27 February 2023

10 Makanan Mood Booster yang Bisa Memperbaiki Suasana Hati

Selain coklat dan pisang, ini dia makanan yang bisa menghilangkan bad mood.

Ada beberapa jenis makanan mood booster yang bisa memperbaiki suasana hati.

Pergantian suasana hati yang kurang menyenangkan seperti depresi, dapat dihasilkan juga dari asumsi gizi yang tidak tepat.

Dalam studi Brain, Behavior, and Immunity tahun 2014 yang melibatkan data dari Penelitian Nurses’ Health menemukan bahwa depresi terkait dengan makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, biji-bijian olahan, dan juga daging merah.

Hal ini dikatakan oleh Chocano-Bedoya, seorang ahli epidemiologi senior di Universitas Zurich.

Banyak orang yang mengetahui jika cokelat bisa membantu mengusir bad mood dan membuat hati menjadi senang.

Namun, tidak hanya cokelat yang bisa membuat mood kita kembali ceria, Moms. Apa saja makanan mood booster lainnya?

Baca Juga: 12+ Aktivitas Mood Booster yang Mudah dan Ampuh, Catat!

Makanan Mood Booster yang Bisa Memperbaiki Suasana Hati

Apakah makanan dapat mempengaruhi suasana hati? Melansir dari Aetna, makanan kaya nutrisi akan mendorong pertumbuhan bakteri baik.

Bakteri baik mempengaruhi produksi enzim atau zat kimia yang akan disalurkan dari usus ke otak. Contohnya adalah dopamin dan serotonin.

Ketika mengonsumsi makanan bernutrisi, produksi dopamin dan serotonin dapat lebih optimal. Alhasil, otak akan menerima asupan senyawa yang baik dan menghasilkan pesan-pesan positif.

Oleh sebab itu, konsumsi makanan dapat mempengaruhi kondisi mood.

Bahkan, beberapa makanan mood booster berikut juga bisa membuat kita jadi lebih bahagia!

Berikut ini dafar makanan mood booster.

1. Gandum

Sereal Gandum
Foto: Sereal Gandum (Pexels.com)

Gandum menghilangkan suasana hati yang buruk karena perlahan-lahan melepaskan energi ke aliran darah yang berarti menjaga gula darah dan suasana hati tetap stabil.

Menurut Healhtline, gandum mengandung serat yang dapat menstabilkan gula darah dan meningkatkan suasana hati.

Gandum juga mengandung zat besi yang baik bagi penderita anemia.

Setengah cangkir bubur gandum adalah awal yang bagus untuk memulai hari. Campur dengan sesendok madu dan kacang-kacangan atau yoghurt sebagai penambah protein.

Ini bisa menjadi makanan mood booster, lho.

2. Sereal

Sereal dan Susu
Foto: Sereal dan Susu (Pexels.com)

Sereal dan snack bar adalah pilihan sarapan paling sederhana dan cepat. Ternyata, bisa juga menjadi makanan mood booster.

Kalsium yang terkandung dalam sereal terbukti membantu mengurangi stres dan kegelisahan.

Kandungan vitamin B pun yang bagus untuk kesehatan mental, nikmati dengan susu segar yang mengandung vitamin D yang baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Namun, sebelum membelinya, pastikan kandungan gulanya tidak terlalu tinggi ya, Moms.

3. Daging Ayam dan Kalkun

Ayam Bakar
Foto: Ayam Bakar (Pexels.com)

Daging ayam dan kalkun membantu meningkatkan asupan asam amino triptofan—asam yang digunakan tubuh untuk menghasilkan serotonin.

Menurut Cleveland Clinic, serotonin merupakan unsur penting dalam pembangkit suasana hati. Selain itu juga membantu menghasilkan hormon melatonin (pembantu tidur).

Unggas tanpa lemak juga mengandung tirosin, yang fungsinya menghasilkan adrenalin dan membantu mengurangi gejala depresi dan menjauhkan hati dari rasa sedih.

Coba icip, yuk, supaya bisa jadi makanan mood booster.

Baca Juga : 5 Resep Ayam Fillet, Cocok untuk Menu Keluarga, Coba Buat Ayam Fillet Teriyaki, Moms!

4. Sayuran Hijau

Sayuran Segar
Foto: Sayuran Segar (Pexels.com)

Mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam atau brokoli dapat membantu menjaga kadar serotonin. Artinya, bisa jadi makanan mood booster.

Pasalnya, kekurangan vitamin B tertentu telah dikaitkan dengan depresi, karena produksi serotonin sebenarnya dapat dihambat oleh kadar vitamin B yang rendah.

Folat, vitamin B3, B6 dan B12 adalah yang terpenting dan harus diperhatikan. Secangkir bayam saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh untuk meningkatkan suasana hati.

Hal yang harus diperhatikan adalah jumlah makanan olahan yang dikonsumsi karena bisa memperbesar lingkar pinggang, membuat kita merasa lamban, dan berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan insulin serta peradangan jika dikonsumsi berlebihan.

5. Ikan Berlemak

Daging Ikan Salmon
Foto: Daging Ikan Salmon (Pexels.com)

Ikan berlemak seperti salmon atau tuna mengandung omega-3 DHA dan EPA yang dapat membantu mengurangi depresi.

Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak ikan omega-3 dapat menurunkan tingkat depresi.

Sebagian ahli berpendapat bahwa orang dewasa perlu mendapat asupan omega-3 DHA dan EPA dari minyak ikan sebanyak 250-500 mg per hari.

Setiap 100 gram ikan salmon mengandung 2.260 mg DHA dan EPA.

Dengan demikian, mengonsumsi salmon dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi depresi.

6. Cokelat Hitam

Cokelat Hitam
Foto: Cokelat Hitam (Pexels.com)

Cokelat sejak lama diyakini dapat menjadi makanan mood booster.

Cokelat hitam mengandung gula yang merupakan sumber bahan bakar yang cepat untuk otak.

Selain itu, cokelat juga mengandung berbagai senyawa dan rasa yang lezat dan dapat mempengaruhi mood.

Setiap kali mengonsumsi cokelat, Moms tentu dapat merasakan kepuasan tersendiri yang mempengaruhi suasana hati.

Selain itu, cokelat juga memiliki tingkat hedonik yang tinggi. Artinya, tekstur, rasa, dan bau cokelat juga bisa meningkatkan suasana hati.

Baca Juga: Ternyata, Ini 17 Manfaat Yogurt untuk Ibu Hamil

7. Makanan Fermentasi

Kimchi
Foto: Kimchi (Pexels.com)

Beberapa jenis makanan fermentasi seperti kimchi, yogurt, kombucha, dan asinan juga dapat memperbaiki mood.

Proses fermentasi memungkinkan bakteri tetap hidup dalam makanan dan mengubah gula menjadi alkohol dan asam.

Dalam hal ini, makanan fermentasi menghasilkan probiotik yang terdiri atas mikroorganisme hidup atau bakteri baik.

Bakteri baik di usus pada akhirnya dapat memicu produksi hormon serotonin yang mempengaruhi suasana hati.

8. Pisang

Buah Pisang
Foto: Buah Pisang (Pexels.com)

Pisang kaya akan gula dan serat yang dapat dilepaskan ke dalam aliran darah.

Hal ini memungkinkan kadar gula darah tetap stabil dan dapat mengontrol suasana hati dengan lebih baik.

Kadar gula darah yang terlalu rendah bisa membuat Moms lebih mudah marah karena perubahan mood yang cepat.

Selain itu, pisang juga salah satu buah yang mengandung probiotik yang baik untuk organ pencernaan.

9. Kacang dan Biji-Bijian

Kacang Tanah
Foto: Kacang Tanah (Pexels.com)

Kacang dan biji-bijian mengandung protein nabati, lemak sehat, dan serat yang cukup tinggi.

Kacang dan biji-bijian juga mengandung asam amino yang berperan memproduksi serotonin yang berfungsi mengatur suasana hati.

Selain itu, dilansir dari Healthline, sebuah studi yang dilakukan terhadap 15,980 orang menunjukkan bahwa asupan kacang yang cukup dapat menurunkan risiko depresi hingga 23%.

Beberapa jenis kacang yang bisa Moms konsumsi seperti almon, kacang mete, kacang tanah, kenari, wijen, dan biji bunga matahari.

Baca Juga: Mengenal 13 Jenis Kacang-Kacangan, Makanan Sehat untuk Kehamilan

10. Makanan Pedas

Makanan Pedas
Foto: Makanan Pedas (Freepik.com)

Makanan pedas seperti ayam geprek, seblak, mie nyemek, dan aneka sambal ternyata juga dapat meningkatkan suasana hati, lho, Moms.

Sebuah studi yang dimuat oleh Liberty University menunjukkan bahwa cabai dapat meningkatkan produksi endorfin.

Zat endorfin berfungsi sebagai obat penghilang rasa sakit alami pada tubuh.

Selain itu, cabai juga meningkatkan produksi serotonin yang berpengaruh langsung pada suasana hati.

Tak hanya itu, vitamin A dalam makanan pedas juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.

Itulah penjelasan beberapa makanan mood booster yang dapat membantu meningkatkan suasana hati. Adakah makanan favorit Moms?

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb