Obat-obatan

10 November 2021

Morning After Pill, Solusi Kontrasepsi Usai Berhubungan Seks Tanpa Pengaman

Semakin cepat diminum semakin baik untuk mencegah kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Karinta
Disunting oleh Karla Farhana

Bagi Moms yang sedang menunda atau tidak lagi ingin punya anak, ada banyak pilihan alat kontrasepsi. Namun, apakah Moms tahu soal morning after pill?

Morning after pill juga dikenal sebagai kontrasepsi darurat. Kapan sebenarnya Moms perlu pakai kontrasepsi yang satu ini?

Supaya tidak salah, mari cari tahu bersama informasi lengkap seputar morning after pill Moms!

Apa Itu Morning After Pill?

Alat Kontrasepsi morning after pill

Foto: Orami Photo Stock

Morning after pill adalah jenis kontrasepsi darurat yang bisa diminum selama beberapa hari setelah Moms dan Dads melakukan hubungan seksual tanpa kondom.

Sama seperti alat kontrasepsi lainnya, keefektifan morning after pill dalam mencegah kehamilan tidak mencapai 100%.

Menurut Family Planning Victoria, peluang keefektifan alat kontrasepsi morning after pill mencapai sekitar 85% sebagai penunda kehamilan.

Persentase ini masih berada di bawah KB IUD atau KB spiral yang punya angka keefektifan untuk mencegah kehamilan mencapai 99%.

Namun, pil kontrasepsi darurat ini tidak bisa dipakai sebagai kontrasepsi biasa, seperti halnya pil KB.

Morning after pill hanya bertindak sebagai kontrasepsi cadangan, bukan sebagai alat kontrasepsi utama untuk mencegah kehamilan ya, Moms.

Baca Juga: Jatuh Saat Hamil, Kenali Penyebab dan Bahayanya untuk Kandungan

Kapan Waktu Minum Morning After Pill?

kontrasepsi morning after pill

Foto: Orami Photo Stock

Morning after pill idealnya diminum secepat mungkin setelah melakukan hubungan intim.

Moms disarankan untuk minum pil kontrasepsi darurat ini maksimal 3 hari atau 72 jam sejak berhubungan intim tanpa pengaman.

Semakin cepat pil diminum, semakin kecil risiko terjadinya kehamilan setelah Moms dan Dads berhubungan intim.

Kondisi Apa yang Perlu Minum Morning After Pill?

kontrasepsi morning after pill

Foto: Orami Photo Stock

Moms perlu minum morning after pill jika sedang berencana untuk menunda kehamilan, tetapi lupa menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seksual.

Terlebih bila Dads melakukan ejakulasi di dalam vagina, tentu peluang kehamilan lebih besar. Di saat seperti inilah Moms disarankan untuk minum pil kontrasepsi darurat.

Nah, berikut beberapa kondisi yang menyarankan Moms untuk minum morning after pill:

  • Tidak menggunakan alat kontrasepsi apa pun, misalnya KB IUD dan kondom
  • Lupa minum pil KB sesuai jadwalnya
  • Kondom sobek saat berhubungan seksual sehingga sperma berisiko masuk di dalam vagina
  • Ejakulasi terjadi di dalam vagina

Baca Juga: Metode Amenore Laktasi, Kontrasepsi Alami Lewat Menyusui Bayi

Namun, morning after pill tidak mampu menghentikan kehamilan yang sudah terjadi.

Dengan kata lain, bila Moms lupa atau terlambat minum pil kontrasepsi darurat ini setelah melakukan hubungan intim dengan ejakulasi di dalam vagina, ada kemungkinan pembuahan sudah terjadi.

Jika pembuahan benar terjadi, maka morning after pill tidak dapat menggagalkan kehamilan ini.

Fungsi utama morning after pill adalah untuk menunda atau mencegah agar kehamilan tidak terjadi.

Jadi, perlu dipahami bahwa pil kontrasepsi darurat tidak sama dengan pil penggugur kandungan (aborsi), Moms.

Bagaimana Cara Kerja Morning After Pill?

kontrasepsi morning after pill

Foto: Orami Photo Stock

Morning after pill bekerja dengan cara menghentikan atau menunda proses pelepasan sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium).

Jika ada sel telur yang ternyata lepas, pil ini bisa membantu menghentikan perjalanan sperma agar tidak bertemu sel telur.

Itu sebabnya, kerja morning after pill tidak lagi berfungsi bila Moms sudah memasuki masa ovulasi.

Sebab bila Moms mengalami ovulasi dan melakukan hubungan intim dengan ejakulasi di dalam, kemungkinan besar sperma bertemu dengan sel telur. Alhasil, kehamilan bisa terjadi.

Pada intinya, jika sudah terjadi pembuahan antara sperma dan sel telur, tetapi Moms baru minum pil kontrasepsi darurat, bisa saja sudah terlambat.

Pil kontrasepsi darurat tidak lagi bisa bekerja seefektif bila pembuahan belum terjadi.

Atas dasar inilah, Moms disarankan untuk minum morning after pill segera setelah melakukan hubungan intim tanpa pengaman.

Perlu dipahami juga Moms, morning after pill hanya berperan sebagai kontrasepsi darurat.

Pil ini tidak berfungsi untuk mencegah penyakit menular seksual.

Baca Juga: Mengenal Tubektomi, Kontrasepsi Permanen untuk Wanita

Apa Saja Jenis Morning After Pill?

kontrasepsi morning after pill

Foto: Orami Photo Stock

Morning after pill terbagi jadi beberapa jenis, Moms, berikut penjelasannya:

1. Pil dengan Levonorgestrel

Pil dengan levonorgestrel memiliki kandungan progestin sintetis yang mirip dengan hormon progesteron.

Hormon progesteron ini berfungsi mengatur siklus menstruasi Moms setiap bulannya.

Kandungan progestin atau progesteron sintetis ini juga terdapat dalam pil KB mini.

Agar kerjanya optimal, pil ini sebaiknya Moms minum dalam waktu 72 jam atau 3 hari setelah berhubungan seksual tanpa pengaman.

Semakin cepat diminum, tentu semakin cepat pula kerja morning after pill ini.

Nah, pil kontrasepsi darurat jenis ini bisa Moms dapatkan dengan bebas di apotek tanpa perlu resep dokter.

Baca Juga: Tekanan Darah Normal Ibu Hamil, Ini Penjelasan dan Cara Menjaganya

2. Ulipristal Asetat

Aturan minum ulipristal asetat adalah 120 jam atau 5 hari setelah Moms dan Dads melakukan hubungan seks tanpa pengaman.

Pil kontrasepsi darurat jenis ini juga bisa Moms beli secara bebas di apotek. Namun, sebaiknya tetap konsultasikan lebih dahulu dengan dokter sebelum minum morning after pill, ya.

Moms, sebaiknya beri tahu dokter atau apoteker jika memiliki asma, penyakit hati yang parah, sedang menyusui, atau jika sedang minum obat lain.

Sebab berbagai hal tersebut dapat membuat kerja pil ulipristal asetat menjadi kurang efektif.

Baca Juga: 14 Penyebab Gairah Seksual Pria Meningkat, Bisa Karena Makanan!

Adakah Efek Samping dari Morning After Pill?

sakit-perut-setelah-makan-pisang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tak perlu khawatir Moms saat menggunakan pil kontrasepsi darurat. Pil ini kemungkinan tidak menyebabkan efek samping jangka panjang.

Jika di kemudian hari Moms dan Dads menginginkan kehamilan, morning after pill tidak menghalangi Moms untuk bisa hamil.

Namun, dalam jangka pendek, morning after pill dapat memperlambat maupun mempercepat menstruasi Mom.

Kemungkinan efek samping lain yang jarang terjadi setelah minum morning after pill yakni:

  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Mual

Moms, jika menstruasi terlambat lebih dari 7 hari atau lebih ringan dari biasanya, sebaiknya lakukan tes kehamilan sesegera mungkin.

  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/morning-after-pill/about/pac-20394730
  • https://www.healthdirect.gov.au/morning-after-pill
  • https://www.plannedparenthood.org/learn/morning-after-pill-emergency-contraception/which-kind-emergency-contraception-should-i-use
  • https://www.bpas.org/more-services-information/contraception/emergency-contraception/
  • https://www.fpv.org.au/for-you/contraception/emergency-contraception/morning-after-pill-emergency-contraception
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait