28 Februari 2023

9 Minuman Penurun Kolesterol yang Enak, Coba Yuk Moms!

Minuman ini tentunya memiliki rasa yang enak!

Kolesterol merupakan salah satu gangguan kondisi kesehatan yang umum terjadi. Karena itu, penting memiliki gaya hidup sehat, salah satunya dengan minum minuman penurun kolesterol.

Pola makan yang tidak seimbang biasanya akan memicu gangguan kesehatan, salah satunya adalah adanya peningkatan low-density lipoprotein (LDL) atau banyak dikenal sebagai kolesterol jahat.

Nah, apabila kadar LDL dalam darah sudah melewati batas normal, sebaiknya Moms mulai berhati-hati.

Sebab, LDL yang tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti jantung koroner, stroke, hipertensi, dan lain-lain.

Ada beberapa cara menurunkan LDL dalam darah. Selain obat dari dokter, ada beberapa minuman penurun kolesterol yang bisa dengan mudah Moms dapatkan.

Baca Juga: 7 Gaya Hidup untuk Menurunkan Kolesterol, Yuk Lakukan Perubahan!

Daftar Minuman Penurun Kolesterol

Pada dasarnya, ambang batas kadar LDL dalam darah adalah 240 miligram per desiliter (mg/dL).

Jumlah tersebut dipengaruhi oleh komponen kolesterol dala darah yang meliputi low-density lipoprotein (LDL), High-Density Lipoprotein (HDL), dan trigliserida.

Apabila kadar LDL darah Moms melebihi angka tersebut, bisa dikatakan Moms mengidap kolesterol tinggi. Namun, Moms tak perlu khawatir, kolesterol bisa diobati dengan 10 minuman penurun kolesterol ini.

1. Teh Hijau

Teh Hijau (Orami Photo Stock)
Foto: Teh Hijau (Orami Photo Stock)

Tidak hanya menyegarkan, teh hijau ternyata juga dikenal sebagai minuman penurun kolesterol. Kandungan katekin dan senyawa antioksidan dapat menurunkan kolesterol jahat dalam darah.

Dikutip dari studi di Journal of Translational Medicine, para ilmuwan memberi tikus air minum yang diinfuskan dengan katekin dan epigallocatechin gallate, yakni antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau.

Setelah 56 hari, para ilmuwan melihat kadar kolesterol jahat telah berkurang sekitar 14,4% dan 30,4% pada dua kelompok tikus yang menjalani diet tinggi kolesterol.

Selain teh hijau, dalam studi tersebut juga menyimpulkan bahwa teh hitam juga dapat berdampak positif pada kolesterol, tetapi pada tingkat yang lebih rendah daripada varian teh hijau.

Hal ini disebabkan oleh jumlah katekin yang berbeda di dalam teh hitam.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi? Ini Makanan yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari

2. Susu Kedelai

Susu Kedelai
Foto: Susu Kedelai (Orami Photo Stock)

Minuman penurun kolesterol lain yang mudah bisa didapatkan dengan mudah oleh Moms adalah susu kedelai.

Pada dasarnya, kacang kedelai mengandung lemak jenuh yang cenderung rendah.

Mengganti produk krim atau susu berlemak tinggi dengan susu kedelai dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram (g) protein kedelai per hari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Otoritas lain merekomendasikan untuk mengonsumsi 2-3 porsi makanan atau minuman berbahan dasar kedelai setiap hari, dengan satu porsi mewakili 250 mililiter (ml) susu kedelai.

3. Minuman Oat

Oat dalam Mangkuk
Foto: Oat dalam Mangkuk (Orami Photo Stock)

Oat mengandung beta-glukan. Kandungan ini memproduksi zat seperti gel di usus dan berinteraksi dengan garam empedu. Perpaduan antara keduanya dapat mengurangi penyerapan kolesterol jahat.

Dalam jurnal Royal Society of Chemistry menemukan bahwa minuman oat, seperti susu oat, dapat menurunkan kolesterol jahat yang lebih konsisten daripada produk oat semi padat atau padat.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, cobalah mengonsumsi sekitar 3g beta-glukan per hari. Angka ini dapat menurunkan LDL hingga 7%.

Satu cangkir susu oat mengandung hingga 1,3 g beta-glukan. Dengan demikian, Moms bisa mengonsumsi minuman penurun kolesterol ini dua hingga tiga cangkir sehari.

Pastikan untuk memeriksa table fakta nutrisi (nutrition facts) untuk memastikan bahwa minuman oat tersebut mengandung beta-glukan, yang mungkin muncul sebagai bagian dari informasi serat, dan berapa banyak yang disertakan per porsi.

Baca Juga: Bisa Turunkan Kolesterol, Ini 5 Manfaat Tempe untuk Kesehatan

4. Jus Tomat

Tomat
Foto: Tomat (Shutter Stock)

Tomat kaya akan senyawa yang disebut likopen. Senyawa ini dapat meningkatkan kadar lipid dan menurunkan kolesterol LDL dalam darah.

Selain itu, dalam jurnal Nutrition menunjukkan bahwa mengolah tomat menjadi jus meningkatkan kandungan likopen. Jus tomat juga kaya serat dan niasin sehingga cocok sebagai minuman penurun kolesterol.

Dalam studi tersebut juga menemukan bahwa 25 wanita yang minum 280 ml jus tomat setiap hari selama 2 bulan mengalami penurunan kadar kolesterol darah.

Para partisipan berusia 20–30 tahun dan memiliki skor indeks massa tubuh minimal 20.

5. Smoothie Beri

Smoothie Beri (Orami Photo Stock)
Foto: Smoothie Beri (Orami Photo Stock)

Buah beri kaya akan antioksidan dan serat, yang keduanya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Secara khusus, kandungan antosianin, yakni agen antioksidan kuat dalam buah beri, dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol. Selain itu, buah beri juga rendah kalori dan lemak.

Apabila Moms ingin membuat smoothie beri, Moms dapat mencampurkan dua genggam buah beri apa pun, misalnya stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry, dengan setengah cangkir susu rendah lemak atau yogurt dan setengah cangkir air dingin.

Lalu, blender hingga menjadi smoothie.

Dijamin, minuman ini bisa menjadi minuman penurun kolesterol yang lezat.

Baca Juga: 7 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol dari Hidangan Bersantan

6. Minuman Kakao

Minuman Kakao
Foto: Minuman Kakao (shutterstock)

Kakao adalah bahan utama cokelat hitam. Kakao mengandung antioksidan yang disebut flavanol, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Dalam penelitian yang terbit di The British Journal of Nutrition tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi minuman dengan kandungan kakao berflavanol 450 mg selama satu bulan dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Namun, Moms harus berhati-hati dalam memilih produk kakao.

Beberapa minuman hasil olahan kakao mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi karena ada berbagai campuran lain sehingga tidak cocok menjadi minuman penurun kolesterol.

Oleh karena itu, lebih baik Moms mengonsumsi minuman dengan kakao murni.

7. Susu Nabati

Susu Nabati
Foto: Susu Nabati

Jika Moms jenuh mengonsumsi susu kedelai atau minuman oat murni sebagai minuman penurun kolesterol, Moms bisa mencoba susu dari bahan nabati lainnya.

Sebab banyak jenis susu nabati mengandung bahan yang dapat membantu menurunkan atau mengontrol kadar kolesterol jahat dalam darah.

Moms dapat membuat smoothie base yang cocok dengan menggunakan susu kedelai atau susu oat.

Moms bisa mencampurkan susu kedelai atau minuman out satu cangkir (250 ml) dengan buah atau sayur penurun kolesterol, seperti pisang, anggur, mangga, melon, dan labu.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi Sebabkan Asam Urat, Benarkah?

8. Yogurt

Yogurt
Foto: Yogurt (shutterstock)

Yogurt bisa menjadi pilihan lain minuman penurun kolesterol, lho, Moms.

Pada jurnal Nutrition Research mengaitkan konsumsi yogurt dengan tekanan darah yang sehat dan mengatur kadar kolesterol.

Dalam studi tersebut, mengonsumsi yogurt tampaknya memiliki profil metabolisme yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi yogurt.

Penelitian lain yang diterbitkan di The British Journal of Nutrition mengaitkan kemampuan yogurt untuk menurunkan kolesterol dengan kandungan probiotiknya.

Dua dosis harian probiotik menurunkan tingkat low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol "jahat".

Baca Juga: 6 Makanan Penurun Kolesterol yang Aman untuk Ibu Menyusui

9. Minyak Zaitun

Minyak Zaitun
Foto: Minyak Zaitun (Orami Photo Stocks)

Meski berbeda dengan minuman penurun kolesterol lainnya, minyak zaitun ternyata juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Studi terbaru telah mengonfirmasi manfaat kesehatan dari diet Mediterania, yang mengurangi risiko penyakit jantung.

Manfaat nutrisi diet ini mungkin berasal dari berbagai sumber, tetapi penggunaan minyak zaitun dalam diet ini juga menarik banyak perhatian.

Minyak zaitun, apa pun jenisnya, kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, yang mengandung sekitar 75% volume.

Ketika diganti dengan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal membantu menurunkan kolesterol LDL "jahat". Selain itu, minyak zaitun juga kaya akan antioksidan dan anti-inflamasi.

Nah, itulah 10 minuman penurun kolesterol yang bisa membantu menurunkan lemak kolesterol jahat agar tubuh lebih sehat. Kira-kira minuman mana dulu nih yang ingin Moms coba?

  • https://translational-medicine.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12967-015-0436-x#citeas
  • https://pubs.rsc.org/fi/content/articlehtml/2018/fo/c7fo02006f
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0899900714005024?casa_token=UkVsal0RSRQAAAAA:CV0CdA8Unh5SGgCGWrNfRH_D1aPl5Acowhscq1CEs0mN8IQgmZKtegCFy5m8wFzLJSdGRplC_q7X
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4594054/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7230699/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23351406/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22067612/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.