Scroll untuk melanjutkan membaca

TRIMESTER 3
18 Februari 2022

Melahirkan dengan BPJS, Bagaimana Biaya dan Prosedurnya?

Salah satu fasilitas kesehatan dari BPJS adalah membantu biaya melahirkan
Melahirkan dengan BPJS, Bagaimana Biaya dan Prosedurnya?

Ingin lebih hemat pengeluaran biaya di kala persalinan? Moms bisa melahirkan dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), lho!

Pada dasarnya, BPJS menanggung hampir semua penanganan yang terkait dengan kesehatan.

Namun, harus diikuti oleh sejumlah prosedur dan ketentuan yang diterapkan oleh pihak BPJS itu sendiri.

Lantas, bagaimana syarat, prosedur hingga biaya yang dapat dibantu oleh BPJS? Yuk, simak informasi lebih lanjutnya!

Syarat Melahirkan dengan BPJS

melahirkan dengan BPJS tanpa rasa sakit (ILA).jpg

Foto: melahirkan dengan BPJS tanpa rasa sakit (ILA).jpg (https://nakita.grid.id/)

Foto: Orami Photo Stocks

Salah satu poin terpenting sebelum menggunakan BPJS adalah ketahui syarat-syarat yang berlaku.

Harapannya, agar peserta BPJS Kesehatan tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Melansir pakaibpjs.com, ada beberapa syarat yang perlu dipatuhi untuk ibu melahirkan.

Beberapa dokumen perlu disiapkan pada saat melahirkan dengan BPJS. Dokumen yang dimaksud antara lain:

  • KTP asli dan fotokopi (identitas ibu hamil)
  • Kartu BPJS asli dan fotokopi
  • Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
  • Surat rujukan dari faskes 1
  • Buku kesehatan atau pemeriksaan ibu dan bayi

BPJS Kesehatan menanggung semua jenis persalinan, baik normal ataupun operasi caesar.

Persyaratan melahirkan caesar dengan BPJS akan sedikit berbeda dengan normal.

Baca Juga: Kartu Identitas Anak (KIA): Ini Syarat, Manfaat, dan Tata Cara Membuatnya untuk Si Kecil

Prosedur Melahirkan dengan BPJS

prosedur melahirkan dengan BPJS

Foto: prosedur melahirkan dengan BPJS

Foto: Orami Photo Stock

Setelah melengkapi syarat-syarat di atas, setiap orang perlu melanjuti prosedur selanjutnya.

Ini terkait prosedur yang dilakukan ketika melahirkan dengan BPJS. Berikut beberapa alur tahapan untuk melakukannya:

1. Kunjungi Fasilitas Kesehatan (Faskes)

Untuk melahirkan menggunakan kartu BPJS, hal yang perlu dilakukan ketika menjelang persalinan ialah mengunjungi faskes 1.

Faskes 1 yang dimaksud seperti klinik, puskesmas, dan praktik dokter. Tentunya daftar faskes tersebut telah tertera pada kartu peserta BPJS.

Jika bukan dalam keadaan darurat, Moms tidak diperbolehkan langsung ke rumah sakit.

2. Pemeriksaan Ibu Hamil

Setelah itu, kondisi ibu hamil dan bayi akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Nantinya, ini akan menentukan setiap orang di faskes yang berbeda.

Faskes 1 tidak memiliki fasilitas memadai untuk membantu persalinan? Tenang saja, Moms.

Nantinya, akan diberikan surat rujukan untuk mengunjungi faskes 2.

Faskes 2 ini termasuk rumah sakit atau seorang bidan yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

3. Dapatkan Surat Rujukan RS

melahirkan dengan BPJS 2.jpg

Foto: melahirkan dengan BPJS 2.jpg (https://alodokter.com/)

Foto: Orami Photo Stock

Surat rujukan hanya diperlukan saat kondisi darurat seperti fasilitas peralatan medis tidak memadai dari faskes 1.

Selain itu, surat rujukan juga bisa digunakan apabila mengharuskan pasien untuk pindah rumah sakit.

Surat rujukan yang telah diberikan berlaku kurang lebih selama 1 bulan. Ini umumnya digunakan hanya untuk 3 kali pemeriksaan.

Setelah habis masa berlaku, pasien perlu mengurus surat rujukan kembali.

Baca Juga: Bolehkah Berhubungan Intim 1 Bulan setelah Caesar?

4. Tempat Persalinan Sesuai Faskes

Tempat persalinan ibu hamil berdasarkan anjuran dari faskes dan kondisi kesehatan.

Proses melahirkan dengan BPJS tidak bisa dibawa langsung ke rumah sakit kecuali dalam keadaan darurat.

Setelah mendapat surat rujukan, pasien bisa langsung menuju ruang melahirkan dengan dipandu petugas rumah sakit.

5. Proses Klaim

Setelah melahirkan normal ataupun caesar, maka data akan diproses oleh faskes untuk klaim.

Tentunya biaya setiap orang akan berbeda tergantung prosedur melahirkan yang dipilih.

Konsumsi obat-obatan pasca melahirkan pun mempengaruhi biaya persalinan tersebut, lho.

Biaya Melahirkan dengan BPJS

biaya melahirkan dengan bpjs 2.jpg

Foto: biaya melahirkan dengan bpjs 2.jpg (https://www.nasilyap.net/)

Foto: Orami Photo Stock

BPJS Kesehatan RI mengeluarkan kisaran biaya apabila melahirkan dengan BPJS.

Besaran tarif persalinan merupakan biaya paket termasuk akomodasi ibu, bayi dan perawatan penunjang.

Berikut rentang biaya melahirkan dengan BPJS secara umum:

  • Persalinan pervaginam normal: Rp600.000
  • Penanganan perdarahan pasca keguguran, persalinan pervaginam dengan tindakan emergensi dasar: Rp750.000
  • Pelayanan tindakan pasca persalinan (mis. plasenta manual): Rp175.000
  • Pelayanan pra rujukan pada komplikasi kebidanan dan neonatal: Rp125.000

Di luar biaya tersebut, ada beberapa jenis layanan lain yang dibutuhkan, seperti:

  • Pemeriksaan ANC (Antenatal Care): Rp200.000
  • Pemeriksaan PNC (Post Natal Care): Rp25.000
  • PONED (Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar): Rp175.000
  • Pemasangan KB: Rp115.000
  • Komplikasi KB setelah melahirkan: Rp.125.000
  • Layanan KB MOP: Rp350.000

Pengajuan klaim persalinan dapat dilakukan oleh faskes 1 yang memberikan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Tak Perlu Bingung, Begini Cara Mengecek Tagihan BPJS Kesehatan!

Fasilitas BPJS Kesehatan untuk Ibu Hamil

bpjs_1.jpg

Foto: bpjs_1.jpg (Orami Photo Stocks)

Foto: manajemen-pembiayaankesehatan.net

Selain menanggung biaya pengobatan, BPJS Kesehatan juga memberikan layanan khusus untuk proses persalinan.

Layanan yang diberikan meliputi jenis persalinan normal maupun caesar.

Berikut beberapa fasilitas kesehatan apabila melahirkan dengan BJS yang bisa digunakan, antara lain:

1. Pemeriksaan USG

Pemeriksaan ultrasonography (USG) akan diberikan sama bagi semua peserta BPJS Kesehatan.

Layanan USG ini hanya bisa dilakukan 1 kali selama masa kehamilan. Namun, aturan ini mungkin akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Proses ini harus dilakukan dengan rujukan dokter spesialis kandungan sebelumnya.

2. Persalinan Pervaginam

Proses melahirkan pervaginam bisa ditangani pada faskes tingkat pertama.

Jika ternyata biaya yang dikeluarkan lebih dari yang ditentukan, maka harus membayar sisa lebihnya dengan uang pribadi.

"Persyaratannya harus didaftarkan sebelumnya (sebelum melahirkan). Bila bayi anak pekerja penerima upah dia akan otomatis dijamin. Yang didaftarkan adalah peserta BPJS mandiri," Deputi Direksi Bidang Jaminan Pelayanan Kesehatan Rujukan BJPS Kesehatan, Budi Mohamad Arief, menjelaskan.

3. Operasi Caesar

bpjs_1.jpg

Foto: bpjs_1.jpg (Orami Photo Stocks)

Foto: medicalnewstoday.com

Dalam kondisi tertentu, sebagian ibu hamil tidak memungkinkan untuk menjalani persalinan secara normal.

Akibatnya, perlu menjalani prosedur operasi caesar.

BPJS Kesehatan akan menanggung biaya persalinan operasi caesar apabila kehamilan berisiko tinggi.

Beberapa kondisi yang termasuk dalam risiko tinggi, antara lain:

  • Preeklamsia
  • Plasenta previa
  • Kelahiran yang tertunda
  • Janin kekurangan oksigen
  • Cacat lahir pada janin
  • Riwayat penyakit kronis pada ibu
  • Kehamilan kembar

Baca Juga: Mengenal Hypnobirthing, Melahirkan Tanpa Rasa Sakit

Perlu tidaknya operasi dilakukan berdasarkan diagnosis dokter berdasarkan kondisi ibu hamil.

4. Pemeriksaan Pasca Persalinan

Menariknya lagi, melahirkan dengan BPJS bisa mendapatkan pemeriksaan pasca persalinan.

Dikenal dengan PNC, ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan bayi dan ibu.

Dilakukan pada masa nifas awal yaitu setelah kelahiran bayi dan 7 hari pertama setelah melahirkan.

Beberapa manfaat lain dari pemeriksaan pasca melahirkan ini seperti:

  • Melakukan skrining untuk deteksi gangguan janin
  • Penyuluhan kesehatan terkait kesehatan ibu dan bayi
  • Edukasi terkait nutrisi makanan

Informasi pendidikan tentang pemberian imunisasi bayi pun akan dilakukan, lho!

5. Pelayanan KB

Melahirkan dengan BPJS pun diberikan edukasi seputar pemasangan KB.

Tujuan layanan ini agar setiap ibu dapat mengetahui gambaran untuk program hamil lagi berikutnya.

Penyuluhan terkait pemilihan alat kontrasepsi akan dilakukan pada setiap peserta BPJS kesehatan.

Terkait dengan layanan persalinan, semua kelas di dalam BPJS Kesehatan akan mendapatkan layanan yang sama.

Yuk, rutin membayar iuran dan manfaatkan layanan melahirkan dengan BPJS, Moms!

  • https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/dmdocuments/c2145cecc7a821fe00e19d57e67bc950.pdf
  • https://www.pakaibpjs.com/melahirkan-normal-dengan-bpjs/
  • https://www.kodebpjs.com/melahirkan-dengan-bpjs/