Parenting Islami

8 November 2021

Bacaan Doa, Niat, dan Tata Cara Sholat 5 Waktu yang Benar

Yuk, ajarkan juga pada Si Kecil, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Seperti yang Moms dan Dads ketahui, sholat 5 waktu merupakan kewajiban setiap umat Islam yang baligh dan berakal.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran yang berbunyi, “Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman,” (QS. An-Nisa: 103).

Dalam setiap harinya, umat Muslim diwajibkan untuk menunaikan sholat 5 waktu yang terdiri dari sholat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya’.

Setiap waktu sholat tersebut memiliki jumlah rakaat dan ada beberapa bacaan khusus yang membedakannya.

Berikut bacaan doa, niat, dan tata cara sholat 5 waktu yang benar, dikutip dari berbagai sumber. Ajarkan juga pada Si Kecil ya, Moms.

Baca Juga: Sering Bingung Sholat Saat Bepergian? Pakai Aplikasi Arah Kiblat Ini Agar Lebih Praktis

Syarat Sholat 5 Waktu

syarat sholat

Foto: Orami Photo Stock

Sholat 5 waktu tidak boleh ditinggalkan karena amal ibadah yang satu ini merupakan tiang agama. Dalam hadist pun disebutkan bahwa:

Dari Ibnu Abbas RA. bahwasannya Nabi SAW telah mengutus Muadz RA ke Yaman, lalu beliau bersabda kepadanya “Ajaklah mereka (penduduk Yaman) untuk bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan sungguh aku adalah utusan Allah, jika mereka menaatinya, maka beritahukan mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima sholat dalam sehari semalam,” (HR. Al-Bukhari).

Dalam melaksanakan sholat 5 waktu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh umat Islam, di antaranya:

  • Harus beragama Islam
  • Baligh dan berakal sehat
  • Bersih dari najis kecil dan besar
  • Mengetahui tata cara sholat
  • Sudah masuk waktu salat 5 waktu
  • Harus selalu menghadap kiblat
  • Wajib memenuhi peraturan menutup aurat

Apabila ada salah satu syarat di atas yang tak dipenuhi, maka sholatnya pun menjadi tidak sah dan tak berpahala.

Rukun Sholat 5 Waktu

rukun sholat

Foto: Orami Photo Stock

Selain syarat, ada pula yang disebut dengan rukun sholat, yakni:

  • Berdiri bagi yang masih mampu
  • Mengucapkan niat di dalam hati
  • Mengucapkan takbirotul ihram (takbir pertama)
  • Membaca surat Al-Fatihah di setiap rakaat
  • Rukuk dan tumaninah
  • Membaca iktidal setelah rukuk dan tumaninah
  • Menjalani sujud 2 kali
  • Duduk di antara dua sujud
  • Duduk tasyahud akhir
  • Membaca doa tasyahud akhir
  • Membaca sholawat Nabi Muhammad SAW saat tasyahud akhir
  • Salam pertama
  • Tertib melakukan rukun sholat secara berurutan

Baca Juga: Tata Cara dan Doa Sholat Dhuha untuk Melancarkan Rezeki, Yuk Hafalkan!

Waktu dan Bacaan Niat Sholat 5 Waktu

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tedapat 5 waktu sholat yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim.

Sebagaimana dalam Alquran, Allah SWT berfirman:

“Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari, dan segala puji bagi-Nya baik di langit, di bumi, pada malam hari dan pada waktu zuhur (tengah hari),” (QS. Ar-Rum: 17-18).

Inilah pembagian waktu sholat dan bacaan niatnya yang perlu dipahami:

1. Subuh

sholat subuh

Foto: Orami Photo Stock

Sholat Subuh merupakan sholat 5 waktu yang dikerjakan paling awal, yakni sejak terbitnya fajar sampai terbitnya matahari.

Melansir laman NU Online, Subuh secara bahasa adalah awal siang (awwal an-nahar).

Sholat Subuh memiliki jumlah rakaat yang paling sedikit, hanya 2 rakaat. Berikut bacaan niatnya:

“Usholli fardha shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa`an lillaahi ta’aala”.

Artinya: Aku niat salat fardu subuh, dua rakaat, menghadap kiblat, tepat waktu, karena Allah ta’ala”.

Perbedaan sholat Subuh dengan sholat wajib 5 waktu lainnya adalah adanya kesunnahan membaca doa qunut. Ulama Syafi’iyah menggolongkannya sebagai sunnah ab’ad sehingga bila lupa dan tidak membacanya, maka sunnah hukum menggantinya dengan sujud sahwi.

Adapun bacaan doa qunut adalah:

Allâhummahdinî fî man hadait, wa ‘âfinî fî man ‘âfait, wa tawallanî fî man tawallait, wa bâriklî fî mâ a‘thait, wa qinî syarra mâ qadhait, fa innaka taqdlî wa lâ yuqdhâ ‘alaik, wa innahû lâ yazillu man wâlait, wa lâ ya‘izzu man ‘âdait, tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait, fa lakal ḫamdu a’lâ mâ qadhait, wa astaghfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muḫammadi-nin-nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihî wa shaḫbihî wa sallam.

