Kesehatan Mental

13 Desember 2021

Susah Tidur? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Insomnia

Cari tahu dan catat gejala insomnia ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Insomnia memang luar biasa. Meskipun sudah melakukan banyak hal di siang hari, hampir 30% penduduk Amerika Serikat mengaku sulit untuk tidur.

Menurut statistik terkini dari National Institutes of Health, mereka menderita insomnia dalam berbagai bentuk.

Namun, jangan khawatir akan kondisi ini. Sebenarnya, setiap orang pernah mengalami kesulitan untuk tidur dalam salah satu fase hidupnya.

Pekerjaan, keluarga dan akses konstan ke teknologi sering kali mencegah orang mengalami cukup tidur. Penyebab lain termasuk:

  • Stres yang signifikan
  • Penyakit
  • Obat-obatan
  • Ketidaknyamanan fisik
  • Jadwal tidur yang terganggu

Faktanya, insomnia lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pada pria, lho! Dan hal ini lebih sering terjadi pada orang tua daripada anak muda.

Berikut ini adalah informasi seputar insomnia yang sudah dirangkum oleh Orami. Disimak yuk, Moms!

Baca Juga : Kok Jadi Insomnia Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gejala dan Penyebab Insomnia

Insomnia

Foto: medicalnewstoday.com

Melansir Cleveland Clinic, sebenarnya belum ada tes khusus untuk mendiagnosa kondisi insomnia pada seseorang.

Psikolog yang berspesialisasi dalam gangguan tidur mengatakan, karakteristik insomnia bisa dilihat dari gejalanya, seperti:

  • Gangguan tidur sampai menimbulkan masalah dalam berbagai aspek kehidupan penderita
  • Penderita mengalami sulit tidur sedikitnya 3 malam dalam seminggu, selama 3 bulan
  • Penderita tetap merasa kurang tidur meskipun waktu tidur cukup
  • Lekas marah atau depresi
  • Masalah dengan konsentrasi atau memori

Selain itu, psikolog atau dokter perlu informasi lebih banyak untuk mengetahui penyebab insomnia.

Untuk itu, Moms juga akan diberikan beberapa pertanyaan mengenai faktor kemungkinan penyebabnya, seperti:

  • Kondisi medis yang dialami
  • Kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal
  • Kondisi emosional dan psikologis
  • Kebiasaan atau aktivitas sehari-hari
  • Jadwal tidur dan kondisi kamar
  • Kebiasaan pasien sebelum tidur selama ini

Baca Juga: 7 Makanan yang Bisa Meredakan Insomnia

Jenis Insomnia

cara mengatasi insomnia saat hamil 2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Meski jarang diketahui, ternyata insomnia memiliki beberapa jenis. Melansir Medscape, jenis gangguan tidur ini terbagi menjadi:

1. Insomnia Akut

Insomnia jangka pendek atau bisa juga disebut insomnia akut adalah kondisi saat Moms mengalami masalah susah tidur dalam jangka waktu pendek.

Kondisi ini biasanya muncul akibat situasi yang menyebabkan stres dan tertekan.

2. Insomnia Kronis

Jika ada insomnia akut, tentu ada pula insomnia kronis. Jenis insomnia yang satu ini biasanya terjadi dalam jangka waktu yang panjang.

Nah, Moms mungkin mengalami jenis insomnia ini saat memiliki kesulitan untuk tidur nyenyak lebih dari 3 hari seminggu atau bertahan lebih dari 3 bulan.

3. Insomnia Sleep Onset

Jenis insomnia yang satu ini biasanya ditandai dengan gejala susah tidur, meski sudah mengantuk dan berusaha untuk tidur.

Biasanya, orang yang mengalami kondisi ini tidak bisa tidur walaupun sudah 20-30 menit berada di atas tempat tidur.

Bahkan, sekalipun sudah menutup mata dan siap tidur, Moms tetap merasa kesulitan untuk tidur.

Baca Juga: Gangguan Tidur Narkolepsi: Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya

Cara Mengatasi Insomnia

insomnia.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa kasus insomnia tentu bisa diatasi, terutama jika tidak berkaitan dengan kondisi medis terntentu.

Jika Moms merasa insomnia sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, Journal of Clinical Sleep membagikan beberapa tips untuk mengatasinya.

1. Bangun Pada Waktu yang Sama Setiap Hari

Siapa yang suka tidur larut ketika weekend?

Kegiatan satu ini memang menggoda, mengingat esok harinya kita tidak perlu bekerja dan bisa tidur seharian.

Jika Moms menderita insomnia, maka segera hentikan kebiasaan ini sebelum berujung memburuk.

