Kesehatan Umum

22 Oktober 2021

Waspadai 5+ Bahaya Alkohol untuk Pernapasan dan Tubuh!

Tak tanggung, dampaknya mematikan!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms mungkin pernah menjumpai beberapa orang yang gemar mengonsumsi alkohol. Parahnya lagi, tak sedikit orang yang senang minum miras yang dioplos. Padahal, bahaya alkohol perlu diwaspadai.

Efek jangka panjang dari mengonsumsi alkohol ini bisa sangat mematikan bagi tubuh.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS dan Departemen Pertanian AS mengungkapkan, 1 minuman atau kurang per hari untuk wanita atau 2 minuman atau kurang per hari untuk pria adalah batas terbaik yang bisa diberikan untuk mengonsumsi alkohol.

Walau begitu, konsumsi alkohol ini tetap kurang disarankan dan sebaiknya mengganti pola hidup ke arah yang lebih sehat karena bahaya alkohol nyata adanya.

Berikut dampak buruk alkohol bagi kesehatan tubuh yang perlu Moms dan Dads ketahui.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 10 Dampak Negatif Minuman Keras untuk Tubuh

Bahaya Alkohol Bagi Pernapasan

Tak hanya bisa berefek pada sistem pencernaan, bahaya alkohol juga dapat berdampak bagi sistem pernapasan.

Penyalahgunaan alkohol kronis dan peminum berat dapat berisiko mengalami penyakit paru-paru, pneumonia alkoholik, cedera paru-paru akut, dan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS).

Penyalahgunaan dan kecanduan alkohol yang tidak diobati pun dapat menyebabkan kerusakan paru-paru yang semakin buruk dari waktu ke waktu.

Dalam kasus yang parah, penyakit paru-paru terkait alkohol ini bisa jadi mematikan.

1. Pneumonia Alkoholik

Pneumonia

Foto: Orami Photo Stock

Dalam Cleveland Clinic Journal of Medicine disebutkan bahwa, pasien dengan gangguan penggunaan alkohol (AUD) berada pada risiko yang lebih tinggi untuk terkena pneumonia.

Pneumonia merupakan infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh penyebaran bakteri atau virus.

Melansir Vertava Heart, ada beberapa mekanisme di balik peningkatan risiko ini. Pertama, alkohol dapat melemahkan atau mengganggu fungsi yang mengontrol pemrosesan bakteri di dalam tubuh.

Selain itu, alkohol dapat melemahkan fungsi kekebalan di saluran udara bagian bawah, mengganggu kemampuan tubuh untuk mengeluarkan lendir dari paru-paru, dan meningkatkan risiko aspirasi.

Adapun gejala dari pneumonia alkoholik, di antaranya:

  • Batuk berlebihan
  • Demam atau kedinginan
  • Kelelahan
  • Sakit dada
  • Sesak napas
  • Berkeringat
  • Suhu tubuh rendah
  • Jumlah lendir atau dahak yang berlebihan saat batuk
  • Mual dan muntah
  • Diare

Baca Juga: Penyakit Pneumonia, Ketahui Penyebab hingga Pencegahannya

2. Cedera Paru-paru Akut

paru-paru

Foto: Orami Photo Stock

Bahaya alkohol bagi pernapasan berikutnya, yaitu dapat menyebabkan cedera paru-paru akut.

Pasalnya, penyalahgunaan alkohol kronis dapat menguras glutathione antioksidan yang berperan dalam memproses racun dan peradangan.

Memiliki kadar glutathione yang rendah dalam tubuh akibat penyalahgunaan alkohol ini dapat membuat paru-paru lebih rentan cedera setelah terpapar bakteri.

Konsumsi alkohol berlebih juga dapat memengaruhi fungsi hati, terutama zat yang diproduksi di hati.

3. Sindrom Gangguan Pernapasan Akut (ARDS)

gangguan napas

Foto: Orami Photo Stock

Sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) adalah jenis cedera paru-paru parah yang dalam banyak kasus bisa sangat mematikan.

Penyebab paling umum dari kondisi ini, yaitu penumpukan cairan di paru-paru, pneumonia berat, atau cedera besar lainnya.

ARDS berkembang sebagai respons terhadap peradangan parah dan kerusakan terkait paru-paru lainnya yang dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan.

Menurut para peneliti dalam jurnal Critical Care Medicine, penyalahgunaan alkohol kronis merupakan variabel komorbiditas signifikan yang meningkatkan kejadian ARDS hampir 3 kali lipat dan keparahan disfungsi organ multipel.

Tingkat kematian ARDS diperkirakan antara 30 sampai 50 persen. Namun, tingkat ini terkadang bisa menjadi lebih tinggi pada pecandu alkohol.

Kondisi paru-paru lainnya yang terkait dengan penyalahgunaan alkohol meliputi:

Baca Juga: Takipnea, Kondisi saat Pernapasan Cepat dan Dangkal

Bahaya Alkohol Bagi Kesehatan

Setelah mengetahui bahaya alkohol bagi pernapasan, Moms dan Dada juga perlu memahami risiko bahaya alkohol bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Mari simak penjelasannya di bawah ini.

4. Kerusakan Hati

konsumsi alkohol

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari National Heart Service, hati merupakan organ tubuh yang bertugas mengeluarkan racun dari darah, membantu pencernaan makanan, mengatur kadar gula darah dan kolesterol, serta membantu melawan infeksi dan penyakit.

Namun, hati tak akan bisa bekerja dengan baik jika Moms minum alkohol terlalu banyak dan terlalu cepat. Dalam jangka panjang, bahaya alkohol juga dapat menghambat kemampuan hati dalam meregenerasi dirinya sendiri.

Setiap kali hati dalam tubuh Moms menyaring alkohol, beberapa sel pada hati bisa mati. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan serius dan permanen pada hati.

Penggunaan alkohol dalam jangka panjang dan berat akan membuat hati menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan yang terparah dapat menyebabkan sirosis.

Pasien sirosis yang disebabkan oleh konsumsi alkohol dan tidak berhenti minum hanya memiliki peluang kurang dari 50% untuk hidup setidaknya selama 5 tahun lagi.

5. Penyakit Jantung

konsumsi alkohol

Foto: Orami Photo Stock

Asupan alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gagal jantung, atau stroke. Selain itu, minum alkohol berlebihan dapat menyebabkan kardiomiopati, yakni gangguan yang mempengaruhi otot jantung.

Perlu diketahui juga bahwa peminum berat cenderung memiliki kesulitan untuk memompa darah ke jantung mereka.

Hal ini memungkinkan para pecandu alkohol memiliki peluang yang lebih tinggi untuk meninggal akibat penyakit jantung.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Jantung agar Terhindar dari Berbagai Penyakit

6. Masalah Otak

konsumsi alkohol

Foto: Orami Photo Stock

American Addiction Centers menyebutkan bahwa penggunaan alkohol berat atau jangka panjang dapat mengakibatkan masalah pembelajaran dan memori yang pada akhirnya menyebabkan perkembangan atau eksaserbasi kondisi kesehatan mental.

Pasalnya, konsumsi alkohol jangka panjang bisa memengaruhi keseimbangan bahan kimia yang disebut neurotransmiter sehingga otak seseorang tidak dapat berfungsi dengan baik.

Efek langsung alkohol pada otak yang terjadi akibat minum terlalu banyak atau terlalu cepat, yaitu kebingungan, gangguan koordinasi motorik, dan penurunan kemampuan dalam membuat keputusan.

Jika seseorang mengalami efek tersebut saat mengonsumsi alkohol, sebaiknya segera berhenti minum karena jika dipaksa terus menelan alkohol bisa menyebabkan overdosis atau keracunan alkohol.

Bahaya alkohol pada otak lainnya ialah bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan mengakibatkan penyusutan wilayah organ yang dikenal sebagai hippocampus.

Dalam satu studi oleh University of Oxford, para peneliti mengikuti peserta selama 30 tahun, melacak pola minum alkohol dan kesehatan otak mereka.

Peserta dalam penelitian yang minum 4 minuman atau lebih sehari memiliki risiko hampir 6 kali lipat dari penyusutan hipokampus dibandingkan dengan bukan peminum.

Orang yang menggunakan alkohol secara berlebihan dan dalam jangka waktu lama juga berisiko kekurangan tiamin akibat gizi buruk, yang dapat mengakibatkan perkembangan Sindrom Wernicke-Korsakoff (WKS) atau sering disebut sebagai "otak basah".

Kondisi ini dapat menyebabkan kebingungan mental yang terus-menerus, seperti gangguan gerakan mata, kesulitan koordinasi, masalah belajar, dan memori.

Baca Juga: Kenali 8 Gangguan Sistem Pencernaan dan Gejalanya

7. Masalah Pencernaan

konsumsi alkohol

Foto: Orami Photo Stock

Bahaya alkohol berikutnya yang perlu diwaspadai yakni, bisa menyebabkan masalah pencernaan. Biasanya, efek samping alkohol bagi pencernaan ini muncul tanpa gejala dan baru diketahui setelah seseorang mengalami kerusakan saluran cerna.

Minum alkohol berlebih dapat merusak jaringan di saluran pencernaan, mencegah usus untuk mencerna makanan, menyerap nutrisi dan vitamin.

Akibatnya, malnutrisi pun dapat terjadi.

Minum alkohol berlebihan juga dapat menyebabkan:

Seorang pecandu alkohol juga bisa saja mengalami bisul atau wasir yang disebabkan karena dehidrasi dan sembelit. Kedua kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan internal yang berbahaya, serta bisa semakin fatal apabila tak diobati.

Itulah bahaya alkohol bagi kesehatan yang sebaiknya Moms pahami. Hati-hati ya, Moms, jangan sampai efek samping berbahaya tersebut terjadi pada diri kita.

  • https://vertavahealth.com/alcohol/effects-on-lungs/#
  • https://americanaddictioncenters.org/alcoholism-treatment/mental-effects
  • https://www.nhs.uk/conditions/alcohol-related-liver-disease-arld/
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/alcohol-and-heart-health-separating-fact-from-fiction
  • https://www.healthline.com/health/alcohol/effects-on-body#Digestive-system
  • https://www.ccjm.org/content/87/8/493
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12682442/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait