09 Februari 2022

Jenis Minuman Pembakar Lemak, Mampu Turunkan Berat Badan!

Wajib dicoba, ya, Moms!

Kebanyakan orang tahu, menurunkan berat badan dapat dilakukan dengan menghentikan konsumsi minuman atau makanan manis. Selain itu, ada juga minuman pembakar lemak yang bisa dipertimbangkan.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, minuman manis lainnya, seperti jus buah dan minuman olahraga, dapat menyumbang ratusan kalori yang tidak diperlukan.

Nah, inilah yang bisa menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan.

Selain itu minuman manis bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit.

Sebut saja seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit hati non-alkohol, kerusakan gigi, dan gigi berlubang.

Dengan kata lain, mengganti minuman manis ini dengan minuman pembakar lemak bisa jadi pilihan yang tepat.

Lantas, apa saja yang masuk dalam minuman pembakar lemak?

Berikut ini beberapa jenisnya!

Baca Juga: 5 Minuman untuk Dehidrasi, Bantu Gantikan Cairan Tubuh dengan Cepat

Minuman Pembakar Lemak yang Bisa Dicoba

Berikut ini beberapa minuman pembakar lemak yang wajib dicoba, yaitu:

1. Teh Hijau

teh hijau.jpg
Foto: teh hijau.jpg (https://msn.com/)

Foto: Orami Photo Stock

Teh hijau memiliki banyak sekali manfaat dan sangat wajar jika ia disebut sebagai minuman pembakar lemak.

Teh hijau kaya antioksidan dan memiliki nutrisi kuat lainnya.

Ia juga menjadi minuman paling efektif untuk menurunkan berat badan.

Minum teh hijau terbukti menurunkan berat badan dan lemak tubuh dalam beberapa penelitian.

Manfaat ini terkait dengan kandungan katekin dalam jumlah tinggi, yakni antioksidan yang meningkatkan pembakaran lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Matcha adalah jenis teh hijau yang mengandung jumlah katekin yang lebih tinggi daripada teh hijau.

Ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan.

Satu studi dari International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism, menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 3 gram matcha per hari mengalami pembakaran lemak yang lebih besar saat berolahraga dibandingkan dengan wanita yang tidak minum matcha.

Teh hijau juga mengandung kafein, yang membantu penurunan berat badan dengan meningkatkan energi dan meningkatkan kinerja saat berolahraga.

2. Kopi

minuman pembakar lemak
Foto: minuman pembakar lemak

Foto: Orami Photo Stock

Kopi digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia untuk meningkatkan tingkat energi dan memperbaiki suasana hati.

Hal ini karena kopi mengandung kafein, zat yang bertindak sebagai stimulan dalam tubuh dan bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Kopi dapat mengurangi asupan energi dan meningkatkan metabolisme, yang membantu menurunkan berat badan.

Alhasil, ia cocok disebut sebagai minuman pembakar lemak.

Satu studi yang dipublikasikan di Journal of Obesity, menguji 33 orang dewasa yang kelebihan berat badan.

Studi ini menemukan, mereka yang minum kopi yang mengandung 6 mg kafein per kilogram berat badan mengonsumsi kalori keseluruhan secara signifikan lebih sedikit daripada mereka yang minum lebih sedikit kafein atau tanpa kafein sama sekali.

Asupan kafein juga terbukti meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Minuman Collagen untuk Kulit yang Lebih Sehat

3. Air Putih

minuman pembakar lemak
Foto: minuman pembakar lemak (jakpost.net)

Foto: Orami Photo Stock

Meningkatkan asupan air putih adalah salah satu cara sederhana meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Minum lebih banyak air juga dapat bermanfaat bagi lingkar pinggang dengan membuat Moms mserasa kenyang di antara waktu makan dan meningkatkan jumlah kalori yang Moms bakar.

Ini yang menjadikan air putih cocok disebut sebagai minuman pembakar lemak.

Sebuah penelitian dari Journal of Obesity melakukan studi pada 48 orang dewasa yang kelebihan berat badan.

Hasilnya, mereka yang minum 500 ml air sebelum makan sambil mengikuti diet rendah kalori kehilangan 44 persen lebih banyak berat badan selama 12 minggu.

Hal ini dibandingkan mereka yang tidak minum air sebelum makan.

Minum air dingin juga meningkatkan pengeluaran energi saat istirahat, yaitu jumlah kalori yang dibakar saat beristirahat.

4. Minuman Cuka Sari Apel

minuman pembakar lemak
Foto: minuman pembakar lemak

Foto: Orami Photo Stock

Cuka sari apel mengandung asam asetat.

Ini adalah senyawa untuk merangsang penurunan berat badan dengan menurunkan kadar insulin, meningkatkan metabolisme, menekan nafsu makan dan membakar lemak.

Oleh karena itu, ia bisa jadi minuman pembakar lemak.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa asam asetat dapat mencegah penambahan berat badan dan mengurangi akumulasi lemak di perut dan hati.

Meskipun penelitian terbatas, ada beberapa bukti bahwa cuka efektif dalam mendorong penurunan berat badan pada manusia.

Sebuah penelitian dari Journal of Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry pada 144 orang dewasa yang obesitas.

Ini menunjukkan, mengonsumsi minuman harian yang mengandung 2 sendok makan (30 ml) cuka per hari menghasilkan pengurangan berat badan, lingkar pinggang, dan lemak perut yang signifikan dibandingkan dengan kelompok lain.

Cuka sari apel juga memperlambat pengosongan perut, yang membuat kenyang lebih lama dan mengurangi makan berlebihan.

Namun, perlu dicatat, minum minuman asam seperti cuka sari apel dapat mengikis gigi.

Oleh karena itu, harus dikonsumsi sewajarnya dan selalu diikuti dengan berkumur dengan air.

Baca Juga: Cari Tahu Apa Saja Minuman Pembersih Paru-Paru, Cegah Gangguan Pernapasan

5. Minuman Tinggi Protein

minuman pembakar lemak
Foto: minuman pembakar lemak (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Minuman tinggi protein juga bisa jadi minuman pembakar lemak karena mencegah rasa lapar, mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang.

Semuanya adalah hal yang penting ketika mencoba menurunkan berat badan berlebih.

Ada banyak sekali bubuk protein yang tersedia bagi konsumen yang membuat persiapan camilan atau makanan cepat dan sehat menjadi mudah.

Protein meningkatkan kadar hormon pengurang rasa lapar seperti GLP-1 sambil menurunkan ghrelin, hormon yang mendorong nafsu makan.

Bubuk protein whey, kacang polong dan rami hanya beberapa varietas yang menambahkan dorongan protein yang memuaskan untuk shake dan smoothie untuk membantu menurunkan berat badan.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 10 Dampak Negatif Minuman Keras untuk Tubuh

6. Jus Sayuran

minuman pembakar lemak
Foto: minuman pembakar lemak (shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun jus buah telah dikaitkan dengan penambahan berat badan, minum jus sayuran mungkin memiliki efek sebaliknya.

Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang minum 16 ons jus sayuran rendah sodium saat mengikuti diet rendah kalori kehilangan berat badan secara signifikan lebih banyak daripada mereka yang tidak.

Kelompok jus sayuran secara signifikan meningkatkan konsumsi sayuran mereka dan mampu mengurangi asupan karbohidrat, menjadi dua faktor yang penting untuk menurunkan berat badan.

Makan sayuran utuh adalah pilihan terbaik untuk kesehatan karena jumlah serat masih terjaga.

Namun, mengonsumsi jus sayuran rendah kalori meningkatkan asupan sayuran dan membantu menurunkan berat badan.

Itulah beberapa minuman pembakar lemak yang bisa Moms coba, mana nih yang jadi favorit Moms?

  • https://www.cdc.gov/nutrition/data-statistics/sugar-sweetened-beverages-intake.html
  • https://www.healthline.com/nutrition/weight-loss-drinks
  • https://www.prevention.com/weight-loss/g30519562/weight-loss-drinks/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.