27 April 2024

12+ Cara Mengentalkan Sperma, Bisa Bikin Subur Lho!

Cari tahu juga apa yang menjadi penyebab sperma encer

Sperma encer bisa membuat Dads cemas. Karena itu, penting bagi Dads untuk tahu cara mengentalkan sperma.

Banyak orang mengalami gangguan kesuburan akibat sperma encer, lho.

Namun, sebelum itu, Dads harus lebih dulu tahu bahwa sebenarnya bukan sperma yang kental, tapi lebih tepatnya adalah semen.

Dijelaskan Healthline, semen adalah cairan berwarna putih yang keluar saat Dads ejakulasi.

Cairan semen atau air mani umumnya memiliki konsistensi kental.

Namun, setiap orang bisa memiliki warna dan konsistensi sperma yang bervariasi.

Konsistensi ini bisa menurun karena jumlah sperma yang rendah, gaya hidup tidak sehat, atau akibat kekurangan nutrisi.

Lalu, kira-kira bagaimana, ya Dads cara mengentalkan sperma yang bisa dilakukan?

Untuk itu, simak penjelasannya di artikel ini, ya.

Baca Juga: 7 Fakta Medis di Balik Manfaat Menelan Sperma bagi Wanita

Cara Mengentalkan Sperma

Yuk, Dads, simak beberapa cara mengentalkan sperma yang dirangkum dari Men Sexual Clinic berikut ini:

1. Berhenti Berhubungan Seks Selama Beberapa Hari

Hentikan Aktivitas Seksual
Foto: Hentikan Aktivitas Seksual (Pexels.com)

Semakin intens Dads and Moms melakukan hubungan seks, semakin menurun pula kualitas air mani di hari berikutnya.

Jika seks dilakukan setiap hari, sperma yang keluar bisa saja lebih encer dari yang seharusnya.

Salah satu cara mengentalkan sperma yang encer adalah dengan berhenti berhubungan seks selama beberapa hari.

Cara mengentalkan sperma ini bertujuan agar testis memiliki waktu yang cukup untuk memproduksi semen berkualitas tinggi.

Seiring bertambahnya usia, tubuh Dads tidak mampu lagi menyediakan jumlah air mani yang dibutuhkan, lho.

Hal tersebut sejalan dengan menurunnya kadar testosteron pada tubuh Dads.

Karenanya, tubuh Dads perlu istirahat lebih lama setelah dua kali ejakulasi.

Setidaknya, berikanlah jarak 2 atau 3 hari sebelum melakukan hubungan seks berikutnya.

2. Menjaga Kebugaran Tubuh dengan Workout

Tak hanya untuk menjaga tubuh tetap bugar, workout yang dilakukan secara teratur juga termasuk cara memperbanyak sperma dalam 1 hari.

Baik itu di gym maupun di rumah, workout terbukti berperan penting dalam mewujudkan air mani biar kental, lho.

Workout yang teratur dapat meningkatkan hormon testosteron, yang berkaitan dengan produksi air mani dan sperma.

Dads bisa melakukan kombinasi gerakan otot apa pun saat workout.

Namun, akan lebih baik jika Dads juga menyertakan squat jika ingin bentuk sperma yang lebih kental.

Disebutkan dalam Men Sexual Clinic, latihan terbaik yang berperan penting dalam meningkatkan kadar testosteron adalah squat.

Baca Juga: 7 Penyebab Keluar Sperma tapi Tidak Terasa, Cek Dulu!

3. Konsumsi Makanan yang Dapat Meningkatkan Kualitas Sperma

Spermatozoa pada Pria
Foto: Spermatozoa pada Pria (Orami Photo Stocks)

Harus Dads ketahui, produksi air mani dalam tubuh pria tergantung pada kandungan protein, mineral, vitamin, dan cairan.

Karenanya, jika selama ini Dads punya pola makan yang berantakan, wajib hukumnya untuk segera memperbaiki hal tersebut.

Faktanya, pola makan sehat dan bergizi seimbang merupakan salah satu cara mengentalkan sperma.

Beberapa makanan pengental sperma encer yang bekerja secara efektif meningkatkan produksi air mani, termasuk biji labu, tiram, dan biji bunga matahari.

Seledri juga menjadi pilihan makanan terbaik, karena dapat membantu memproduksi air mani, juga mengandung hormon androsteron.

Androsterone dapat meningkatkan sekresi feromon, yang membuat Dads terlihat lebih menarik bagi Moms.

4. Berhenti Merokok

Bagi Dads yang perokok berat, mungkin akan sulit saat diharuskan berhenti merokok.

Namun, salah satu cara mengentalkan sperma, yaitu dengan berhenti berurusan dengan rokok dan asapnya.

Rokok selalu dikaitkan dengan buruknya kualitas kesehatan tubuh.

Produk tembakau ini juga dapat dapat menurunkan sirkulasi aliran darah ke testis, lho.

Jika sirkulasi tidak lancar, maka Dads tak akan cukup energi untuk bisa memuaskan Moms di atas ranjang.

Kurangnya energi juga menjadi alasan utama rendahnya jumlah air mani yang Dads keluarkan saat ejakulasi.

Tentu saja, air mani yang sedikit itu juga mempengaruhi kekentalannya.

Dalam jurnal yang diunggah Mayo Clinic, alkohol dan obat-obatan terlarang juga berpengaruh negatif pada jumlah maupun kualitas sperma Dads.

Baca Juga: 10+ Jenis Vitamin untuk Ibu Menyusui dan Rekomendasi Produknya!

5. Kelola Stres dengan Baik

Stres Bekerja
Foto: Stres Bekerja (Orami Photo Stock)

Ketika stres, apa pun yang dilakukannya tak akan bisa maksimal.

Bahkan, Dads juga mungkin akan lebih sulit ereksi apabila tubuh sedang dalam keadaan stres.

Kalau sudah stres, kadar hormon kortisol akan meningkat, hingga akhirnya menurunkan kadar testosteron.

Jika kadar testosteron turun, volume air mani juga akan menjadi rendah. Kekentalannya pun tidak akan maksimal.

Dengan kata lain, cara memperbanyak sperma agar kental dan tidak encer adalah dengan mengelola stres dengan baik.

Beberapa cara yang bisa dicoba, misalnya melakukan hobi positif yang disenangi, atau yoga.

Kalau Dads tak suka yoga, bisa juga dengan latihan pernapasan dalam yang bisa membuat Dads merasa lebih lega.


6. Tingkatkan Asupan Zat Besi

Meningkatkan asupan zat besi jadi salah satu cara mengentalkan sperma selanjutnya.

Karena merupakan kandungan dalam makanan yang sangat penting untuk kualitas sperma.

Mengonsumsi zat besi yang cukup akan membuat Dads tetap sehat dan bugar.

Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan sperma jadi encer.

Karenanya, Dads harus mengonsumsi zat besi dalam makanan sehari-hari.

Beberapa sumber zat besi antara lain daging, telur, ikan, dan juga kacang-kacangan.

7. Mengontrol Aktivitas Seksual

Fantasi Seksual Wanita
Foto: Fantasi Seksual Wanita (Orami Photo Stock)

Dads selalu butuh waktu untuk memulihkan kondisi sebelum melakukan hubungan seks lagi.

Aktivitas seksual yang dilakukan setiap hari, termasuk masturbasi, dapat menyebabkan sperma encer.

Hal ini dikarenakan sperma tidak diberi kesempatan untuk regenerasi.

Mengatasi hal tersebut, Dads and Moms harus bisa mengontrol aktivitas seks sampai semuanya benar-benar siap.

Namun harus diingat juga bahwa kalian tidak boleh benar-benar berhenti melakukan aktivitas seksual.

Karena hal tersebut juga bisa menurunkan jumlah sperma secara tidak disadari, lho.

Baca Juga: Sperma Tumpah Setelah Berhubungan Intim, Apakah Bisa Hamil?

8. Konsumsi Suplemen Asam Aspartat D

Asam Aspartat D (D-AA) merupakan sejenis asam amino yang biasanya dikemas dalam bentuk suplemen.

Kandungan ini terutama terdapat dalam kelenjar tertentu, seperti testis, air mani, dan juga sel sperma.

Disebut oleh Healthline bahwa peneliti percaya kalau D-AA berimplikasi pada kesuburan pria.