Artinya: “Ya Allah tunjukanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

2. Dzuhur

Sholat dzuhur

Foto: Orami Photo Stock

Selanjutnya, ada sholat Dzuhur yang dikerjakan siang hari, tepatnya ketika matahari berada di tengah-tengah langit sampai bayangan sebuah benda sama panjangnya dengan benda tersebut.

Dzuhur artinya di tengah siang atau waktu terang. Sholat Dzuhur terdiri dari 4 rakaat dengan 2 tahiyat.

Adapun bacaan niat sholat Dzuhur, yaitu:

Usholli fardha dzuhri arba’a raka`aatin mustaqbilal qiblati adaa`an lillaahi ta’aala”.

Artinya: “Aku niat salat fardu dzuhur, empat rakaat, menghadap kiblat, tepat waktu, karena Allah ta’ala”.

Baca Juga: Sholat Duduk: Tata Cara dan Kriteria Orang yang Boleh Melakukannya

3. Ashar

sholat ashar

Foto: Orami Photo Stock

Sholat 5 waktu yang wajib dikerjakan usai sholat Dzuhur ialah sholat Ashar.

Waktu sholat Ashar yaitu sejak bayangan benda sedikit melebihi bendanya, sampai matahari terbenam. Jumlah rakaatnya juga sama dengan shalat Dzuhur, 4 rakaat dengan 2 tahiyat.

Bacaan niat sholat Ashar, yakni:

“Usholli fardha ‘ashri arba’a raka`aatin mustaqbilal qiblati adaa`an lillaahi ta’aala”.

Artinya: “Aku niat salat fardu ashar, empat rakaat, menghadap kiblat, tepat waktu, karena Allah ta’ala".

4. Maghrib

sholat maghrib

Foto: Orami Photo Stock

Maghrib merupakan sholat wajib 5 waktu yang berjumlah 3 rakaat dengan 2 tahiyat.

Sholat Maghrib dilakukan sejak matahari terbenam, hingga mega merah di langit sudah tak tampak lagi.

Ini dia bacaan niat sholat Maghrib:

“Usholli fardha maghribi tsalaatsa raka`aatin mustaqbilal qiblati adaa`an lillaahi ta’aala”.

Artinya: “Aku niat salat fardu maghrib, tiga rakaat, menghadap kiblat, tepat waktu, karena Allah ta’ala”.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Hajat dan Keutamaannya yang Luar Biasa, Masya Allah!

5. Isya'

sholat isya

Foto: Orami Photo Stock

Terakhir, ada sholat Isya' yang ditunaikan sejak hilangnya mega merah, sampai terbit fajar shadiq (fajar yang pancaran cahayanya membentang atau secara horizontal).

Sholat Isya' berjumlah 4 rakaat dengan 2 tahiyat. Berikut bacaan niatnya:

“Usholli fardha ‘isyaa`i arba’a raka`aatin mustaqbilal qiblati adaa`an lillaahi ta’aala”.

Artinya: “Aku niat salat fardu isya, empat rakaat, menghadap kiblat, tepat waktu, karena Allah ta’ala”.

Tata Cara dan Doa Sholat 5 Waktu

Berikut tata cara dan doa sholat 5 waktu yang benar sesuai urutannya, Moms. Jangan sampai salah, ya!

1. Takbiratul Ihram

takbiratul ihram

Foto: Orami Photo Stock

Takbiratul ihram, yaitu membaca Allâhu Akbar saat memulai sholat.

Dengan takbiratul ihram, berarti umat Islam sudah benar-benar masuk dalam sholat.

Jadi, apa yang sebenarnya boleh dilakukan sebelum sholat, seperti makan dan minum misalnya, saat itu sudah tak boleh lagi.

Cara melakukan takbiratul ihram adalah dengan mengangkat dua tangan sejajar dengan telinga dan mengucapkan, “Allâhu Akbar".

Bersamaan dengan takbiratul ihram, bacalah niat sholatnya.

Baca Juga: Sholat Tasbih: Tata Cara, Bacaan, dan Manfaatnya Jika Diamalkan

2. Membaca Doa Iftitah

Usai mengucapkan takbir pertama, maka lipat tangan di dada, tepatnya pada area yang mendekati hati. Selanjutnya, membaca doa iftitah berikut ini:

“Allaahu akbar kabiirow wal hamdu lillaahi katsiiroo wasubhaanalloohi bukrotaw wa-ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fathoros samaawaati wal ardlo haniifaa wamaa ana minal musyrikiin. Inna sholaatii wa nusukii wamahyaa wa mamaatii lillaahi robbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana awwalul muslimiin”.

3. Membaca Surat Al-Fatihah

membaca al fatihah

Foto: Orami Photo Stock

Setelah itu, membaca surat Al-Fatihah. Membaca surat Al-Fatihah ini hukumnya wajib pada setiap rakaat sholat.

Bila tidak bisa maka membaca ayat apa pun dalam surat dalam Alquran yang diketahuinya.

Boleh juga membaca dzikir-dzikir bila tak satu pun ayat yang diketahui. Jika tetap tak bisa, maka cukup dengan berdiam yang lamanya seukuran orang membaca Al-Fatihah.

Baca Juga: Saat yang Tepat Membiasakan Anak untuk Sholat Lima Waktu

4. Membaca Surat Pendek

Ketika selesai membaca surat Al-Fatihah, maka dilanjutkan dengan membaca surat pendek.

Surat pendek ini dibaca pada dua rakaat pertama. Membaca surat pendek hukumnya adalah sunah.

5. Rukuk dan itidal

rukuk dan itidal

Foto: Orami Photo Stock

Setelah selesai membaca Al-Fatihah dan surat pendek, dilanjutkan dengan gerakan sholat berikutnya, yakni rukuk.

Ketika rukuk harus sambil membaca, “Subhâna rabbiyal ‘adhîmi wa bihamdihi," yang artinya “Maha suci Tuhanku yang maha agung dengan segala pujian-Nya” sebanyak 3 kali.

Usai rukuk, maka dilanjutkan dengan membaca:

“Sami’alloohu liman hamidah“. (“Semoga Allah mengabulkan panjatan doa hamba yang memuji-Nya”).

Bacaan tersebut diucapkan sekaligus mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan berdiri tegak. Setelah itu, dilanjutkan membaca itidal:

“Rabbana lakal hamdu milus samawati wa mil ulardi wa mil umasyita min syaiin badu”

Baca Juga: Sholat Witir, Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW

6. Sujud dan Duduk di Antara Dua Sujud

Setelah itidal, yakni sujud. Sujud adalah posisi yang dilakukan dengan meletakkan kedua telapak tangan dan menempelkan dahi serta hidung pada sejadah.

Ketika sujud, bacaannya ialah:

“Subhâna rabbiyal a’la wa bihamdihi,” yang artinya “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dengan segala pujian-Nya” sebanyak 3 kali.

Selanjutnya, duduk di antara dua sujud dengan membaca:

“Rabbighfirlî warhamnî wajburnî warfa’nî warzuqnî wahdinî wa‘âfinî wa‘fu ‘annî,” yang artinya “Ya Tuhan, ampunilah diri ini, sayangilah, perbaikilah, dan angkatlah derajat hamba, berilah hamba rizki dan ampunan sebanyak-banyaknya”.

7. Tasyahud Awal

tasyahud awal

Foto: Orami Photo Stock

Gerakan sholat tasyahud awal dilakukan saat rakaat kedua pada sholat Dzuhur, Ashar, Magrib dan Isya'. Inilah bacaannya:

“Attahiyyatul mubarakaatus salawatut tayyibatu lillah. Assalamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu alaina wa ala ibadillahis salihin. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. Allahumma salli ala sayyidina Muhammad”.

Baca Juga: Ini Hukum, Aturan, dan Tata Cara Sholat Jamak, Catat!

8. Tasyahud Akhir

Sebelum mengucapkan salam, harus melakukan tasyahud akhir dengan membaca:

“At-tahiyyaatu al-mubaarakaatu al-shalawaatu al-thoyyibaatu lillahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu wa rahmatullahi wa barakaatuhu. As-Salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahi as-shoolihin. Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wa Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. Allahumma Sholli ‘ala Sayyidinaa Muhammad. Wa ‘ala aali sayyidina Muhammad Kamaa shollayta ‘ala sayyidina Ibrahim. Wa Baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad. Kamaa baarakta ‘ala sayyidinaa Ibrahim, wa ‘ala sayyidina Ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid,”.

Boleh juga membacanya dengan versi pendek, seperti berikut:

“Attahiyyatu lillah salamun ‘alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatuh, salamun ‘alaina wa ‘ala ibadillah as-sholihin,”.

Artinya: “Penghormatan terbesar teruntuk Allah SWT, keselamatan, kasih sayang, juga aliran berkah semoga selalu bagi sang baginda Nabi, dan semoga kesejahteraan menyelimuti orang-orang yang saleh”.

9. Salam

salam

Foto: Orami Photo Stock

Terakhir, mengucapkan salam“Assalamu ‘alaikum warahmatullah” dengan menoleh ke kanan dan ke kiri.

Baca Juga: Ini Zikir dan Bacaan Doa sesudah Sholat, Agar Ibadah Makin Afdal!

Usai sholat, dianjurkan untuk berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT. Keutamaan berdoa setelah sholat ini diterangkan dalam jurnal Universitas Padjajaran.

Allah SWT berfirman yang artinya, Bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya). Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai sembahyang, (QS.Qaaf : 39-41).

Itulah penjelasan sholat 5 waktu, mulai dari pembagian waktu, bacaan niat dan doanya secara berurutan. Semoga dapat bermanfaat untuk Moms dan keluarga, ya!

  • https://islam.nu.or.id/shalat/tata-cara-pelaksanaan-shalat-fardhu-lima-waktu-HiNmU
  • https://bincangsyariah.com/ubudiyah/dalil-shalat-lima-waktu-dalam-al-quran-dan-hadis/
  • https://ftp.unpad.ac.id/orari/library/library-islam/knowledge/Shalat%205%20waktu%20di%20Alquran_editFont.pdf
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait