Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Apr 30, 2018

Ini Karakter Anak Usia 0-5 Tahun

Bagikan


Terkejut melihat si kecil tiba-tiba sangat bergantung dan menginginkan kehadiran Moms di setiap kegiatan di sekolah? Atau tiba-tiba anak menjadi sangat banyak bertanya dan Moms terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan itu? Jangan heran, Moms, itu merupakan wujud karakter anak yang sudah mulai terbentuk.

Setiap buah hati memiliki tahap pertumbuhan yang berbeda-beda, demikian juga dalam pembentukan karakter anak. Pada umumnyakarakter anak berikut ini mulai tampak saat anak-anak menginjak usia tertentu. Apakah buah hati Anda sudah menunjukkan perilaku-perilaku berikut? Coba cek:

1. Usia 0-1 Tahun

Meskipun mereka masih sangat kecil, bayi di usia tersebut sudah menunjukkan sifatnya dalam merespons suatu obyek. Apakah respons yang ditunjukkan sangat aktif atau sedikit pasif merupakan gambaran dari karakter tersebut.

Mereka juga masih sangat bergantung pada orang lain dan senang saat bertatap muka, disentuh, digendong, diajak bercanda, diajak berbicara dan diajak bermain.

2. Usia 1-2 Tahun

Karakter anak yang sangat ingin tahu banyak hal umumnya terbentuk di usia tersebut. Rasa ingin tahunya akan membuat dia menemukan hal-hal baru dan bereksplorasi dengan lingkungannya. Biasanya mereka membutuhkan alat atau tempat untuk mengembangkan keingintahuannya tersebut.

Dalam menilai sesuatu, anak akan lebih meyakini apa yang mereka lihat dan bukan secara logika. Karena itu, dampingi anak-anak saat menonton televisi. Orang tua juga perlu memberikan contoh sikap yang baik demi membentuk karakter anak yang baik pula.

3. Usia 2-3 Tahun

Orang tua tidak perlu heran saat si kecil tiba-tiba mulai menunjukkan egonya serta punya kemauan dan cara pandang sendiri terhadap suatu hal. Contohnya, saat hendak bepergian, mereka tiba-tiba membuka lemari pakaian dan memilih sendiri baju yang ingin dia pakai saat itu atau memilih tas dan sepatu yang diinginkan saat berbelanja di mal. Ini merupakan salah satu karakter anak yang akan tampak di usia tersebut.

Mudah merasa kasihan merupakan karakter selanjutnya yang terbentuk saat mereka berusia tiga tahun. Jadi, jangan heran jika dia tiba-tiba menangis saat menonton film yang menyedihkan, atau melihat tangan Moms terkena pisau. Meskipun demikian, sifat humoris dan suka menghibur akan mulai tampak di usia tersebut. Dia akan senang menyembunyikan sesuatu dan pura-pura bertanya pada Moms. Lucu juga, ya, Moms!

4. Usia 3-5 Tahun

Senang menjadi pusat perhatian biasanya menjadi salah satu karakter anak yang terbentuk di usia tersebut. Namun demikian, jiwa sosialnya juga lebih matang karena pada usia ini anak sudah mulai bisa bergaul dengan orang lain. Keinginan untuk bermain dengan teman sebaya merupakan bukti bahwa anak memiliki sifat yang suka bekerjasama dan berbagi.

Dalam bergaul dengan teman sebaya, tidak menutup kemungkinan akan timbul konflik kecil di antara anak-anak. Dari situ akan tampak sifat yang pemarah, pemaaf, penghibur, atau suka berbagi.

Dari sedikit gambaran tersebut, orang tua bisa memahami pentingnya meningkatkan kedekatan dengan sang buah hati. Hal ini akan membantu pembentukan karakter anak yang baik serta membantu mereka menghadapi ragam karakter yang ada di sekelilingnya.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.