ADVERTISEMENT

PARENTING
21 Februari 2022

Jangan Dimarahi! Ini 12+ Manfaat Anak Bermain Kotor

Yuk, ajak anak bermain di luar untuk mencegah kacanduan gadget!

Foto: Orami Photo Stocks

Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Sering kali kita mendengar kalimat "Nak, jangan main kotor-kotoran ya." Namun ternyata, anak bermain kotor ada manfaatnya, lho!

Kadang kesal sebagai orang tua melihat buah hati terlihat kotor karena bermain. Namun ternyata, bermain kotor itu tidak selamanya buruk, Moms.

Ketahui berbagai manfaat tak terduga di balik kebiasaan Si Kecil suka bermain kotor.

Manfaat Anak Bermain Kotor

Yuk, mulai sekarang hindari memarahi anak ketika bermain kotor-kotoran. Berikut sejumlah manfaat yang bisa didapat jika anak bermain kotor, yakni:

1. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Foto: anak sehat

Foto: Orami Photo Stocks

ADVERTISEMENT

Temuan menarik dari ABC Quality anak bermain kotor akan meningkatkan sistem imunitas tubuhnya, lho.

Saat kulit bersentuhan dengan kotoran, sistem imun akan merespons dengan membentuk antibodi.

Antibodi ini yang akan menjaga sistem kekebalan tubuh.

ADVERTISEMENT

Artinya, ketika satu saat Si Kecil terpapar bakteri atau virus antibodinya telah terbentuk.

Tubuh akan lebih mudah melawan bakteri atau virus yang masuk.

2. Mencegah Alergi

Masih dengan studi yang sama, manfaat lain juga ditemukan ketika anak bermain kotor-kotoran.

Ahli alergi juga mempelajari bahwa kulit bisa menjadi penghalang tubuh ke saluran pernapasan.

Tak jarang, seseorang bisa mengalami gangguan napas akibat alergi.

Dengan kata lain, ini bisa mencegah alergi yang dipaparkan dari bakteri atau virus di sekitar.

Baca Juga: Sakit Perut pada Anak: Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Anak Lebih Kuat

Foto: tulang kuat anak.jpg (drtaylorwallace.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Ingin Si Kecil lebih tahan banting? Mari kenalkan ia bermain di luar rumah.

Diketahui, bermain kotor bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imun anak. Asalkan mainannya tidak dimasukkan ke dalam mulut, ya, Moms.

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Ternyata, paparan berbagai jenis mikroba dari tanah dapat membantu anak menjadi lebih kuat dan tahan penyakit.

Sebaliknya, higienitas yang berlebihan justru akan menurunkan daya tahan tubuhnya. Hal ini karena ia tak terpapar oleh beragam jenis bakteri.

4. Anak Mengenal Alam Bebas

Masih ragu mengajak anak berkemah di luar? Faktanya, ini membawa manfaat untuk dirinya.

Anak akan mengenali dunia luar, yakni seperti beragam jenis serangga, hewan, serta tanaman liar.

Di masa pertubuhannya, ini adalah waktu yang tepat untuk anak belajar hal-hal yang berkaitan dengan alam.

Selagi masih dalam pengawasan orang tua dan aman, biarkan anak bermain kotor ya, Moms.

5. Mencegah Gangguan Asma

ADVERTISEMENT

Foto: virus

Foto: Orami Photo Stocks

Melansir National Health Services, asma adalah gangguan napas yang bisa menyerang anak-anak.

Ini bisa dipicu karena debu, polusi, ataupun bakteri.

Faktanya, anak yang bermain kotor akan bersentuhan dengan parasit, virus ataupun bakteri.

Namun, apabila ada pengenalan terlebih dahulu dengan bakteri, ini akan mengurangi risiko ia mengalami alergi, seperti asma.

6. Pengenalan Tekstur

Studi dalam Easter Connecticut State University, manfaat lain anak bermain kotor yakni untuk keterampilan motorik.

Hal ini sangat penting atau masa pertumbuhan bayi lho.

ADVERTISEMENT

Diketahui, pada usia 10 bulan anak-anak sudah memiliki preferensi terhadap tekstur apa yang disukai dan tidak.

Sehingga, kenalkan anak dengan tanah ataupun tekstur lainnya akan memicu ketertarikannya dan mengasah kemampuan motoriknya.

Baca Juga: Bebaskan Anak Mandi Hujan! Ini, Lho Moms 7 Manfaatnya!

7. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Foto: jantung anak

Foto: Orami Photo Stocks

Bersentuhan dengan kuman di awal kehidupan anak, ternyata baik untuk kesehatan tubuh, khususnya jantung.

Hal ini termasuk mengenalkan kotoran hewan akan mengurangi risiko gangguan jantung di usia dewasa.

ADVERTISEMENT

Bermain kotor mengajarkan anak untuk meningkatkan sistem kekebalan dan proteksi terhadap tubuh.

8. Tingkatkan Fungsi Otak

Bermain lumpur atau tanah di luar ruangan juga akan membantu meningkatkan fungsi kognitif.

Si Kecil akan merasakan berbagai stimulasi yang berbeda, seperti:

  • Rumput basah
  • Embusan angin
  • Batu kerikil yang kasar
  • Lumpur yang kotor

Fungsi kognitif ini berkaitan dengan kecerdasan otak. Tentu, impian setiap orang tua menginginkan anak tumbuh dengan cerdas bukan, Moms?

9. Mempercepat Penyembuhan Luka

Foto: anak luka

Foto: Orami Photo Stocks

Kotoran di kulit ternyata mengandung bakteri yang bisa membantu menyembuhkan luka teriris.

Namun, tak semua kotoran bisa mempercepat proses penyembuhan luka ya.

Kotoran yang mengandung bakteri malahan bisa meningkatkan risiko infeksi. Karenanya, hati-hati bermain kotor apabila Si Kecil sedang luka di tubuhnya.

10. Atasi Tumit Kering

Memiliki tumit pecah-pecah atau kering? Tenang, anak bermain kotor memiliki manfaat untuk hal ini.

Serangkaian material yang berada di alam bebas baik untuk kesehatan tumit terutama kulit.

Tak perlu membeli produk yang mahal, dengan mengijak rumput atau tanah ini bisa melembapkan tumit dengan alami, Moms.

Baca Juga: Perbedaan Jalan Cepat dan Lari, Mulai dari Gerakan hingga Faktor Risikonya

11. Membuat Anak Lebih Bahagia

Foto: happy kid

Foto: Orami Photo Stocks

Bermain kotor-kotoran akan mengeluarkan serotonin di dalam otak.

Artinya, ini akan menimbulkan perasaan rileks, meningkatkan mood dan mengurangi kecemasan.

Anak yang bahagia akan terhindar dari risiko depresi yang menyerang sejak dini, lho.

12. Tingkatkan Vitamin D

Di masa pandemi COVID-19, tubuh memerlukan asupan vitamin D yang signifikan.

Berjemur di bawah matahari adalah salah satu upaya alami untuk mendapatkan vitamin D.

Anak bermain kotor di luar bisa sebagai cara untuk mengajak ia berjemur. Bermain sekaligus menyehatkan tubuh, bukan?

13. Menjauhkan dari Gadget

Foto: pengaruh-gadget-terhadap-psikologi-anak.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tak bisa dipungkiri, kebiasaan bermain gadget saat ini semakin sulit dikendalikan.

Karenanya, sesekali anak bermain kotor di luar tak ada salahnya dilakukan. Ini sebagai upaya untuk menghindari dampak negatif gadget untuk Si Kecil.

Bermain kotor ternyata memiliki banyak manfaat untuk anak, ya, Moms.

Meski begitu, Moms tetap harus memerhatikan cara bermain anak. Jangan sampai pasir atau tanah ia masukkan ke dalam mulut, ya!

  • https://abcquality.org/posts/2020/can-playing-in-the-dirt-boost-my-child-s-immune-system/#:~:text=Findings%20from%20the%20study%20stated,identify%20threats%20from%20non%2Dthreats.
  • https://www.nhs.uk/conditions/asthma/causes/#:~:text=Asthma%20triggers&text=infections%20like%20colds%20and%20flu,painkillers%20like%20ibuprofen%20and%20aspirin
  • http://www.easternct.edu/cece/files/2014/06/BenefitsOfPlay_LitReview.pdf
  • https://story.mamahood.com.sg/benefits-for-children-play-in-dirt/
  • https://aberlinsprings.com/2018/03/14/5-reasons-to-let-kids-get-dirty/

Sebelumnya

Anak Bicara Kasar, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Dresyamaya Fiona • 18 Feb 2022

Selanjutnya

Bukan Dihukum, Tengok 13 Cara Mendidik Anak Keras Kepala
Dresyamaya Fiona • 22 Feb 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT