10 Mei 2024

Voltadex: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Penggunaan Obat

Membantu meringankan rasa sakit akibat reumatik
Voltadex: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Penggunaan Obat

Voltadex adalah obat dengan kandungan natrium diklofenak yang memiliki efek analgetik, anti inflamasi, dan antipiretik.

Obat ini dapat membantu meringankan rasa sakit akibat reuatik, pengapuran sendi, nyeri, peradangan, pembengkakan, kekakuan, dan nyeri sendi.

Sebelum mengonsumsinya, Moms perlu membaca penjelasan lebih lanjut di bawah ini!

Baca Juga: Aturan Pakai Incidal, Obat untuk Mengatasi Reaksi Alergi

Kegunaan Voltadex

Sendi Tangan
Foto: Sendi Tangan

Obat ini umumnya digunakan untuk membantu mengatasi nyeri dalam intensitas ringan hingga sedang.

Beberapa penyakit yang dapat diatasi menggunakan Voltadex, meliputi:

  • Pengapuran sendi tulang atau osteoarthritis
  • Radang sendi akibat asam urat
  • Rheumatoid arthritis
  • Sakit kepala
  • Sakit gigi
  • Nyeri saat menstruasi

Di dalam obat ini mengandung diklofenak, yang merupakan bahan aktif golongan anti peradangan non steroid (nonsteroidal anti-inflammatory drug atau NSAID).

Bahan aktif tersebut digunakan untuk meredakan rasa sakit dan peradangan.

Cara kerja Voltadex yakni dengan menghambat zat dalam tubuh yang menyebabkan rasa sakit dan memicu pembengkakan.

Baca Juga: Dosis dan Efek Samping Calortusin, Obat Batuk dan Pilek

Dosis Penggunaan Obat

Obat-obatan
Foto: Obat-obatan (Pexels.com)

Dosis penggunaan harus disesuaikan dengan anjuran dokter dan label pada kemasan obat.

Dosis juga ditentukan berdasarkan usia, berat badan, dan kondisi keparahan penyakit pada penderita.

Berikut ini dosis umum penggunaan Voltadex:

  • Untuk orang dewasa: sebanyak 25-50 miligram dengan frekuensi minum 3 kali sehari. Dalam jangka panjang, sebanyak 75-100 miligram sehari. Dosis tidak boleh melebihi 150 miligram per hari.
  • Anak-anak di bawah 14 tahun: tidak disarankan mengonsumsi lebih dari 75-100 miligram per hari. Dosis tepat harus ditentukan langsung oleh dokter.

Obat tersedia dalam dua dosis, yaitu 25 miligram dan 50 miligram per tablet.

Disarankan untuk selalu mengikuti petunjuk pemakaian yang sudah direkomendasikan oleh dokter.

Jangan lupa untuk membaca label pada kemasan obat sebelum menggunakannya.

Jangan gunakan obat melebihi dosis yang disarankan.

Moms tidak disarankan untuk mengubah, mengurangi, menambah, atau menghentikan dosis tanpa rekomendasi dari dokter.

Baca Juga: Mengenal Obat Borraginol-S, Mampu Bantu Atasi Wasir

Apakah Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Proses Menyusui Bayi
Foto: Proses Menyusui Bayi (Freepik.com/freepik)

Ibu hamil dan menyusui tidak disarankan untuk menggunakan Voltadex.

Pasalnya, dikhawatirkan obat dapat menimbulkan cacat pada janin maupun memengaruhi kesehatan janin secara keseluruhan.

Terkait dengan pemilihan obat pada ibu hamil, manfaat yang diperoleh harus lebih besar ketimbang risiko yang bisa saja dialami.

Oleh karena itu, penggunaan obat harus sesuai dengan anjuran dan resep dari dokter.

Cara Tepat Menyimpan Obat

Voltadex sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan dan dijauhi dari paparan sinar matahari langsung.

Sama halnya dengan penggunaan obat lainnya, Voltadex juga harus disimpan dengan cara yang benar.

Begini cara menyimpan Voltadex:

  • Obat seharusnya disimpan di dalam suhu ruangan. Jangan menyimpan pada kulkas atau tempat yang terkena paparan sinar matahari langsung.
  • Obat tidak boleh disimpan dalam tempat yang lembap, seperti di kamar mandi.
  • Obat tidak boleh disimpan dalam freezer atau dibekukan.
  • Obat tidak boleh disimpan di tempat yang terjangkau oleh anak-anak maupun hewan peliharaan.
  • Obat dengan kandungan natrium diklofenak mungkin saja tersedia dari merek dagang lain yang memiliki tata cara penyimpanan berbeda dengan Voltadex.
  • Obat harus dibuang jika sudah habis masa berlakukan. Namun, pelajari lebih lanjut bagaimana tips aman membuang produk obat karena bisa saja mencemari lingkungan.
  • Obat tidak bisa dibuang bersamaan dengan sampah rumah tangga karena berisiko mencemari lingkungan.
  • Obat tidak bisa dibuang pada toilet atau saluran pembuangan air.

Berkaitan dengan tata cara pembuangan obat yang aman, Moms bisa tanyakan pada apoteker secara langsung saat membeli obat.

Baca Juga: 10 Obat Sakit Perut Bayi Alami yang Perlu Moms Tahu!

Pencegahan dan Peringatan Sebelum Menggunakan Obat

Obat-obatan
Foto: Obat-obatan (Orami Photo Stocks)

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat, Moms perlu memperhatikan beberapa hal.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum penggunaan.

1. Obat-Obatan

Beri tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat kimia atau herbal lainnya.

Pasalnya, penggunaan voltadex tidak bisa dibarengi dengan penggunaan beberapa jenis obat.

Beri tahu dokter mengenai penyakit atau kondisi kesehatan lain yang tengah dialami. Obat bisa saja...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb