Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




ASI & MPASI | Mar 8, 2018

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Memberikan Anggur Ke Bayi

Bagikan


Anggur ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi tubuh Si Kecil lho, Moms. Adapun untuk manfaat yang bisa didapatkan buah hati dari buah anggur adalah sebagai sumber antioksidan, melindungi sistem saraf pusat, sebagai pencahar alami, mudah dicerna, obat untuk penyakit pernapasan, meningkatkan jumlah darah, dan melindungi hati.

Namun, ada beberapa hal yang harus Moms perhatikan jika ingin memberikan anggur sebagai asupan buah untuk bayi. Simak tips-tips memberikan anggur untuk bayi secara lengkap di bawah ini:

1. Waktu paling tepat untuk mengenalkan anggur pada bayi

Memberikan asupan selain susu formula dan ASI tentu membutuhkan pertimbangan tersendiri tentang waktu yang paling tepat untuk dipilih. Kendati anggur bukan salah satu makanan yang menjadi pemicu alergi, namun jika teknik memberikannya tidak tepat bisa menyebabkan bayi tersedak. Mengingat bayi belum bisa mengunyah maupun membuang biji dari anggur yang dimakannya.

Untuk menghadapi permasalahan tersebut, Moms mungkin berinisiatif untuk memberikannya dalam bentuk yang sudah dikupas dan dipotong-potong sebagai MPASI saat Si Kecil berusia 6 bulan. Ternyata Moms, dengan mengupas kulit anggur justru mengurangi manfaatnya. Pasalnya, antioksidan dan vitamin penting lainnya dalam anggur lebih banyak ditemukan pada kulitnya.

Moms bisa memberikan anggur yang sudah dipotong kecil-kecil pada buah hati saat usianya setidaknya sudah memasuki 10 bulan. Sementara sebelum usianya 10 bulan, Moms bisa memberikan anggur yang disajikan dalam bentuk bubur, seperti bubur campuran anggur dan daging ayam maupun buah anggur yang sudah dilumatkan bersama ubi.

Baca juga: 6 Makanan yang Bisa Membuat Balita Meninggal karena Tersedak

2. Jangan pernah memberikan anggur utuh

Memberikan anggur yang masih utuh pada bayi, yang bahkan belum memiliki gigi, merupakan ide buruk. Risiko terbesar saat Moms memberikan anggur utuh pada bayi yakni tersedak, buah anggur utuh yang Moms berikan bisa menyumbat saluran tenggorokan Si Kecil.

Maka dari itu, sebaiknya anggur yang akan diberikan pada anak dilumatkan terlebih dahulu. Jangan lupa pula untuk membuang semua biji buah anggur yang Moms lumatkan.

3. Cuci anggur sebelum diolah atau disajikan

Jika Moms mendapatkan anggur dengan membelinya dari toko buah, maka kemungkinan besar anggur tersebut masih terkontaminasi dengan pestisida dan residu.

Maka dari itu, Moms harus mencuci dan membilas anggur yang akan diberikan pada Si Kecil di bawah air mengalir selama beberapa menit atau merendamnya dalam air selama beberapa jam. Dengan begitu residu dan pestisida yang masih menempel akan hilang.

Baca juga: Madu untuk Bayi, Bolehkah?

4. Perhatikan tekstur buah anggur yang dibeli

Tekstur dari anggur juga sangat penting diperhatikan saat membelinya. Pastikan bahwa Moms memilih buah anggur yang masih segar. Hindari anggur yang teksturnya terlalu lembut, bukan tidak mungkin anggur tidak bisa bertahan lebih lama dan segera membusuk busuk. Hindari pula anggur yang asam jika ingin memberikannya pada Si Kecil.

5. Simpan di tempat yang tepat untuk menjaga kualitasnya

Segera simpan anggur yang Moms beli ke dalam kulkas sesegera mungkin. Ini sangat penting untuk menjaga kesegaran anggur sehingga tidak mudah busuk. Namun, jangan berikan anggur pada si kecil secara langsung setelah keluar dari kulkas. Lebih baik Moms diamkan sejenak saat menyiapkannya untuk memastikan anggur yang akan dimakan Si Kecil tidak terlalu dingin.

Sudah tahu kapan dan bagaimana memastikan bayi makan anggur dengan aman kan Moms? Jadi, jangan pernah membiarkan anak makan anggur yang masih utuh atau berbiji ya.

Yuk, berbagi resep MPASI yang pernah Moms kreasikan menggunakan buah anggur melalui kolom komentar di bawah ini.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.