Faktanya, kadar D-AA secara signifikan lebih renda pada pria yang terdeteksi tidak subur, ketimbang pada pria yang subur.

Hal tersebut didukung pula oleh penelitian yang mengungkap bahwa suplemen D-AA dapat meningkatkan kadar testosteron.

Ini merupakan hormon seksual pada Dads, yang berperan penting dalam kesuburan.

Bukti terkini mengatakan bahwa suplemen D-AA dapat meningkatkan kesuburan pada pria yang memiliki kadar testosteron rendah.

Sedangkan bagi Dads yang punya kadar testosteron normal atau tinggi, suplemen ini bisa memberikan manfaat tambahan.

Namun untuk saat ini, dibutuhkan banyak penelitian apakah suplemen tersebut masih disarankan sebagai salah satu cara mengentalkan sperma.

9. Asupan Vitamin C yang Cukup

Vitamin C
Foto: Vitamin C (Pexels.com)

Vitamin C diyakini sangat bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh.

Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen antioksidan seperti vitamin C dapat meningkatkan kesuburan.

Suplemen vitamin C juga secara signifikan meningkatkan jumlah dan motilitas sperma, sekaligus mengurangi jumlah sel sperma yang tak sempurna.

Ada yang namanya stres oksidatif, yaitu ketika tingkat Reactive Oxygen Species (ROS) mencapai level berbahaya dalam tubuh.

Ini terjadi ketika pertahanan antioksidan tubuh kewalahan. Biasanya bisa karena penyakit, usia, gaya hidup tidak sehat, atau juga polusi lingkungan.

Nah, beberapa temuan menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu meningkatkan kesuburan pada pria infertil dengan stres oksidatif.

Meski demikian, masih diperlukan studi terkontrol sebelum klaim pasti bisa dibuat dan diterbitkan.

Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Sperma yang Baik dan Sehat, Pria Wajib Tahu!

10. Asupan Vitamin D yang Cukup

Vitamin D juga termasuk salah satu asupan penting untuk kesuburan Dads and Moms.

Vitamin D juga merupakan nutrisi yang dapat meningkatkan kadar testosteron.

Karenanya mengonsumsi vitamin D yang cukup juga bisa jadi salah satu cara mengentalkan sperma yang encer.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa pria yang kekurangan vitamin D cenderung memiliki kadar testosteron yang lebih rendah.

Kadar vitamin D yang tinggi erat kaitannya dengan motilitas sperma yang lebih besar, meski buktinya masih belum konsisten.

11. Mengonsumsi Herbal Anggur Tusukan

Anggur Ungu Gewürztraminer
Foto: Anggur Ungu Gewürztraminer (Orami Photo Stocks)

Bagi kebanyakan orang, herbal anggur ini juga bisa dipakai sebagai makanan pengental sperma yang encer, lho.

Tribulus terrestris, juga dikenal sebagai anggur tusukan.

Ini adalah ramuan obat yang sering digunakan untuk meningkatkan kesuburan pria.

Diketahui, herbal ini dapat meningkatkan fungsi ereksi dan libido yang rendah pada pria yang mengonsumsinya.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi risiko dan manfaat jangka panjangnya.

12. Kendalikan Berat Badan

Menjaga berat badan yang sehat dan seimbang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan sperma pada pria.

Kegemukan atau kekurangan berat badan dapat memengaruhi kadar hormon, suhu skrotum, dan keseimbangan hormon dalam tubuh.

Beberapa faktor di atas semuanya dapat berdampak negatif pada produksi dan kualitas sperma.

Oleh karena itu, menjaga berat badan sesuai dengan indeks massa tubuh yang direkomendasikan oleh dokter adalah langkah penting untuk meningkatkan peluang kesuburan dan mengentalkan sperma secara alami.

13. Hindari Pakaian Ketat

Hindari menggunakan pakaian ketat adalah salah satu faktor yang bisa membantu meningkatkan kesehatan sperma pada pria.

Pakaian yang terlalu ketat, terutama celana dalam yang ketat, dapat meningkatkan suhu skrotum.

Suhu yang lebih tinggi dari suhu tubuh normal dapat merusak sperma dan memengaruhi motilitas serta produksi sperma.

Oleh karena itu, mengenakan pakaian yang longgar, terutama di area skrotum, dapat membantu menjaga suhu yang optimal untuk produksi sperma yang sehat


Penyebab Sperma Encer

Sperma Menembus Sel Telur
Foto: Sperma Menembus Sel Telur (Wikipedia.org)

Ada beberapa kemungkinan penyebab sperma encer. Namun, tenang Dads, kebanyakan bisa diobati atau dicegah.

Berikut ini penyebab sperma encer yang umumnya terjadi.

1. Jumlah Sperma Sedikit

Salah satu penyebab paling umum dari sperma encer adalah jumlah sperma yang rendah. Ini juga dikenal sebagai oligospermia.

Jika Dads memiliki jumlah sperma rendah, itu berarti air mani Dads mengandung lebih sedikit sperma dari biasanya.

Jumlah sperma kurang dari 15 juta sperma per mililiter air mani dianggap di bawah normal.

Beberapa penyebab oligospermia antara lain:

  • Varikokel: pembengkakan pembuluh darah dari testis di skrotum.
  • Infeksi: penyakit menular seksual seperti gonore atau peradangan pada organ reproduksi, seperti epididimitis.
  • Tumor: Tumor ganas dan jinak di testis dapat memengaruhi produksi sperma.
  • Ketidakseimbangan hormon: Perubahan salah satu hormon ini dapat memengaruhi produksi sperma.

Penyebab potensial lain dari jumlah sperma yang rendah meliputi:

  • Masalah ejakulasi, seperti ejakulasi retrograde.
  • Antibodi anti-sperma dalam sistem kekebalan tubuh.
  • Cedera atau masalah lain dengan saluran yang membawa sperma.

2. Sering Ejakulasi

Ejakulasi yang sering juga dapat menyebabkan produksi sperma encer.

Jika Dads melakukan masturbasi beberapa kali sehari, kualitas air mani setelah ejakulasi pertama kemungkinan besar akan menjadi encer.

Tubuh Dads mungkin memerlukan setidaknya beberapa jam untuk menghasilkan air mani yang normal dan sehat.

Baca Juga: Anti Stres, Ikuti 17 Cara Menenangkan Pikiran Berikut Ini, Yuk!

3. Kekurangan Seng (Zinc)

Penyebab lain dari sperma encer adalah kekurangan seng.

Sebuah penelitian yang termuat di Middle East Fertility Society Journal telah menunjukkan bahwa pria yang kekurangan seng dan mengonsumsi suplemen seng sulfat dapat melawan efek antibodi anti-sperma dengan lebih baik.

Antibodi ini diproduksi oleh sistem kekebalan, yang secara keliru merespons sperma sebagai benda asing.

4. Pra-ejakulasi

Jika Dads memiliki sperma yang tampak encer, penting untuk diperhatikan apakah ada warna atau bening.

Air mani yang sangat jernih sebenarnya adalah cairan pra-ejakulasi yang dikeluarkan selama pemanasan. Biasanya mengandung sedikit sperma.

5. Kadar Testosteron Rendah

Dads yang punya kadar testosteron lebih rendah dari normalnya, air maninya jadi lebih encer.

Air mani yang encer berarti jumlah sperma yang lebih sedikit.

Kesuburan Dads berkaitan dengan kekentalan air mani, yang berarti mengandung lebih banyak sperma.

Pada umumnya orang lebih sering menyebut kekentalan sperma ketimbang air mani.

Baca Juga: Gangguan Tidur karena Stres, Apa Penyebabnya?

Demikian sekilas fakta tentang cara mengentalkan sperma.

Jika telah melakukan semua upaya namun hasilnya belum dirasakan, sebaiknya Dads segera berobat ke dokter.

Hal ini bertujuan untuk menegakkan diagnosis, sekaligus mencari cara mengentalkan sperma yang paling sesuai dengan kondisi Dads.

  • https://www.healthline.com/health/boost-male-fertility-sperm-count
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sperm-count/symptoms-causes/syc-20374585
  • https://www.mensexualclinic.com/how-to-get-thicker-semen
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1110569012000994
  • https://www.healthline.com/health/mens-health/watery-semen

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.