Kesehatan

10 Maret 2021

Mengenal Lebih Dekat Buah Gandaria dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Buah mirip mangga ini ternyata punya kandungan antioksidan yang tinggi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Amelia Puteri

Apakah Moms pernah mendengar tentang buah gandaria?

Tahukah Moms bahwa ada beberapa daerah di Jakarta dan sekitarnya yang sebenarnya diberi nama berdasarkan nama buah asli asal Indonesia?

Ya, ada empat nama daerah yang mungkin Moms belum tahu bahwa ia berasal dari nama buah, yakni menteng, kemang, bintaro, dan yang terakhir buah gandaria. Namun kali ini, buah gandaria yang akan dibahas.

Mengutip Agrikan Jurnal Agribisnis dan Perikanan, tanaman Gandaria atau yang memiliki nama ilmiah Bouea macrophylla merupakan tanaman buah tropik yang penyebarannya sangat jarang dijumpai di Indonesia.

Gandaria merupakan salah satu pohon yang mendominasi di hutan daerah tangkapan air, sangat bermanfaat untuk menyimpan air dan melindungi daerah sekitar tangkapan air dari bahaya banjir dan erosi.

Secara fisik, buah gandaria memiliki bentuk seperti mangga. Buah gandaria juga memiliki rasa kecut dan manis yang membuatnya cocok untuk dijadikan bahan campuran es buah, atau untuk dimakan langsung.

Jika Moms penasaran dan ingin mencari tahu tentang buah gandaria, yuk simak penjelasan lebih lanjut berikut ini.

Baca Juga: Berbagai Manfaat Biji Mahoni untuk Kesehatan Tubuh yang Wajib Diketahui!

Kandungan Gizi Buah Gandaria

Kandungan Gizi Buah Gandaria

Foto: doktersehat.com

Buah gandaria juga dikenal dengan sebutan buah kundang. Mengutip Indonesian Ministry of Health Data, Indonesian Food Composition Table (IFCT, TKPI) dalam 100 gram buah gandaria, terdapat beberapa nutrisi seperti:

  • Kalori: 68 Kalori
  • Karbohidrat: 18,0 gram
  • Lemak: 0,1 gram
  • Beta karoten: 329 mikrogram
  • Kalsium: 9 miligram
  • Serat Pangan: 2,2 gram
  • Besi: 1,0 miligram
  • Niacin: 0,7 miligram
  • Fosfor: 20 milligram
  • Kalium: 129,0 miligram
  • Protein: 0,7 gram
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,07 miligram
  • Sodium: 3 milligram
  • Thiamin (vitamin B1): 0,03 miligram
  • Vitamin C: 111 miligram
  • Air: 80,8 gram

DI Indonesia, buah gandaria dikenal sebagai salah satu buah eksotis asal Maluku. Ia biasa ditemukan di sekitar pesisir dan perbukitan di Pulau Ambon dan Saparua.

Tak hanya disebut buah kundang, di Inggris misalnya, buah ini juga dikenal dengan nama mangga plum (plum mango).

Baca Juga: 7 Manfaat Buah Zuriat dan Cara Penyajiannya, Simak Moms!

Ciri Fisik Buah Gandaria

Mengenal Lebih Dekat Buah Gandaria dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Foto: depositphotos.com

Jika dilihat dari sisi taksonomi, buah gandaria termasuk divisi Spermatophyta, kelas dicotyledonae dalam suku Anacardiaceae.

Ini berarti, buah gandaria masih berkerabat dekat dengan jambu mete, mangga, bacang dan lain-lain.

Batang gandaria berbentuk pohon yang tingginya mencapai 27 meter dengan kulit kayu yang retak-retak, berwarna coklat muda, dan seringkali memiliki ranting yang menggantung.

Daun-daunnya tunggal, berbentuk bulat telur lonjong sampai bentuk lanset atau bentuk pasak, dengan ujungnya lancip atau runcing dengan panjang tangkai daun 1-2,5 cm.

Bagian bunga muncul di ketiak daun, panjangnya 4-12 cm, bagian-bagian bunganya sebagian besar berkelipatan empat, berukuran kecil, dan mereka cepat berubah menjadi cokelat.

Sementara itu, buah gandaria bertipe buah batu berbentuk agak bulat, daging buahnya kuning atau jingga.

Buahnya berbentuk bulat lonjong dan berukuran kecil (berdiameter ± 3-5 cm), buah yang masak berwarna kuning kemerahan atau oren dan berair.

Daging buahnya tebal, rasanya ada yang manis dan ada yang masam. Di sekeliling biji malahan sangat masam walaupun buahnya sudah matang.

Baca Juga: Asli Papua, Ini Manfaat Buah Matoa Untuk Anak

Manfaat Buah Gandaria

Mengenal Lebih Dekat Buah Gandaria dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Foto: idntimes.com

Sejauh ini memang belum banyak bukti ilmiah yang menyebutkan manfaat dari buah gandaria.

Namun, ada beberapa penelitian yang menyatakan kandungan antioksidan dalam buah gandaria ini cukup baik, terutama dalam meminimalisir efek radikal bebas bagi kesehatan.

Buah gandaria memiliki kandungan antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 36.3 mg/ml. Kandungan antioksidan ini pun didapatkan dari senyawa metabolik sekunder seperti saponin dan fenol yang terdapat di dalam daging buahnya.

Di dunia medis sendiri, antioksidan sudah dikenal luas mampu melawan berbagai stres oksidatif di dalam tubuh. Jika stres oksidatif tidak diatasi, maka ia bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Ada beberapa kondisi penyakit yang bisa dicegah jika Moms konsumsi antioksidan yang cukup, antara lain:

1. Peradangan Kronis

Umumnya, sistem imun di dalam tubuh bisa memproduksi radikal bebas saat melawan kuman yang terjadi akibat adanya peradangan di dalam tubuh.

Namun, saat tubuh sudah mengalami stres oksidatif, maka kadar radikal bebas di dalam tubuh bisa naik dan menyebabkan peradangan kronis.

Kondisi ini pun bisa menjadi pemicu banyak penyakit, mulai dari diabetes, jantung (termasuk tekanan darah tinggi, aterosklerosis, dan stroke), dan arthritis.

2. Penyakit Neurogeneratif

Penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson adalah dua jenis penyakit yang berkaitan dengan saraf dan terjadi akibat stres oksidatif pada otak.

Otak manusia memang merupakan bagian paling rentan mengalami stres oksidatif karena bagian ini cukup banyak membutuhkan oksigen, yaitu hingga 20 persen dari total kebutuhan tubuh.

3. Penyakit Kronis Lainnya

Saat tubuh sudah terlalu sering terpapar radikal bebas, seperti akibat asap rokok dan asap polusi, maka kamu akan mengeluhkan banyak masalah kesehatan lainnya.

Penyakit seperti rasa lelah kronis, asma, hingga ketidaksuburan pada pria juga bisa terjadi. Untuk menurunkan risiko ini, Moms bisa konsumsi buah gandaria yang kaya antioksidan untuk mengatasinya.

Baca Juga: Ketahui 9 Manfaat Buah Mahkota Dewa untuk Kesehatan

Potensi Budidaya Buah Gandaria

Potensi Budidaya Buah Gandaria

Foto: detik.net.id

Di Ambon, sebagai daerah dengan ditemukannya banyak buah gandaria, buah ini ternyata cukup diminati. Ini memberi indikasi akan prospeknya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat setempat yang cukup baik.

Produksi dan perdagangan buah ini cukup mahal. Harga buah gandaria kadang-kadang sama dengan harga buah mangga yang terbaik, terutama pada saat di luar musim.

Pohon gandaria dewasa bisa menghasilkan 200-500 kg buah dalam satu musim dan biasanya buah gandaria biasanya dipanen sekali dalam 4–5 bulan dari bulan Maret sampai Juli.

Pada dasarnya gandaria merupakan salah satu tanaman hortikultura yang apabila diperhatikan secara serius oleh pemerintah mempunyai potensi yang besar untuk meningkatkan kebutuhan buah.

Biasanya panen pertama untuk tanaman yang berasal dari semai adalah 10–15 tahun setelah tanam, atau kalau berasal dari perbanyakan vegetatif hanya 5–6 tahun. Hasil panen buah gandaria akan terus meningkat dengan bertambahnya umur tanaman.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada sentuhan teknologi pengolahan produksi buah gandaria.

Padahal sebenarnya gandaria sudah merupakan salah satu tanaman buah yang potensial untuk dikembangkan di pulau Ambon dan di pasarkan ke wilayah lain.

Karena rasanya agak masam, buah gandaria biasanya dikonsumsi dalam keadaan segar, atau diolah menjadi sirup atau dijadikan manisan yang lezat sekali.

Namun ternyata pemanfaatan buah mudanya lebih penting, karena ia bisa menjadi bahan penyedap pada sambal gandaria yang khas, dan dalam asinan.

Keping bijinya yang berukuran besar dan berwarna lembayung cerah juga dapat meningkatkan daya tarik masakan. Seringkali daun mudanya yang berwarna ungu tua juga bisa dikonsumsi segar atau dimakan dengan sambal gandaria.

Baca Juga: 6 Manfaat Buah Lontar untuk Kesehatan, Ampuh Mengobati Bisul!

Itulah beberapa ulasan dan manfaat buah gandaria yang bisa Moms manfaatkan.

Buah ini memang langka, jadi jika suatu hari Moms menemukannya, atau sedang ada waktu untuk berkunjung ke Ambon, jangan lewatkan untuk membelinya.

Siapa tahu Moms terinspirasi untuk menyajikannya sebagai makanan lezat. Apalagi kandungan antioksidannya juga tinggi, sehingga tak hanya lezat tetapi juga sehat.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait