21 April 2022

Osteokom untuk Nyeri Sendi, Amankah untuk Bumil dan Busui?

Baca aturan tepat penggunaannya, ya!

Osteokom adalah suplemen kesehatan yang digunakan untuk mengatasi nyeri akibat peradangan pada sendi.

Suplemen ini bekerja dengan membantu merangsang pembentukan tulang rawan sendi dan produksi cairan di dalamnya.

Osteokom juga bekerja dengan menghambat enzim proteolitik yang dapat merusak tulang rawan sendi.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan terkait dengan osteokom di bawah ini sebelum mengonsumsinya!

Baca Juga: Mengenal Obat Thyrozol untuk Atasi Hipertiroid, Cek Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya di Sini

Pengertian Osteokom

Daftar-Makanan-Penyebab-Nyeri-Sendi.jpg
Foto: Daftar-Makanan-Penyebab-Nyeri-Sendi.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Sama halnya dengan ulasan sebelumnya, osteokom digunakan mengatasi nyeri akibat peradangan pada sendi.

Suplemen ini mampu meringankan gejala akibat osteoarthritis, rematik, dan masalah lain pada sendi.

Caranya dengan memproduksi cairan sendi dan menghambat pembentukan enzim yang berpotensi merusak tulang rawan sendi.

Di dalam osteokom mengandung glucosamine, chondroitin sulfate, methylsulfonylmethane, vitamin, dan sejumlah mineral penting bagi tubuh.

Berikut ini penjelasan masing-masing mengenai kandungan dalam osteokom:

1. Glucosamine

Glucosamine adalah kandungan yang digunakan untuk meringankan gejala gangguan pada persendian, termasuk osteoarthritis dan rematik.

Kandungan ini adalah senyawa monosakarida yang berasal dari cangkang kerang, tulang hewan, jamur, dan sumsum tulang.

Selain itu, glucosamine juga bisa juga didapatkan dari fermentasi biji-bijian, seperti jagung atau gandum.

Cara kerjanya dengan merangsang produksi proteoglikan dan meningkatkan serapan sulfat oleh tulang rawan pada sendi.

2. Chondroitin Sulfate

Chondroitin sulfate adalah senyawa sulfat glikosaminoglikan (GAG) yang terdiri dari rantai bolak gula, yaitu asam glukonat dan N-acetylgalactosamine.

Senyawa ini menjadi salah satu komponen dalam menunjang struktur tulang rawan, yang memengaruhi ketahanan tulang terhadap tekanan.

Chondroitin sulfate yang umum digunakan sebagai suplemen makanan ini juga mengatasi berbagai gejala penyakit osteoarthritis.

Di dalam suplemen makanan, senyawa ini biasanya disatukan bersamaan dengan dengan kandungan glucosamine.

Baca Juga: 9+ Rekomendasi Vitamin untuk Puasa bagi Ibu Hamil dan Menyusui

3. Methylsulfonylmethane (MSM)

Selanjutnya, ada methylsulfonylmethane.

Senyawa organosulfur ini secara alami terkandung pada beberapa tanaman primitif.

Selain itu, methylsulfonylmethane ditemukan khusus pada sel melanoma manusia.

Senyawa ini sering digunakan atau dicampurkan dalam suplemen makanan atau diet pengganti makanan.

Osteokom adalah golongan obat bebas yang diklasifikasikan sebagai suplemen dan mineral.

Di dalamnya terkandung beberapa zat berikut ini:

  • Glucosamine sebanyak 500 miligram
  • Chondroitin sebanyak 400 miligram
  • Methylsulfonylmethane sebanyak 200 miligram
  • Vitamin C sebanyak 50 miligram
  • Selenium sebanyak 12 mikrogram
  • Zinc sebanyak 5 miligram
  • Mangan sebanyak 50 mikrogram
  • Magnesium gliserofostat sebanyak 10 miligram.

Obat dijual bentuk kaplet salut selaput.

Dalam satu strip suplemen berisi 6 kaplet yang diminum setelah makan.

Suplemen ini dibanderol dengan harga Rp36.000 - Rp85.000 per strip.

Baca Juga: Mengenal Micardis (Obat Darah Tinggi): Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Pemakaian pada Ibu Hamil dan Menyusui

Hingga kini belum diketahui izin penggunaan osteokom pada ibu hamil dan menyusui.

Sebaiknya penggunaan dihindari, karena dikhawatirkan dapat memicu hal-hal yang membahayakan.

Terkait dengan pemilihan obat pada ibu hamil, manfaat yang diperoleh dinilai harus lebih besar ketimbang risiko yang bisa saja dialami.

Oleh karena itu, penggunaan obat harus sesuai dengan anjuran dan resep dari dokter.

Baca juga: Neozep Forte untuk Obat Flu, Ini Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Cara Tepat Menyimpan Obat

Agar efektif digunakan dan tidak mengubah kandungan dalam obat, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Obat harus disimpan pada suhu ruangan.
  • Obat harus disimpan dalam wadah kering.
  • Obat harus dihindari dari tempat penyimpanan yang lembap.
  • Obat harus dijauhi dari paparan sinar matahari langsung.
  • Obat harus dijauhi dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Selain beberapa hal tersebut, kita perlu memperhatikan tanggal kedaluwarsa obat.

Jika kondisi tubuh tidak semakin membaik atau mengalami efek samping setelah mengonsumsi obat, hentikan pemakaian dan periksakan diri ke dokter.

Efek Samping Penggunaan Osteokom

mual saat haid
Foto: mual saat haid (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Sama halnya dengan jenis obat lainnya, osteokom bisa saja menimbulkan efek samping pada pengguna.

Meski hal tersebut jarang terjadi, Moms perlu mencurigai jika efek samping muncul.

Segera hentikan penggunaan jika terjadi beberapa hal berikut ini:

  • Mual
  • Maag
  • Diare
  • Sembelit

Efek samping lain mungkin termasuk:

Baca Juga: 8 Makanan Penyebab Nyeri Sendi, Catat!

Produk glukosamin berasal dari cangkang kerang.

Ada kekhawatiran khusus bahwa penggunaan dapat memicu reaksi alergi pada penderita alergi seafood.

Kandungan glukosamin dalam suplemen juga dapat memperburuk gejala asma yang dialami.

Selain itu, kandungan tersebut dapat meningkatkan tekanan pada bola mata.

Jika tengah menderita glaukoma, bicarakan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini.

Penderita penyakit hati kronis juga tidak disarankan untuk mengonsumsi, karena dikhawatirkan kondisi akan memburuk setelah penggunaan.

Efek samping berat cenderung sangat jarang terjadi, tetapi harus diwaspadai akan kemungkinannya.

Penggunaan osteokom dalam dosis yang tinggi atau di luar dosis yang dianjurkan dapat memicu kerusakan pada sel-sel pankreas.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes melitus pada penggunanya.

  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/osteokom%20cream
  • https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/msm-methylsulfonylmethane-uses-and-risks
  • https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-glucosamine/art-20362874
  • https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-744/chondroitin-sulfate

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.