Kesehatan

KESEHATAN
2 Agustus 2020

6 Penyebab Mudah Mengantuk, Bisa Jadi Kondisi Kronis!

Bisa jadi Moms mengalami kondisi kesehatan tertentu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Memiliki tidur yang cukup penting agar badan kembali segar sebelum memulai aktivitas di hari esok. Tetapi, Moms mungkin pernah merasakan rasa mengantuk yang terus-menerus. Bahkan sudah tidur dengan cukup.

Ada beberapa penyebab seseorang mudah mengantuk, bisa dipengaruhi gaya hidup, atau masalah kesehatan. Kondisi ini bisa jadi cukup mengganggu aktivitas sehari-hari ya, Moms.

Baca lebih lanjut untuk mengetahui apa penyebab seseorang jadi mudah mengantuk berikut ini.

Baca Juga: 2 Kebiasaan Tidur Ini Ternyata Mempengaruhi Kesuburan!

Penyebab Mudah Mengantuk

Dalam Journal of Clinical Psychiatry, disebutkan bahwa kantuk berlebihan dikaitkan dengan ragam gangguan medis, neurologis, dan kejiwaan.

Ini adalah kondisi serius, berpotensi mengancam jiwa, tetapi dapat diobati. Karena itu, penting untuk memulai perawatan dan pengobatan yang tepat sedini mungkin.

Kantuk yang berlebihan sering tidak dianggap parah dalam pengaturan perawatan primer.

Padahal, keadaan ini memiliki prevalensi tinggi dan efek buruk pada keselamatan individu dan publik.

Pasien dengan penyakit neurologis dan kejiwaan seringkali memiliki kondisi mengantuk berlebihan secara akut dan kronis.

Berikut ini beberapa penyebab seseorang mudah mengantuk yang bisa terjadi.

1. Kebiasaan Tidur yang Buruk

penyebab mudah mengantuk-1

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab paling umum dari rasa kantuk yang terus menerus di siang hari adalah Moms tidak mendapatkan tidur yang cukup di malam hari. Kurangnya tidur ini bisa disebabkan oleh beberapa hal:

  • Tidak tahu persis berapa banyak tidur yang dibutuhkan.
  • Tidak tidur cukup karena pekerjaan.
  • Tidur di lingkungan tidur yang buruk dan tidak kondusif untuk tidur nyenyak, seperti membiarkan televisi menyala di malam hari.
  • Kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kualitas tidur, seperti menghindari kafein dan alkohol di malam hari.

Semua hal ini dapat membuat Moms mengantuk di hari berikutnya, tanpa adanya gangguan tidur spesifik sebagai faktor penyebabnya.

Baca Juga: Perbedaan Gangguan Tidur dan Kebiasaan Tidur yang Buruk, Tidak Sama Lho!

2. Sleep Apnea

penyebab mudah mengantuk-2

Foto: Orami Photo Stock

Sleep apnea adalah kondisi di mana Moms berulang kali, sebagian, berhenti bernapas saat tidur. Ini dapat terjadi puluhan kali dalam satu jam atau bahkan ratusan kali dalam tidur satu malam.

Kondisi sleep apnea ini menyebabkan jeda, dan diikuti oleh dengkuran yang keras dan terbangun sesaat ketika seseorang hendak menarik napas. Kualitas tidur pun terganggu, dan menyebabkan seseorang mudah mengantuk.

Mengutip Sleep Foundation, orang-orang dengan sleep apnea, gangguan tidur, dan kekurangan oksigen dapat menyebabkan kondisi kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung, dan masalah memori. Sleep apnea juga tingkatkan risiko tertidur saat mengemudi.

Baca Juga: Mengenal Sleep Apnea yang Bisa Sebabkan Kematian

3. Sindrom Kelelahan Kronis

penyebab mudah mengantuk-3

Foto: Orami Photo Stock

Sindrom kelelahan kronis adalah suatu kondisi yang mungkin membuat seseorang merasa lelah, letih, atau mengantuk. Hal ini ditandai dengan kelelahan yang memburuk yang terjadi setelah beraktivitas.

Dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, kondisi ini ditandai dengan kelelahan yang berlangsung selama 6 bulan yang mengurangi produktivitas masalah memori dan konsentrasi, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Meskipun penyebab sindrom kelelahan kronis tidak sepenuhnya dipahami, tetapi kondisi ini dapat menyebabkan gangguan yang signifikan pada kehidupan orang dengan gangguan ini.

Baca Juga: Mencegah Kelelahan Akut Selama Hamil

4. Gangguan Ritme Sirkadian

penyebab mudah mengantuk-4

Foto: Orami Photo Stock

Gangguan irama sirkadian dapat membuat Moms merasa terlalu mengantuk. Ritme sirkadian adalah jam alami tubuh. Jika pengaturan waktu ini tidak selaras, Moms bisa mengantuk pada waktu yang tidak tepat.

Dalam Cleveland Clinic, disebutkan bahwa salah satu bentuk gangguan ritme sirkadian yang umum adalah jet lag, yang terjadi karena konflik jam biologis pola tidur dan bangun karena perbedaan zona waktu baru.

Untungnya, ada perawatan yang efektif untuk mengatasi hal ini, seperti terapi cahaya dan penggunaan melatonin, agar seseorang dengan kondisi ini bisa kembali mendapatkan tidur yang berkualitas.

Baca Juga: 5 Trik Mudah Atur Pola Tidur Bayi Baru Lahir Tanpa Perlu Begadang

5. Efek Pengobatan

Efek Samping Obat - Penyebab Mudah Mengantuk

Foto: Orami Photo Stocks

Dikutip dari American Family Physician, kantuk adalah efek samping yang paling sering dilaporkan oleh petugas farmasi yang memberikan obat yang bekerja pada sistem saraf pusat kepada pasiennya.

Pengaturan waktu tidur dan bangun adalah proses kompleks yang melibatkan banyak faktor dan sistem.

Sebagian besar obat sedatif atau hipnotis mempengaruhi satu atau lebih neurotransmiter sentral yang mengatur waktu tidur.

Obat tersebut termasuk dopamin, epinefrin, norepinefrin, asetilkolin, serotonin, histamin, glutamat, asam am-aminobutirat, dan adenosin.

Baca Juga: 3 Metode Melatih Waktu Tidur Sejak Bayi ala Bule, Yuk Coba!

6. Kondisi Medis Lainnya

Kondisi Medis - Penyebab Mudah Mengantuk

Foto: Orami Photo Stocks

Banyak kondisi medis dapat menyebabkan kantuk berlebihan.

Keadaan tersebut termasuk trauma kepala, stroke, tumor, kondisi peradangan, ensefalitis, dan penyakit genetik dan neurodegeneratif.

Kondisi kejiwaan, terutama depresi, juga dapat menyebabkan kantuk yang berlebihan di siang hari.

Gangguan gerakan tungkai periodik, dan sindrom kaki gelisah juga dapat berkontribusi pada tingkat signifikan penyebab mudah mengantuk berlebihan pada beberapa orang.

Baca Juga: Mengenal Glioblastoma, Jenis Tumor Otak Ganas yang Diderita Agung Hercules

Itulah berbagai penyebab mudah mengantuk yang mungkin Moms alami. Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter apabila Moms mulai merasa ini semua sangat mengganggu.

Artikel Terkait