Kesehatan

KESEHATAN
10 Februari 2021

16 Penyebab Mudah Mengantuk, Bisa Jadi Kondisi Kronis!

Bisa jadi Moms mengalami kondisi kesehatan tertentu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Daftar isi artikel

Memiliki tidur yang cukup penting agar badan kembali segar sebelum memulai aktivitas di hari esok. Tetapi, Moms mungkin pernah merasakan rasa mengantuk yang terus-menerus. Bahkan sudah tidur dengan cukup.

Ada beberapa penyebab mudah mengantuk, bisa dipengaruhi gaya hidup, atau masalah kesehatan.

Kondisi ini bisa jadi cukup mengganggu aktivitas sehari-hari ya, Moms.

Baca lebih lanjut untuk mengetahui apa penyebab mudah mengantuk berikut ini.

Baca Juga: 2 Kebiasaan Tidur Ini Ternyata Mempengaruhi Kesuburan!

Penyebab Mudah Mengantuk

Dalam Journal of Clinical Psychiatry, disebutkan penyebab mudah mengantuk berlebihan dikaitkan dengan ragam gangguan medis, neurologis, dan kejiwaan.

Ini adalah kondisi serius, berpotensi mengancam jiwa, tetapi dapat diobati. Karena itu, penting untuk memulai perawatan dan pengobatan yang tepat sedini mungkin.

Penyebab mudah mengantuk sering tidak dianggap parah dalam pengaturan perawatan primer.

Padahal, keadaan ini memiliki prevalensi tinggi dan efek buruk pada keselamatan individu dan publik.

Pasien dengan penyakit neurologis dan kejiwaan seringkali memiliki kondisi mengantuk berlebihan secara akut dan kronis.

Berikut ini beberapa penyebab mudah mengantuk yang bisa terjadi.

1. Kebiasaan Tidur yang Buruk

penyebab mudah mengantuk-1

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab mudah mengantuk yang paling umum secara terus menerus di siang hari adalah Moms tidak mendapatkan tidur yang cukup di malam hari. Kurangnya tidur ini bisa disebabkan oleh beberapa hal:

  • Tidak tahu persis berapa banyak tidur yang dibutuhkan.
  • Tidak tidur cukup karena pekerjaan.
  • Tidur di lingkungan tidur yang buruk dan tidak kondusif untuk tidur nyenyak, seperti membiarkan televisi menyala di malam hari.
  • Kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kualitas tidur, seperti menghindari kafein dan alkohol di malam hari.

Semua hal ini dapat membuat Moms mengantuk di hari berikutnya, tanpa adanya gangguan tidur spesifik sebagai faktor penyebabnya.

2. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah kondisi di mana Moms berulang kali, sebagian, berhenti bernapas saat tidur.

Ini dapat terjadi puluhan kali dalam satu jam atau bahkan ratusan kali dalam tidur satu malam.

Kondisi sleep apnea ini menyebabkan jeda, dan diikuti oleh dengkuran yang keras dan terbangun sesaat ketika seseorang hendak menarik napas.

Kualitas tidur pun terganggu, dan menjadi penyebab mudah mengantuk.

Mengutip Sleep Foundation, orang-orang dengan sleep apnea, gangguan tidur, dan kekurangan oksigen dapat menyebabkan kondisi kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung, dan masalah memori.

Sleep apnea juga tingkatkan risiko tertidur saat mengemudi.

Baca Juga: Mengenal Sleep Apnea yang Bisa Sebabkan Kematian

3. Sindrom Kelelahan Kronis

penyebab mudah mengantuk-3

Foto: Orami Photo Stock

Sindrom kelelahan kronis adalah suatu kondisi yang mungkin menjadi penyebab mudah mengantuk, merasa lelah, dan letih.

Hal ini ditandai dengan kelelahan yang memburuk yang terjadi setelah beraktivitas.

Dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, kondisi ini ditandai dengan kelelahan yang berlangsung selama 6 bulan yang mengurangi produktivitas masalah memori dan konsentrasi, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Meskipun salah satu penyebab mudah mengantuk tidak sepenuhnya dipahami, tetapi kondisi ini dapat menyebabkan gangguan yang signifikan pada kehidupan orang dengan gangguan ini.

4. Gangguan Ritme Sirkadian

Gangguan irama sirkadian dapat menjadi penyebab mudah mengantuk.

Ritme sirkadian adalah jam alami tubuh. Jika pengaturan waktu ini tidak selaras, Moms bisa mengantuk pada waktu yang tidak tepat.

Dalam Cleveland Clinic, disebutkan bahwa salah satu bentuk gangguan ritme sirkadian yang umum adalah jet lag, yang terjadi karena konflik jam biologis pola tidur dan bangun karena perbedaan zona waktu baru.

Untungnya, ada perawatan yang efektif untuk mengatasi penyebab mudah mengantuk, seperti terapi cahaya dan penggunaan melatonin, agar seseorang dengan kondisi ini bisa kembali mendapatkan tidur yang berkualitas.

5. Efek Pengobatan

Efek Samping Obat - Penyebab Mudah Mengantuk

Foto: Orami Photo Stocks

Dikutip dari American Family Physician, penyebab mudah mengantuk adalah efek samping yang paling sering dilaporkan oleh petugas farmasi yang memberikan obat yang bekerja pada sistem saraf pusat kepada pasiennya.

Pengaturan waktu tidur dan bangun adalah proses kompleks yang melibatkan banyak faktor dan sistem.

Sebagian besar obat sedatif atau hipnotis mempengaruhi satu atau lebih neurotransmiter sentral yang mengatur waktu tidur.

Obat tersebut termasuk dopamin, epinefrin, norepinefrin, asetilkolin, serotonin, histamin, glutamat, asam am-aminobutirat, dan adenosin.

Baca Juga: 5 Trik Mudah Atur Pola Tidur Bayi Baru Lahir Tanpa Perlu Begadang

6. Pola Makan yang Buruk

Pola makan yang buruk juga bisa menjadi penyebab mudah mengantuk.

Diet rendah kilojoule, diet rendah karbohidrat atau makanan berenergi tinggi yang miskin nutrisi tidak menyediakan bahan bakar atau nutrisi yang cukup bagi tubuh untuk berfungsi dengan baik.

Makanan cepat saji, seperti cokelat batangan atau minuman berkafein, hanya menawarkan dorongan energi sementara yang cepat hilang dan memperburuk kelelahan.

7. Kerja Shift

kerja shift bisa menyebabkan kantuk

Foto: indianexpress.com

Tubuh manusia dirancang untuk tidur di malam hari. Pola ini ditentukan oleh sebagian kecil otak yang dikenal sebagai jam sirkadian.

Seorang pekerja shift akan mengacaukan jam sirkadian mereka dengan bekerja saat tubuh mereka diprogram untuk tidur.

Ini penyebab mudah mengantuk yang sering dialami.

Baca Juga: Perbedaan Gangguan Tidur dan Kebiasaan Tidur yang Buruk, Tidak Sama Lho!

8. Praktik Tempat Kerja yang Buruk

Penyebab mudah mengantuk lainnya adalah praktit tempat kerja yang kurang mendukung.

Alasan ini dapat menambah tingkat kelelahan seseorang.

Kondisi ini mungkin termasuk jam kerja yang panjang, kerja fisik yang berat, jam kerja tidak teratur (seperti shift bergilir), lingkungan kerja yang penuh tekanan (seperti kebisingan yang berlebihan atau suhu yang ekstrem).

Bisa juga karena kebosanan, bekerja sendiri dengan sedikit atau tanpa interaksi dengan orang lain, atau konsentrasi tetap pada tugas yang berulang.

9. Insomnia

penyebab mudah mengantuk-2

Foto: Orami Photo Stock

Insomnia sudah pasti merupakan penyebab mudah mengantuk.

Kondisi ini mencakup berbagai masalah yang membuat kita sulit tidur atau tertidur selama yang kita inginkan.

Insomnia sering kali dikaitkan dengan masalah tidur lain yang dijelaskan di sini yang menyebabkan kantuk berlebihan.

10. Gagal Memprioritaskan Tidur

Memilih begadang untuk menonton serial atau bangun lebih awal untuk pergi ke gym adalah contoh bagaimana tidur dapat diturunkan dari daftar prioritas dan dikesampingkan dari jadwal yang sibuk.

Hal ini juga merupakan penyebab mudah mengantuk lainnya.

Memilih untuk tidak tidur dapat membuat kita merasakan kantuk keesokan harinya, dan masalah tersebut dapat menumpuk seiring waktu.

Ketika pilihan-pilihan ini menyebabkan kurang tidur dalam jangka waktu yang lama, ini dikenal sebagai sindroma tidur yang tidak mencukupi.

Baca Juga: 3 Metode Melatih Waktu Tidur Sejak Bayi ala Bule, Yuk Coba!

11. Nyeri

nyeri arthritis

Foto: Orami Photo Stock

Dalam jurnal Insomnia and Excessive Daytime Sleepiness, hampir semua penyakit yang menyebabkan rasa sakit, termasuk artritis, fibromyalgia, atau hernia diskus, dapat mempersulit tidur.

Hal ini menjadi penyebab mudah mengantuk di siang hari.

12. Sering Kencing di Malam Hari

Kondisi ini, yang dikenal sebagai nocturia, dapat juga menjadi penyebab mudah mengantuk.

Menurut jurnal Nocturia: Focus on Etiology and Consequences, hal ini melibatkan kebutuhan untuk bangun dari tempat tidur pada malam hari untuk buang air kecil dan diperkirakan memengaruhi satu dari tiga orang dewasa yang lebih tua dan satu dari lima orang yang lebih muda.

13. Restless Leg Syndrome (RLS)

Restless Leg Syndrome

Foto: coloradopaincare.com

Penyebab mudah mengantuk satu ini mengakibatkan sensasi yang kuat karena harus menggerakkan ekstremitas seseorang, terutama kaki, dan merupakan risiko yang diketahui dapat mengganggu total waktu tidur dan kualitas tidur.

Baca Juga: Ini Gejala Fisik Depresi yang Terlihat, Segera Konsultasi Moms!

14. Depresi, Kecemasan, dan Kelelahan

Terkadang, depresi atau kecemasan merupakan akar dari kelelahan kronis yang akhirnya menjadi penyebab mudah mengantuk.

Depresi mempengaruhi wanita dua kali lebih banyak daripada pria dan sering terjadi dalam keluarga. Ini biasanya dimulai antara usia 15 dan 30 tahun.

Wanita bisa mengalami depresi pascapartum setelah kelahiran bayi.

Beberapa orang mengalami gangguan afektif musiman di musim dingin, dengan perasaan lelah dan sedih.

Depresi berat juga merupakan salah satu bagian dari gangguan bipolar. Orang dengan kondisi depresi mungkin berada dalam suasana hati yang tertekan hampir sepanjang hari.

Moms mungkin memiliki sedikit minat pada aktivitas normal.

Bersamaan dengan perasaan lelah, Moms mungkin akan makan terlalu banyak atau terlalu sedikit, terlalu banyak atau kurang tidur, merasa putus asa dan tidak berharga, dan mengalami gejala serius lainnya.

Jika Moms mengalami depresi atau memiliki gejala kecemasan yang teratur, bicarakan dengan dokter dan dapatkan pemeriksaan fisik.

Jika tidak ada penyebab fisik untuk depresi atau kecemasan, dokter mungkin akan meresepkan obat.

Dokter Moms juga mungkin merujuk kita ke psikiater atau psikolog untuk evaluasi psikologis.

Meskipun penyebab spesifik depresi dan / atau kecemasan tidak jelas, ini adalah masalah medis yang sangat bisa diobati.

Pengobatan, psikoterapi, atau kombinasi keduanya dapat membantu meredakan gejala.

15. Fibromyalgia

penyebab mudah mengantuk-4

Foto: Orami Photo Stock

Fibromyalgia adalah salah satu penyebab kelelahan kronis dan nyeri muskuloskeletal yang lebih umum, terutama pada wanita.

Fibromyalgia dan sindrom kelelahan kronis dianggap sebagai kelainan yang terpisah namun terkait.

Mereka memiliki gejala yang sama, yaitu kelelahan parah yang sangat mengganggu kehidupan manusia.

Dengan fibromyalgia, Moms mungkin merasa bahwa tidak peduli berapa lama Moms tidur, tidak akan pernah cukup. Makanya, ini merupakan penyebab mudah mengantuk.

Moms mungkin merasa seolah-olah selalu lelah di siang hari. Tidur kita mungkin terganggu karena sering terbangun.

Namun, Moms mungkin tidak ingat adanya gangguan tidur keesokan harinya.

Beberapa orang dengan fibromyalgia hidup dalam “kabut fibro” yang konstan atau perasaan mental yang kabur yang membuatnya sulit untuk berkonsentrasi.

Kelelahan siang hari yang konstan dengan fibromyalgia sering menyebabkan berkurangnya olahraga. Hal ini menyebabkan penurunan kebugaran jasmani.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan masalah yang berhubungan dengan suasana hati. Cara terbaik untuk mengimbangi efek ini adalah mencoba berolahraga lebih banyak.

Olahraga memiliki efek menguntungkan yang luar biasa pada tidur, suasana hati, dan kelelahan.

Jika Moms mencoba berenang (atau olahraga ringan lainnya) untuk meredakan kelelahan, mulailah dengan perlahan.

Setelah terbiasa dengan aktivitas fisik tambahan, kita dapat menambah waktu di kolam renang atau gym.

Tetapkan waktu yang teratur untuk berolahraga, tetapi perhatikan melakukannya secara berlebihan untuk menghindari kelelahan tambahan.

Dengan begini penyebab mudah mengantuk Moms pun akan hilang.

Baca Juga: 6 Olahraga Ringan Agar Badan Tidak Pegal Selama #DiRumahAja

16. Kondisi Medis Lainnya

Banyak kondisi medis dapat menyebabkan kantuk berlebihan.

Keadaan tersebut termasuk trauma kepala, stroke, tumor, kondisi peradangan, ensefalitis, dan penyakit genetik dan neurodegeneratif.

Kondisi kejiwaan, terutama depresi, juga dapat menyebabkan kantuk yang berlebihan di siang hari.

Gangguan gerakan tungkai periodik, dan sindrom kaki gelisah juga dapat berkontribusi pada tingkat signifikan penyebab mudah mengantuk berlebihan pada beberapa orang.

Itulah berbagai penyebab mudah mengantuk yang mungkin Moms alami.

Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter apabila Moms mulai merasa ini semua sangat mengganggu.

Apakah Moms sering mengalami rasa kantuk berlebihan? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk, coba tulis komentarnya di bawah ini.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait