapat terjadi karena tidak seimbangnya hormon estrogen dan progesteron, ada beberapa makanan yang perlu dibatasi.

Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Makanan Tinggi Lemak Trans

Lemak Trans Pada Kesuburan Perempuan

Foto: Lemak Trans Pada Kesuburan Perempuan

Foto: Orami Photo Stock

Makanan tinggi lemak trans merupakan salah satu makanan penyebab penebalan dinding rahim yang abnormal.

Beberapa contoh makanan tinggi lemak trans adalah aneka gorengan, makanan olahan, dan makanan cepat saji.

2. Daging Merah

daging merah

Foto: daging merah (Nutrition.org)

Foto: Orami Photo Stock

Konsumsi daging merah dapat meningkatkan kadar hormon estrogen dalam tubuh.

Hal ini karena daging merah mengandung lemak dalam jumlah yang tinggi.

Perlu diketahui, semakin banyak kadar lemak dalam tubuh, semakin tinggi pula hormon estrogen yang diproduksi.

Hal ini dapat memicu penebalan dinding rahim yang abnormal.

3. Makanan yang Mengandung Gluten

Pasta Tomat

Foto: Pasta Tomat (https://www.nhs.uk/live-well/eat-well/tomato-pasta-sauce-healthy-recipe/)

Foto: Orami Photo Stock

Makanan yang mengandung gluten mungkin sering Moms konsumsi setiap hari, seperti roti, pasta, atau kue.

Namun, masih butuh penelitian lebih lanjut, tentang mengapa makanan ini bisa memicu penebalan dinding rahim yang abnormal.

Baca juga: Begini Cara Menghitung Masa Subur setelah Haid, Wajib Tahu!

4. Makanan atau Minuman Berkafein

2 Pengaruh Kafein Pada Pria.jpg

Foto: 2 Pengaruh Kafein Pada Pria.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kafein termasuk dalam daftar makanan penyebab penebalan dinding rahim yang abnormal.

Hal ini karena kafein diyakini dapat meningkatkan produksi hormon estrogen dalam tubuh.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Hormon Estrogen pada Wanita, Terbukti Ampuh!

Faktor Penyebab Penebalan Dinding Rahim Lainnya

Seperti disebutkan di awal, penebalan dinding rahim terjadi akibat ketidakseimbangan hormon.

Dalam hal ini, ada kelebihan relatif estrogen terhadap progesteron.

Estrogen adalah hormon yang bertanggung jawab untuk menyebabkan penebalan dinding rahim selama paruh pertama siklus menstruasi.

Ketika diimbangi dengan jumlah progesteron yang tepat, endometrium menebal, tetapi kemudian menipis sehingga tidak terjadi penebalan abnormal ekstra.

Namun, ketika ada kelebihan estrogen, lapisan tersebut dirangsang secara berlebihan dan terus menebal secara tidak normal.

Lantas, apakah hanya makanan penyebab penebalan dinding rahim saja yang perlu diwaspadai? Tentunya, tidak.

Menurut studi pada 2012 di Journal of Minimally Invasive Gynecology, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan berlebihnya estrogen dan penebalan rahim abnormal.

Berikut ini di antaranya:

1. Kegemukan

obesitas memperburuk COVID-19-hero.jpg

Foto: obesitas memperburuk COVID-19-hero.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Jaringan lemak mengubah hormon lain menjadi estrogen.

Ini menghasilkan estrogen ekstra yang merangsang lapisan rahim menebal secara tidak normal.

Jika indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 35, ada peningkatan risiko yang signifikan untuk mengembangkan penebalan dinding rahim abnormal.

Baca juga: Bagaimana Siklus Menstruasi yang Normal?

2. Anovulasi

Penyeba kista ovarium

Foto: Penyeba kista ovarium (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa alasan mengapa ovulasi tidak terjadi.

Jika tidak berovulasi, ovarium tidak akan meningkatkan produksi progesteronnya.

Padahal, peningkatan progesteron diperlukan agar lapisan rahim luruh.

Dengan kata lain, Moms tidak akan mendapatkan menstruasi.

Pada beberapa jenis siklus anovulasi, kurangnya peningkatan progesteron ini memungkinkan terjadinya kelebihan estrogen.

Estrogen yang tidak seimbang ini menyebabkan penebalan dinding rahim yang tidak normal.

Akhirnya, Moms akan mengalami perdarahan rahim yang tidak normal.

3. Terapi Hormon

Pil KB Bisa Bantu Meningkatkan Kesuburan? 3

Foto: Pil KB Bisa Bantu Meningkatkan Kesuburan? 3 (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Bila Moms menjalani terapi penggantian hormon estrogen, tentunya kadar hormon ini akan meningkat dalam tubuh dan risiko penebalan dinding rahim bisa meningkat.

Namun, hal ini bisa diatasi dengan mengambil terapi hormon progestin atau progesteron.

Bicarakan lebih lanjut dengan dokter mengenai hal ini.

Contoh obat hormonal yang dapat menyebabkan penebalan dinding rahim abnormal adalah Tamoxifen.

Ini adalah obat modulator reseptor estrogen selektif atau SERM.

Obat ini dapat mempengaruhi bagian sensitif estrogen dari tubuh dengan cara yang berbeda.

Tamoxifen sering digunakan dalam pengobatan kanker payudara yang sensitif terhadap hormon, karena melawan efek estrogen pada jaringan payudara.

Namun, Tamoxifen dapat merangsang reseptor estrogen di lapisan rahim dan menyebabkan penebalan.

4. Tumor Ovarium

kista ovarium - gejala (medicalnewstoday).jpg

Foto: kista ovarium - gejala (medicalnewstoday).jpg (medicalnewstoday.com)

Foto: Orami Photo Stock

Tumor ovarium juga bisa jadi penyebab penebalan dinding rahim abnormal.

Namun, kasus ini terbilang jarang terjadi.

Meski begitu, ada salah satu jenis tumor ovarium tertentu (yang biasanya jinak), yang dapat menghasilkan estrogen berlebih.

Itulah pembahasan mengenai makanan penyebab penebalan dinding rahim abnormal, dan faktor risiko lain yang juga perlu diwaspadai.

Dapat diketahui bahwa penebalan dinding rahim bisa terjadi ketika kadar hormon estrogen dalam tubuh berlebih.

Baca juga: Waspada Moms, Ini 3 Makanan Penyebab Kanker Payudara

Salah satu pemicu berlebihnya kadar estrogen adalah pola makan tidak sehat, terutama makanan yang tinggi lemak.

Sebab, semakin banyak lemak di tubuh, semakin tinggi pula hormon estrogen yang diproduksi.

Jadi, jika Moms ingin mencegah penebalan dinding rahim yang abnormal, mulailah dengan membenahi pola makan.

Konsumsilah makanan sehat bergizi seimbang dan hindari makanan yang tadi sudah dijelaskan, ya!

  • https://doi.org/10.5114/pm.2017.70589
  • https://doi.org/10.1016/j.jmig.2012.05.009
  • https://www.healthline.com/nutrition/endometriosis-diet-tips
  • https://www.everydayhealth.com/womens-health/essentials-of-endometriosis-diet.aspx
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321471
  • https://www.verywellhealth.com/endometrial-hyperplasia-risk-factors-types-and-treatments-4067214