Moms harus bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk melatih tubuh bangun pada waktu yang konsisten.

2. Hindari Alkohol dan Stimulan

Efek kafein dapat berlangsung selama beberapa jam, mungkin hingga 24 jam, sehingga kemungkinan hal ini memengaruhi tidur sangat signifikan.

Kafein tidak hanya menyebabkan kesulitan memulai tidur, tetapi juga dapat menyebabkan sering terbangun di tengah malam.

Alkohol mungkin memiliki efek sedatif untuk beberapa jam pertama setelah konsumsi, tetapi kemudian dapat menyebabkan gangguan di tengah malam.

Selain alkohol dan kafein, stimulan lain yang dapat mengganggu kualitas tidur adalah obat-obatan terlarang. Pastikan Moms dan Dads menghindarinya, ya!

Jika Moms menggunakan obat dekongestan atau inhaler asma, tanyakan kepada dokter kapan harus dihentikan untuk membantu meminimalkan dampak pada tidur.

Baca Juga: Bolehkah Balita Minum Kopi? Ini 7 Risiko Anak Kebanyakan Kafein

3. Kurangi Waktu Tidur Siang

Tidur siang memang menyenangkan karena bisa membuat tubuh segar setelah beristirahat.

Walaupun demikian, tidur siang dapat memengaruhi kualitas tidur malam hari, Moms. Ini karena tidur siang bisa membuat Moms terjaga lebih lama di malam hari.

Jadi, untuk Moms yang menderita insomnia, ada baiknya hindari tidur siang agar dapat tidur malam tepat waktu.

4. Berolahraga Teratur

Olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur.

Olahraga setidaknya 30 menit dalam sehari dan dilakukan rutin setiap harinya sangat bagus untuk kualitas tidur.

Namun, berolahraga segera sebelum tidur dapat memiliki efek stimulan pada tubuh dan harus dihindari.

Cobalah untuk menyelesaikan olahraga setidaknya 3 jam sebelum Moms berencana untuk tidur.

5. Kurangi Aktivitas di Tempat Tidur

Batasi fungsi tempat tidur hanya untuk tidur dan berhubungan seks.

Jika Moms menderita insomnia, berikut kegiatan yang harus dihindari:

  • Bekerja atau belajar di kasur
  • Membuat panggilan telepon di tempat tidur atau bahkan di kamar tidur
  • Menonton televisi atau mendengarkan radio

Semua aktivitas ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan membuat Moms sulit untuk tertidur.

Baca Juga: 4 Posisi Tidur yang Baik untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Terapi Perilaku untuk Insomnia

Insomnia

Foto: gettyimages.com

Insomnia adalah masalah umum, jutaan orang biasanya akan mengabaikan tanda-tandanya.

Banyak orang percaya tidak ada perawatan yang cocok, atau mereka tidak mau minum obat untuk tertidur.

Berita baiknya adalah mengobati insomnia yang tidak berhubungan langsung dengan kondisi atau masalah kesehatan lainnya, seringkali tidak termasuk obat sama sekali.

Banyak terapis tidur menggunakan terapi perilaku kognitif untuk insomnia, atau CBT-i, untuk mengobati insomnia. Teknik CBT-i meliputi:

  • Terapi kontrol rangsangan
  • Teknik relaksasi
  • Pembatasan tidur
  • Tetap terjaga secara pasif
  • Terapi cahaya
  • Alat untuk menangani pikiran yang mengkhawatirkan dan gejala stres sehari-hari

CBT-i juga termasuk kunjungan dengan dokter. Biasanya, dokter akan meresepkan obat tidur dan memeriksa kebiasaan tidur dan bangun Moms dan Dads.

Melansir Mayo Clinic, umumnya terapi ini direkomendasikan sebagai pengobatan lini pertama untuk mengatasi insomnia.

Biasanya, CBT-i sama atau lebih efektif daripada obat tidur lho, Moms!

Baca Juga: Bagaimana Cara Ampuh Mengatasi Insomnia?

Itulah beberapa informasi seputar insomnia. Semoga bermanfaa ya, Moms!

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/symptoms-causes/syc-20355167#:~:text=Insomnia%20is%20a%20common%20sleep,tired%20when%20you%20wake%20up.
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1978319/
  • https://emedicine.medscape.com/article/1187829-overview
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12119-insomnia#:~:text=Diagnosis%20and%20Tests&text=There%20is%20no%20specific%20test,sleep%20history%20with%20your%20doctor.
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/diagnosis-treatment/drc-20355173
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait