Trimester 1

26 November 2020

11 Cara Ampuh Menambah Berat Badan Janin dengan Cepat

Berat bayi dalam kandungan sangat dipengaruhi oleh gaya hidup Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, selain mempersiapkan proses persalinan dengan baik, perlu juga memerhatikan berat bayi dalam kandungan, lho.

Sebab, berat badan janin dalam kandungan yang tidak normal, nantinya akan saat kelahiran akan membuat bayi berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan yang bisa mengancam nyawanya.

Maka dari itu, perkembangan janin harus selalu dipantau untuk mengetahui berapa beratnya, sehingga Si Kecil bisa lahir dengan berat badan yang normal. Moms perlu tahu bagaimana cara menambah berat badan janin dalam kandungan.

Seperti dilansir dari Kompas.com, bahwa tumbuh kembang bayi memang dilihat dari usia juga perkembangannya.

Menurut dr. Boy Abidin, SpOG (K), ginekolog dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta, bayi dalam kandungan seharusnya memiliki kenaikan berat yang bertahap.

Baca Juga: Hb Rendah saat Hamil, Konsumsi 3 Makanan Ini

“Misalnya, janin usia 28 minggu seharusnya memiliki berat 800-1.000 gram. Lalu 2 minggu kemudian beratnya harus 1.200-1.400 gram,” kata dr. Boy. Jika berat bayi dalam kandungan tidak bertambah dalam dua minggu, maka disebut janin tersebut memiliki perkembangan yang lambat.

Nah, berat bayi dalam kandungan yang kurang ini harus kita naikan Moms agar mencapai berat normal saat proses persalinan nantinya. Bagaimana caranya? Yuk, simak di bawah ini.

Cara Menambah Berat Badan Janin

cara menambah berat badan janin

Foto: Orami Photo Stock

Bayi dalam kandungan diperlukan penambahan berat badan jika telah menginjak trimester ketiga kehamilan. Tubuh ibu akan mengalami perubahan signifikan untuk mendukung janin tumbuh.

Penelitian dari American Pregnancy Association, berat janin di usia 27 minggu biasanya sekitar 900 gram, 2 kg pada 32 minggu dan tumbuh hingga hingga 4,5 kg. Bayi akan tumbuh rata-rata 12 cm pada trimester ketiga.

Bila bayi dalam kandungan Moms memiliki berat di bawah standar yang ada di tabel di atas, Moms bisa melakukan beberapa cara menambah berat badan janin dalam kandungan berikut ini.

Baca Juga: 5 Camilan Sehat yang Bisa Menaikkan Berat Badan Janin

1. Tambah Asupan Kalori

Tambah asupan kalori Moms dengan perlahan melalui makanan dan minuman sehat seperti jus buahan ataupun salad. Sebagai cara menambah berat badan janin dalam kandungan.

Hindari menyantap makanan yang tinggi lemak karena hanya akan meningkatkan berat badan Moms, bukan janin yang dikandung. Selain itu, makanan yang tidak sehat juga akan memberikan pengaruh buruk terhadap perkembangan janin.

Lebih baik makan dengan frekuensi lebih sering namun porsi secukupnya dibandingkan sekali makan namun makan berlebihan.

Ini akan lebih efektif dalam meningkatkan berat bayi dalam kandungan.

Konsumsi makanan yang tinggi kalori dengan porsi kecil dan sering setiap beberapa jam sekali.

2. Konsumsi Vitamin Kehamilan

Moms akan akan diberikan vitamin prenatal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang benar.

Moms membutuhkan suplemen vitamin ibu hamil dan mineral dua kali lipat lebih besar saat hamil.

Sebelum mengonsumsi suplemen, pastikan Moms berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar mengetahui dosis yang tepat.

Vitamin ini juga membantu bayi menambah berat badan. Selain itu, imbangi konsumsi vitamin kehamilan dengan menyantap aneka buah yang kaya nutrisi seperti jeruk, jambu, dan juga pisang.

