07 November 2023

Cek 6+ Makanan Penyebab BAB Berdarah, Waspada Gluten!

Makanan mengandung susu juga bisa jadi penyebab lainnya

5. Makanan yang Mengandung Fruktosa

Fruktosa, yang merupakan jenis FODMAP, adalah gula sederhana yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran.

Selain itu, fruktosa juga terdapat pada sejumlah pemanis seperti madu, agave, dan sirup jagung fruktosa tinggi.

Konsumsi fruktosa, terutama dari minuman manis, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, penyakit hati, dan penyakit jantung.

Pada penderita intoleransi fruktosa, fruktosa tidak diserap secara efisien ke dalam darah.

Fruktosa yang tidak diserap berjalan ke usus besar, di mana ia difermentasi oleh bakteri usus.

Kondisi ini kemudian menyebabkan gangguan pencernaan dan tak jarang menjadi makanan penyebab BAB berdarah.

Adapun makanan mengandung fruktosa yang harus dihindari adalah soda, apel, jus apel, sari apel, hingga makanan mengandung sirup jagung fruktosa tinggi.

Buah-buahan seperti semangka, ceri, dan pir serta sayuran tertentu seperti kacang polong juga sebaiknya dihindari.

Baca Juga: 5 Resep Arem Arem, Menu Sarapan Sederhana ala Indonesia

6. Efek Samping Obat

Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan perdarahan gastrointestinal atau mengganggu bakteri di perut.

Hal ini dapat menyebabkan perdarahan atau infeksi hingga BAB berdarah.

7. Daging Merah dan Unggas

Makanan penyebab BAB berdarah yang lainnya adalah daging merah dan daging unggas.

BAB berdarah ini dapat terjadi ketika Moms mengalami keracunan makanan yang disebabkan oleh makan daging merah atau unggas yang tercemar.

Salmonella, Escherichia coli (E. coli), Campylobacter, dan listeria adalah penyakit bawaan makanan yang umum ditemukan pada daging.

Untuk mencegahnya, dilansir dari Foods That Can Cause Food Poisoning selalu pastikan daging dimasak dan disimpan pada suhu yang tepat untuk mengurangi kemungkinan keracunan makanan.

Baca Juga: Gusi Berdarah, Wajib Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya!

Penyebab Lain BAB Berdarah

Ilustrasi BAB
Foto: Ilustrasi BAB (Orami Photo Stock)

Selain makanan penyebab BAB berdarah, kondisi ini juga bisa menjadi petunjuk awal adanya masalah di dalam tubuh Moms.

Berikut ini beberapa penyebab lainnya BAB berdarah:

1. Wasir

Wasir adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus. Wasir dapat sembuh dengan sendirinya dan bukan kondisi serius.

Meski bisa diobati, mereka bisa menyakitkan dan berdarah saat buang air besar.

2. Penyakit Radang Usus

Kondisi BAB berdarah bisa menjadi gejala dari penyakit radang usus seperti Crohn dan kolitis ulserativa.

Selain BAB berdarah, gejala lain termasuk penurunan berat badan dan sakit perut.

Baca Juga: Waspada Infeksi Saluran Pencernaan, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Divertikulitis

Selama serangan divertikulitis, sakit perut yang parah dapat disertai dengan sejumlah besar buang air besar berwarna merah yang datang tiba-tiba.

4. Polip atau Kanker

Pendarahan dubur dengan feses berwarna cokelat tua atau hitam mungkin merupakan tanda polip atau kanker usus besar.

Gejala lain termasuk penurunan berat badan, perubahan kebiasaan buang air besar, atau penyempitan tinja.

Baca Juga: Kenali 8 Gangguan Sistem Pencernaan serta Penanganannya

Jika Moms atau Dads bahkan Si Kecil mengonsumsi makanan penyebab BAB berdarah, segera periksakan diri ke dokter, ya.

Apalagi jika sudah mengalami gejala seperti demam hingga dehidrasi dan tak kunjung sembuh, segera dapatkan penanganan lebih lanjut.

  • https://www.mindbodygreen.com/articles/find-blood-in-your-stool-possible-causes-and-natural-treatments
  • https://www.buoyhealth.com/learn/bloody-diarrhea#bacterial-infection
  • https://gi.org/topics/diarrhea-acute-and-chronic/
  • https://www.mwhtc-stl.com/blog/best-and-worst-foods-for-hemorrhoids
  • https://www.parents.com/baby/care/gas/what-causes-bloody-stool-in-babies-and-what-to-do/
  • https://childrensgimd.com/child-blood-poop/
  • https://www.healthline.com/nutrition/common-food-intolerances#TOC_TITLE_HDR_12
  • https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1179/1077352512Z.00000000034
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK310267/
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321283
  • https://uihc.org/health-topics/stools-blood
  • https://www.beaumont.org/services/oncology/colorectal-cancer/blood-in-your-stool
  • https://www.livestrong.com/article/542615-foods-that-can-cause-blood-in-stool/
  • https://www.healthline.com/nutrition/foods-that-cause-blood-in-stool#medical-conditions
  • https://www.cdc.gov/foodsafety/foods-linked-illness.html

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb