Scroll untuk melanjutkan membaca

OBAT-OBATAN
01 Juli 2022

11 Tips dan Obat Mabuk Perjalanan saat Mudik, Catat!

Mabuk perjalanan jadi hal yang merepotkan selama mudik Lebaran
11 Tips dan Obat Mabuk Perjalanan saat Mudik, Catat!

Moms mungkin sedang mencari tahu tentang ragam obat mabuk perjalanan yang biasanya diperlukan menjelang mudik Lebaran ke kampung halaman.

Hari Raya Idul Fitri dijadikan sebagai momen penting untuk berkumpul dengan keluarga, maka salah satu tradisi yang tak ketinggalan adalah pulang ke kampung halaman.

Maka tak heran jika setiap bulan Ramadan, banyak orang mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman merayakan hari raya bersama keluarga besar.

Nah, apabila Moms menjadikan mudik sebagai agenda rutin tahunan di hari lebaran, tentu hal-hal yang dipersiapkan tak hanya persoalan ekonomi namun juga kesehatan.

Dengan begitu, obat-obatan cukup penting untuk dibawa selama melakukan perjalanan mudik.

Terlebih jika Moms atau anggota keluarga lainnya memiliki riwayat mabuk perjalanan. Wah, pastinya persiapan terkait obat mabuk perjalanan haruslah maksimal.

Mabuk perjalanan jadi hal yang merepotkan karena biasanya mereka yang mengalami hal ini akan merasa pusing, mual, hingga perasaan kurang nyaman selama di perjalanan.

Namun, hal itu bisa dicegah dengan mengonsumsi obat mabuk perjalanan dan melakukan sejumlah tips-tips untuk meredakannya.

Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai rekomendasi obat mabuk perjalanan hingga persiapan menjelang mudik. Yuk, simak selengkapnya!

Baca Juga: Pergi Berlibur? Ini Cara Mencegah Mabuk di Perjalanan

Apa Itu Mabuk Perjalanan?

obat mabuk perjalanan

Foto: obat mabuk perjalanan

Foto: mabuk di mobil (Orami Photo Stock)

Melansir dari WebMD, mabuk perjalanan adalah suatu kondisi atau perasaan tidak nyaman yang dialami seseorang saat bepergian.

Ini dapat terjadi pada semua akomodasi, baik kendaraan jalur darat seperti mobil dan bus, jalur udara seperti pesawat, maupun jalur laut seperti perahu dan kapal.

Mabuk perjalanan dapat terjadi ketika otak mendapat informasi yang bertentangan dari tubuh, mata, dan telinga bagian dalam.

Misalnya, ketika Moms berada di atas perahu, maka telinga bagian dalam akan mendeteksi gerakan memutar yang tidak dapat dilihat mata.

Sehingga hal tersebut menyebabkan mabuk perjalanan.

Orang yang Berisiko Mengalami Mabuk Perjalanan

obat mabuk perjalanan

Foto: obat mabuk perjalanan

Foto: anak mabuk di perjalanan (Orami Photo Stock)

Semua orang dari segala usia dan gender bisa mengalami mabuk perjalanan.

Namun, menurut jurnal berjudul Prevention and Treatment of Motion Sickness, biasanya hal ini dialami oleh orang dengan kriteria berikut ini:

  • Wanita, terutama saat sedang menstruasi, hamil, atau menjalani terapi hormon
  • Orang yang terkena migrain
  • Anak-anak berusia 2-12 tahun
  • Orang yang mengonsumsi jenis obat tertentu, seperti antibiotik, narkotika, obat asma, antidepresan, ibuprofen, atau naproxen

Baca Juga: Mabuk Perjalanan, Ini Penyebab dan Faktor Risikonya

Tips untuk Meredakan Mabuk Perjalanan

obat mabuk perjalanan

Foto: obat mabuk perjalanan (https://www.thetimes.co.uk/imageserver/image/%2Fmethode%2Fsundaytimes%2Fprodmigration%2Fweb%2Fbin%2F6cc3c676-9dd8-4ac8-960f-3d26055eab6d.jpg?crop=1500%2C1000%2C0%2C0&resize=1180)

Foto: meredakan mabuk perjalanan (Orami Photo Stock)

Dalam American Journal of Medical Science, selain menggunakan obat, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk meredakan mabuk perjalanan dengan cepat.

Ikuti gerakan dan tips berikut ini agar terhindar dari mabuk perjalanan dengan segera.

1. Duduk di Depan

Apabila mengemudi bukanlah sebuah pilihan karena banyak faktor, Moms mencoba duduk di depan saat perjalanan.

Misalnya, ketika Moms naik kapal, maka pilihlah posisi tempat duduk yang dapat melihat kapal melaju.

Selain itu, duduk di bangku depan kapal juga dapat mengurangi gejala mabuk perjalanan.

Jika di dalam mobil, pilih bangku depan agar dapat membantu memutuskan hubungan antara indra visual dan telinga bagian dalam.

2. Makan Biskuit

Makan camilan ringan, seperti biskuit asin, dapat jadi obat mabuk perjalanan dan meredakan mual. ​​

Sebaliknya, makanan yang berat, berminyak, atau asam dapat memperburuk gejala mabuk perjalanan karena lambat dicerna.

Saat berhenti di rest area, pastikan Moms memilih kudapan seperti sereal, roti, biji-bijian lainnya, apel, dan pisang.

3. Minumlah Air atau Minuman Berkarbonasi

Seteguk air dingin atau minuman berkarbonasi juga dapat dijadikan sebagai obat mabuk perjalanan karena ampuh untuk meredakan mual.

Moms disarankan untuk tidak mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan soda tertentu,.

Ini karena dapat menyebabkan dehidrasi dan memperparah mual. ​​Pilihan minuman lainnya ialah susu dan jus apel.

4. Alihkan Perhatian dengan Musik atau Percakapan

Moms bisa menyalakan radio, mendengarkan lagu favorit aatau mengobrol dengan orang lain selama perjalanan.

Ini cukup ampuh untuk mengalihkan pikiran dan perasaan ketika gejala mabuk perjalanan menyerang.

Penelitian menemukan bahwa mendengarkan musik dapat membantu meredakan mual dan gejala fisiologis lain yang terkait dengan mabuk perjalanan.

5. Jangan Bermain Ponsel

Orang yang mengalami mabuk perjalanan akan mengalami kesulitan membaca buku atau teks di ponsel.

Hal ini kembali pada pemutusan hubungan sensorik antara telinga bagian dalam dan mata.

Sehingga, ketika Moms bermain ponsel amka akan memperburuk gejala mabuk perjalanan.

Pertimbangkan untuk membaca buku dengan audio, musik, atau tidur siang untuk menghabiskan waktu.

Baca Juga: 8 Cara Dapat Tiket Pesawat Murah untuk Menghemat Biaya Perjalanan

Rekomendasi Obat Alami Mabuk Perjalanan Herbal

obat mabuk perjalanan

Foto: obat mabuk perjalanan

Foto: obat alami mabuk perjalanan (Orami Photo Stock)

Jika tips di atas dirasa tidak ampuh untuk mengurangi gejala mabuk perjalanan, maka Moms bisa mencoba sejumlah obat mabuk perjalanan herbal berikut ini.

Berbagai perawatan alami juga dapat membantu Moms untuk menghentikan mabuk perjalanan.

Tapi, sebelum mengonsumsi, selalu tanyakan kepada dokter atau tenaga medis terkait penggunaan dan dosisnya.

Berikut rekomendasi obat mabuk perjalanan herbal yang bisa Moms coba!

6. Aromaterapi

Aroma tertentu, seperti jahe dan minyak esensial lavender, dapat membantu meredakan gejala mabuk dan menjadi salah satu obat mabuk perjalanan.

Hal ini terbukti bahwa minyak esensial peppermint telah digunakan untuk mengurangi mual pada pasien di rumah sakit.

Caranya, gunakan diffuser portable selama perjalanan, lalu tuangkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam diffuser lalu lakukan difusi selama 1 jam agar aroma tahan lama di perjalanan.

Selain itu, mengendus dari botol minyak esensial, atau menggunakan kalung minyak esensial juga bisa dilakukan agar lebih nyaman selama perjalanan.

7. Teh Chamomile

Obat mabuk perjalanan herbal berikutnya ialah teh chamomile.

Menurut jurnal Molecular Medicine Reports, teh jenis ini berperan untuk membantu menenangkan perut, mengurangi asam, dan mengendurkan otot perut.

Pertimbangkan untuk menyeduh teh sebelum melakukan perjalanan, menyimpannya dalam mug perjalanan, dan meminumnya saat panas atau dingin.

8. Tablet Hisap Akar Licorice

Akar licorice digunakan untuk meredakan sakit maag, iritasi asam lambung, dan membantu pencernaan.

Selain itu, akar licorice juga dapat membantu menangkal mual dan muntah dan bisa menjadi obat mabuk perjalanan herbal.

Baca Juga: Tunda Mudik, Lakukan 5 Kegiatan Seru di Rumah saat Lebaran

Rekomendasi Obat Mabuk Perjalanan Menurut Resep Dokter

obat mabuk perjalanan

Foto: obat mabuk perjalanan (https://media3.s-nbcnews.com/i/newscms/2019_14/1423037/kids-car-sickness-today-main-190404_bde433dd5ee270218a5d03c1bd826085.jpg)

Foto: anak di mobil (Orami Photo Stock)

Apabila obat mabuk perjalanan herbal tersebut tidak berhasil mengurangi gejala, konsumsilah obat mabuk perjalanan yang dijual di apotek terdekat atau melalui resep dokter.

Melansir dari Cleveland Clinic, berikut rekomendasi obat mabuk perjalanan menurut resep dokter.

9. Antihistamin

Cobalah minum obat pada saat 30-60 menit sebelum bepergian dan setiap enam jam selama perjalanan, yang mengandung:

  • Dimenhydrinate (Dramamine)
  • Diphenhydramine (Benadryl)
  • Meclizine (Antivert)

Dimenhydrinate dan diphenhydramine umumnya aman untuk anak-anak di atas usia dua tahun, tetapi jika Moms ragu, bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan takaran yang tepat.

Efek yang ditimbulkan setelah mengonsumsi antihistamin ialah mengantuk.

Namun, jika hal tersebut mengganggu selama perjalanan, Moms juga bisa mengonsumsi meclizine sebagai gantinya.

10. Skopolamin

Skopolamin adalah obat resep yang tersedia dalam bentuk pil atau koyo kulit. Setiap koyo, yang ditempelkan di belakang telinga, dapat meredakan nyeri hingga tiga hari.

Namun, ada potensi efek samping dari penggunaan skopolamin yakni seperti mulut kering.

Orang dengan glaukoma atau masalah kesehatan lainnya harus mendiskusikan hal ini sebelum mengonsumsi skopolamin.

Selain itu, perlu diperhatikan bahwa obat ini tidak cocok untuk anak-anak sehingga tidak boleh dikonsumsi dan hindari dari jangkauan si kecil.

Baca Juga: Agar Tetap Prima, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Saat Mudik

11. Promethazine

Promethazine adalah resep obat antihistamin yang digunakan untuk mengobati mabuk perjalanan.

Obat mabuk perjalanan yang satu ini ampuh untuk mengurangi sinyal dari otak yang menyebabkan Moms muntah.

Dosis untuk orang dewasa di bawah 65 tahun adalah 25 miligram dua kali sehari, dengan dosis pertama 30 menit hingga satu jam sebelum bepergian.

Sedangkan untuk anak-anak berusia 2-17 tahun, membutuhkan antara 12,5 dan 25 miligram dua kali sehari.

Itulah serba serbi obat mabuk perjalanan hingga hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan mudik lebaran. Apakah Moms akan melakukan perjalanan mudik tahun ini?

Jika ya, semoga selamat sampai tujuan dan selalu utamakan keselamatan ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/health/motion-sickness-remedies#long--term-remedies
  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/12782-motion-sickness
  • https://wwwnc.cdc.gov/travel/page/motion-sickness
  • https://www.webmd.com/first-aid/how-to-beat-motion-sickness
  • https://www.aafp.org/afp/2014/0701/p41.html
  • https://exploreim.ucla.edu/self-care/acupressure-point-p6/