Moms harus mengonsumsi vitamin ini secara teratur untuk mendapatkan berat badan janin yang optimal selama kehamilan. Ini juga menjadi cara menambah berat badan janin dalam kandungan yang patut dilakukan.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Yogurt untuk Wajah, Bisa Bikin Kulit Cerah!

3. Minum Susu

Moms juga bisa menambah konsumsi susu sebagai cara menambah berat badan janin dalam kandungan, dan juga mengoptimalkan pertumbuhannya.

Dalam jurnal penelitian yang berjudul Milk and Protein Intake by Pregnant Women Affects Growth of Foetus meningkatkan asupan susu selama kehamilan menghasilkan peningkatan berat lahir dan parameter pertumbuhan janin.

Konsumsi susu sekitar 200-500 ml per hari dapat membantu ibu hamil meningkatkan berat badan janin.

Susu mengandung banyak protein dan kalsium, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Selain diminum, kombinasikan dengan resep bubur atau smoothies yang lezat.

Namun ingat, hindari minum susu yang telah ditambahkan terlalu banyak gula dan pemanis buatan serta perasa berbahan kimia karena tidak baik untuk perkembangan janin.

4. Hindari Kegiatan yang Tidak Sehat

Jika sebelum hamil Moms memiliki gaya hidup yang kurang baik, ubahlah sekarang juga sebagai cara menambah berat badan janin dalam kandungan.

Hal-hal yang tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol dapat menghambat perkembangan janin dan juga membuat berat badannya di bawah normal.

Biasakan melakukan pola hidup sehat dengan memperbanyak asupan sayur, buah, dan air putih serta rajin berolahraga setiap hari.

Baik atau tidaknya perkembangan janin sangat dipengaruhi oleh pola hidup Moms

Semakin Moms memerhatikan apa yang dikonsumsi, maka janin juga akan bertambah sehat dan berat badannya pun dapat meningkat secara perlahan.

Baca Juga: Konsumsi Susu Untuk Program Hamil, Perhatikan Ini!

5. Makan Makanan yang Dibutuhkan

Mengonsumsi makanan yang tepat juga bisa membantu menjadi cara menambah berat badan janin dalam kandungan.

Moms dapat mengonsumsi makanan berikut untuk untuk membantu janin menambah berat badan janin selama kehamilan.

  • Ubi jalar

Ubi jalar mengandung serat, kalium, vitamin C, vitamin B6, zat besi, tembaga, dan beta-karoten. Kehadiran beta-karoten (antioksidan) dalam ubi jalar akan dikonversi menjadi vitamin A oleh tubuh.

Vitamin A, seperti kita ketahui, sangat penting untuk kulit, tulang, dan mata janin.

Ubi jalar meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh. Moms bisa memakannya dalam bentuk tumbuk, dipanggang, direbus, atau digoreng.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan diperkaya dengan zat besi dan protein yang bisa menjadi cara menambah berat badan bayi dalam kandungan.

Moms juga akan mendapatkan cukup serat, folat dan kalsium dengan memasukkan kacang-kacangan ke dalam makanan yang dikonsumsi.

Jika Moms seorang vegetarian, kacang akan memberi mineral yang mungkin Moms dapatkan dari makanan non-vegetarian (daging dan unggas).

Kaya akan seng, kacang-kacangan sangat bagus untuk mengurangi risiko persalinan lama, bayi berat lahir rendah, atau kelahiran prematur.

  • Jus jeruk

Mulailah hari Moms dengan segelas jus jeruk segar untuk meningkatkan vitamin C, potasium, dan folat yng dibutuhkan ibu hamil.

Asam folat sangat penting dalam kehamilan. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi harian ini dari tubuh, Moms dapat mengurangi kemungkinan bayi terkena cacat lahir tertentu.

Jus jeruk membantu menjaga kesehatan, metabolisme, dan fungsi otot secara keseluruhan.

Baca Juga: 4 Manfaat Minum Jus Wortel untuk Ibu Hamil

  • Yoghurt

Makan yoghurt juga dapat menjadi cara menambah berat badan janin dalam kandungan yang kurang. Kalsium, protein, vitamin B, seng, dan nutrisi pembentuk tulang lainnya dikemas dalam yoghurt.

Sebagai calon ibu, kebutuhan kalsium harian Moms adalah 1000 mg, dan semua ini dapat dipenuhi hanya dengan yoghurt.

Selain menjaga kesehatan tulang dan gigi, jumlah kalsium yang cukup dalam tubuh mengurangi kemungkinan persalinan prematur atau bayi berat lahir rendah.

  • Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, dan asparagus sarat dengan nutrisi penting dan antioksidan.

Sayuran berdaun hijau sangat bagus untuk ibu hamil dan janinnya yang sedang berkembang.

Moms bisa mendapatkan dosis harian kalsium, kalium, vitamin A, folat, dan serat dengan mengonsumsi sayuran berdaun.

Kita dapat memakannya dalam bentuk mentah, dimasak, dipanggang, atau digoreng.

Dilansir dari jurnal Physiology of Folic Acid in Health and Disease, asam folat mendukung pembelahan sel yang sehat dan mempromosikan pertumbuhan dan perkembangan janin yang tepat untuk mengurangi risiko cacat lahir.

  • Salmon

Salmon adalah salah satu sumber terbaik asam lemak omega-3 dan protein. Asam lemak omega-3 sangat bermanfaat bagi janin yang sedang tumbuh karena mereka membantu perkembangan otak dan mata, serta memasok protein dalam jumlah yang dibutuhkan kepada Moms. Makanya jenis ikan ini juga bisa membantu menambah berat badan janin dalam kandungan.

Jangan khawatir, salmon dianggap aman untuk wanita hamil, karena mengandung kadar merkuri yang sangat rendah.

  • Telur

Telur adalah sumber protein, vitamin A, dan vitamin D, yang semuanya sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.

Faktanya, profil protein telur tidak tertandingi oleh makanan lain, membuatnya bermanfaat untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Telur juga kaya akan asam folat dan zat besi, yang bekerja untuk memperkuat selaput ketuban dan mencegah cacat lahir dan berat lahir rendah pada janin. Sehingga, tidak hanya menjadi makanan sebagai cara menambah berat badan janin..

  • Kedelai

Kedelai adalah sumber yang kaya protein dan dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Selain mengandung banyak zat besi, kedelai juga dapat mencegah anemia karena kandungan besinya yang tinggi.

Dalam Journal of Health, Population, and Nutrition, disebutkan bahwa janin yang sedang berkembang membutuhkan protein untuk membangun sel-sel tubuhnya.

Moms bisa mengonsumsi kedelai dalam bentuk susu kedelai, nugget kedelai, tahu, dan lain-lain untuk cara menambah berat badan janin.

  • Ayam

Ayam adalah makanan enak yang bisa membantu meningkatkan berat badan janin dalam kandungan.

Daging tanpa lemak ini kaya akan protein yang mendorong perkembangan sel dan otot dalam tubuh. Selain protein, ayam juga memiliki jumlah zat besi yang tinggi yang mengurangi anemia pada ibu dan janin.

Baca Juga: Ini Alasan Kacang Kedelai Baik Bagi Pejuang IVF

6. Tidur yang Cukup

Banyak istirahat di malam hari dan istirahat saat Moms merasa lelah di siang hari juga penting sebagai cara membantu menambah berat badan janin dalam kandungan.

Kehamilan mempengaruhi tubuh dalam beberapa cara. Beristirahat memberi Moms energi dan memungkinkan tubuh kita untuk menyegarkan diri.

Tidurlah sedapat mungkin dan kurangi tingkat aktivitas Moms jika merasa lebih cepat lelah daripada sebelumnya. Jangan terlalu memaksakan diri ya Moms.

7. Jaga Kesehatan Mental

Bukan hanya kesehatan fisik yang memengaruhi perkembangan bayi tetapi juga kesehatan mental kita, Moms.

Terlalu banyak stres atau cemas dapat memengaruhi bayi di dalam kandungan, karena membuat pikiran kita tidak seimbang.

Moms jadi banyak makan makanan yang tidak seharusnya misalnya, atau makan terlalu banyak dari satu makanan, semua ini akan menghasilkan kesehatan yang negatif untuk janin dalam perut Moms.

8. Hindari Alkohol dan Rokok

Moms harus benar-benar menghindari konsumsi alkohol dan merokok selama kehamilan.

Kedua kebiasaan ini dapat berakibat fatal bagi bayi Moms yang sedang berkembang dan juga dapat menyebabkan komplikasi medis yang serius.

Baca Juga: Kebiasaan Minum Alkohol Turunkan Kualitas Sperma!

9. Makan Buah-buahan

Buah-buahan dan kacang-kacangan memainkan peran besar dalam menambah berat badan janin dalam perut ibu.

Beberapa buah-buahan yang direkomendasikan yang harus Moms makan adalah buah ara dan aprikot di antara buah-buahan kering.

Kedua jenis buah ini kaya akan lemak tak jenuh yang penting untuk cara menambah berat badan bayi dalam kandungan. Namun, Moms tidak boleh makan terlalu banyak ya.

10. Penuhi Kebutuhan Karbohidrat

Banyak makanan yang tidak mengandung kalori terutama karbohidrat. Karbohidrat jenis ini jangan sering dikonsumsi karena dapat menyebabkan ibu hamil menambah berat badan yang tidak perlu dan memberikan sedikit nutrisi kepada ibu atau bayinya.

Moms direkomendasikan untuk mengurangi konsumsi makanan seperti salad dan brokoli dan menggantinya dengan makanan yang lebih padat kalori seperti kacang-kacangan, sereal atau aprikot kering.

Beberapa sayuran, seperti kentang putih, jagung dan kacang polong, boleh dikonsumsi dalam jumlah sedang tetapi merupakan bagian dari kelompok makanan pati.

Lima hingga enam porsi sayuran dan enam hingga delapan porsi biji-bijian sehat direkomendasikan oleh Journal of Midwifery & Women's Health. Porsi ini bervariasi untuk setiap Moms tergantung pada jumlah kalori yang dibutuhkan untuk dikonsumsi.

Baca Juga: 6 Pertanyaan yang Perlu Ditanyakan ke Dokter Kandungan pada Kunjungan Pertama

11. Konsultasi dengan Dokter

Selama kehamilan, kunjungan rutin ke dokter kandungan sangat penting termasuk sebagai cara menambah berat badan bayi dalam kandungan, makanya jangan dilewatkan ya Moms.

Dokter dapat mengetahui apakah anak Moms mengalami kenaikan berat badan yang dibutuhkan dan jika tidak, dokter akan dapat memberi saran kepada Moms apa yang sebaiknya dilakukan.

Moms mungkin diminta untuk menggunakan beberapa suplemen yang dapat membantu peningkatan berat badan untuk janin dalam kandungan.

Itu dia beberapa cara yang bisa Moms lakukan dalam cara menambah berat badan janin dalam kandungan. Tambah asupan vitamin, mineral, kalori, dan protein Moms untuk meningkatkan berat badan janin dalam kandungan.

Makanan Penambah Berat Badan Janin

makanan untuk menambah berat badan janin

Foto: Orami Photo Stock

Memiliki bayi atau janin dengan berat badan proporsional merupakan impian setiap ibu. Bayi yang sehat dengan kandungan nutrisi tercukupi, perlu dilihat dari asupan yang dikonsumsi ibunya.

Ibu semestinya pintar-pintar memilih makanan untuk kesehatan janin dalam perut. Pasalnya mengonsumsi makanan berlemak berlebihan juga tidak sehat untuk kesehatan ibu dan bayi.

Lantas, apa saja makanan penambah berat badan janin dengan cepat dan sehat? Cari tahu di bawah ini ya.

1. Kedelai

Salah satu makanan penambah berat badan bayi dengan cepat adalah kedelai.

Kedelai bisa menjadi campuran makanan Moms. Misalnya mencampurkan tahu, susu kedelai, bahkan tepung kedelai ke menu utama.

Kedelai cukup efektif dalam menambah berat badan bayi dengan cepat karena mengandung sumber protein terkaya untuk vegetarian.

Kedelai sendiri kaya akan zat besi dan kalsium tinggi dan jika dikonsumsi dalam olahan tahu. Ini karena susu kedelai mengandung garam kalsium.

2. Ayam

Jika Moms memiliki kebiasaan makan non-vegetarian, dapat memasukkan daging tanpa lemak seperti ayam atau ikan rendah lemak.

Protein yang ditemukan dalam makanan ini cukup berkualitas tinggi dan efektif untuk menambah berat badan janin dengan cepat.

Daging ayam memiliki protein yang membantu dalam perkembangan sel dan otot pada bayi.

Selain protein, makanan ini juga menyediakan zat besi hemoglobin.

Tubuh kita lebih mudah menyerap zat besi untuk membantu anemia yang disebabkan oleh kehamilan.

Baca Juga: Nikmatnya Ayam Goreng Bumbu Terasi, Begini Cara Membuatnya!

3. Keju

Selain susu, keju juga bisa menjadi pilihan lain untuk menambah berat badan bayi dengan cepat.

Namun ingat, lebih baik memilih keju rendah lemak untuk mendapatkan zat besi optimal bagi ibu dan Si Janin.

Mengonsumsi 40-50 gram keju rendah lemak setara dengan segelas susu. Ini dapat dikombinasikan ke makanan seperti pasta, sandwich, salad, atau roti isi.

Hindari keju jika mengalami tekanan darah tinggi saat hamil.

4. Gandum

Jika bingung ingin mengonsumsi gandum namun dengan makanan apa, Moms bisa memakan sereal yang mengandung gandum.

Biji-bijian utuh seperti beras merah juga dapat menggantikan sereal olahan dalam makanan wanita hamil. Biji-bijian utuh dikemas dengan nutrisi seperti zat besi, selenium, magnesium dan serat yang cukup selain karbohidrat.

Serat yang tinggi pada gandum dapat meningkatkan berat badan janin dengan cepat selama masa kehamilan. Roti yang mengandung gandum juga bisa menjadi pilihan Moms.

5. Telur

Bagi seorang ibu hamil yang vegetarian, pilihan lain untuk memperoleh sumber protein yang sama baiknya daripada makanan daging adalah telur.

Telur memiliki sumber protein dan vitamin A, D dan mineral berkualitas baik seperti zat besi.

Faktanya, telur memiliki sumber protein (asam amino) terbaik. Tak jarang, olahan makanan lain biasanya menyesuaikan kandungan protein pada telur.

Selain cepat dalam menambah berat badan bayi, telur juga membantu menjaga selaput ketuban agar lebih kuat dan membantu mencegah cacat lahir pada janin.

Baca Juga: Bagaimana Cara Tepat Diet Bagi Ibu Hamil?

Sekarang Moms sudah tahu bagaimana cara menambah berat badan janin dengan cepat selama masa kehamilan.

Porsi makanan dan jenis makanan yang dikonsumsi tentu saja memengaruhi berat badan bayi.

Jadi mulai saat ini, pastikan makanan yang ibu konsumsi diperhatikan dan disesuaikan, ya.

Cukup makan dengan porsi kecil namun sering, daripada makan dengan porsi besar namun hanya sekali.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait