Trimester 3

8 Juni 2021

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit dengan ILA, Bagaimana Prosedur?

Ingin melahirkan normal tapi tak ingin merasakan sakit? Coba metode ILA (Intrathecal Labour Analgesia)
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bagi Moms yang sebentar melahirkan, pernahkan mendenggar istilah Intrathecal Labour Analgesia yang juga bisa disebut dengan ILA?

Semakin besar kehamilan dan menuju persalinan, tak sedikit Moms yang merasakan ketakutan menghadapi persalinan bahkan hingga mengalami tokofobia atau ketakutan berlebih terhadap proses persalinan.

Saat ini kita berada di era yang fasilitasnya sudah maju, bahkan ketakutan Moms akan persalinan bisa diatasi dengan berbagai metode.

Nah, metode ILA ini bisa dipilih karena disebut dengan metode melahirkan normal yang tanpa disertai rasa sakit. Metode ini diklaim dapat meminimalkan rasa nyeri ketika Moms melahirkan.

Berikut ini adalah informasi lengkap seputar metode ILA, semoga dapat membantu ya Moms!

Baca Juga: Melahirkan Normal Setelah Caesar (VBAC)? Bisa!

Semua Metode Melahirkan Punya Risiko

melahirkan tanpa rasa sakit (ILA).jpg

Foto: Orami Photo Stock

Pada dasarnya melahirkan dengan metode apapun pengorbanannya tetap sama semua ibu mempertaruhkan nyawanya, apalagi pascamelahirkan rasa sakitnya akan terasa ya Moms.

Setiap metode persalinan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, dilansir dari Stanford School of Medicine, apabila ukuran bayi sangat besar, risiko yang sangat memungkinkan Moms bisa mengalami cedera, seperti memar pada kulit atau retak tulang.

Sedangkan pada proses persalinan caesar, menurut French Study, perdarahan, infeksi, dan komplikasi karena anestesi sangat mungkin terjadi, sehingga perempuan yang melahirkan secara caesar memiliki kemungkinan meninggal tiga kali lebih besar daripada yang melahirkan normal.

Baca Juga: Ibu Hamil dengan Darah Tinggi, Mungkinkah Melahirkan Normal?

Berbicara mengenai ketakutan akan sakitnya proses melahirkan normal, selain caesar saat ini terdapat metode ILA (Intrathecal Labour Analgesia) yang mulai populer karena proses melahirkan normal tanpa rasa sakit.

Melansir jurnal Obstetric Anaesthesia and Critical Care, dari semua metode analgesia persalinan yang tersedia, ILA memenuhi persyaratan dasar analgesia persalinan dengan memenuhi tujuan mengurangi nyeri persalinan tanpa memengaruhi sensasi lain seperti keinginan untuk mendorong.

Selain itu, ILA juga tetap membiarkan persalinan berjalan normal sambil mempertahankan nada dasar panggul otot sekaligus penahan sensasi kepala bayi di vagina. Dengan demikian, memungkinkan Moms untuk untuk terus mengejan tanpa hambatan.

Metode bisa menjadi solusi bagi Moms yang memiliki kekhawatiran melahirkan normal.

Prosedur Melahirkan Normal dengan ILA

melahirkan tanpa rasa sakit (ILA) 2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Metode ini masuk ke dalam salah satu bentuk induksi persalinan, yang biasanya diberikan kepada ibu hamil agar lebih mudah saat melahirkan. Umumnya diutamakan bagi ibu hamil yang memiliki risiko yang membahayakan dirinya dan bayi,

Metode ILA dilakukan dengan anastesi epidural yang merupakan bius lokal dari pinggang ke bawah. Prosedurnya dilakukan dengan menyuntikkan obat anastesi epidural pada daerah punggung.

Anastesi epidural ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit di daerah rahim, termasuk leher rahim dan bagian atas vagina, seperti reaksi obat bius pada umumnya yaitu bekerja dengan melumpuhkan saraf yang memberikan respons nyeri.

Rasa nyeri pada Moms yang melahirkan, biasanya terjadi pada area rongga dada dan rongga perut, akibat kontraksi dan pembukaan atau pelebaran leher rahim. Saat proses melahirkan mencapai puncaknya, dan kepala bayi mulai keluar, maka akan muncul tekanan hebat pada vagina, perineum, dan dasar panggul.

Baca Juga: Ingin Hamil Bayi Kembar? Coba 4 Posisi Seks Ini

Dalam prosedurnya obat anastesi epidural akan disuntikkan saat pembukaan di atas 4 cm dan hanya bertahan selama 4 jam saja, tak heran jika prosedur penyuntikkannya dilakukan pada saat pembukaan di atas 4 cm.

Sebenarnya metode ILA hampir sama dengan metode ELA (Epidural Labour Analgesia). Bedanya, pada dosis anestesinya pada ILA diberikan lebih rendah, tanpa kateter, dan harganya pun jauh lebih murah dibandingkan dengan epidural, tapi karena dosisnya rendah maka lebih aman saat melahirkan normal.

Baca Juga: 3 Tips Buang Air Besar Pertama Setelah Melahirkan Normal

Manfaat Menggunakan Metode ILA

tips agar cepat melahirkan di usia kandungan 38 minggu menunggu kelahiran.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tidak hanya dapat mengurangi rasa nyeri ketika proses pelahiran normal, metode ILA juga memiliki beberapa manfaat lainnya lho, Moms.

Berikut ini manfaat menggunakan ILA dalam membantu Moms ketika melewati persalinan, dilansir melalui jurnal International Journal of Sciences: Basic and Applied Research:

  • Lebih aman, karena kadar obat bius disuntikkan lebih rendah dibanding metode lainnya.
  • Obat bius disuntikkan ke dalam sumsum tulang belakang sehingga lebih mudah menyebar.
  • Penggunaan jarum suntik lebih kecil jika dibandingkan dengan metode epidural.
  • Risiko komplikasi persalinan hingga ibu meninggal lebih rendah dibandingkan anastesi umum.
  • Metode ILA ini juga lebih termasuk yang murah dibandingkan dengan epidural.
  • Pemeberian ASI bisa langsung diberikan setelah melahirkan.
  • Minim efek pada bayi.
  • Moms juga akan merasa lebih nyaman karena rasa nyeri berkurang. Sehingga Moms dapat menyimpan energi untuk mengejan.

Baca Juga: Sebelum Memilih Epidural, Moms Harus Tahu Kelebihan dan Kekurangannya

Efek Samping Melahirkan Normal dengan ILA

melahirkan tanpa rasa sakit (ILA) 3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Metode ILA ini akan lebih efektif bagi Moms yang merasakan sakit tak tertahankan menjelang persalinan, tapi ingin melahirkan secara normal. Meskipun sebenarnya, kita tidak melalui proses melahirkan normal yang benar-benar alami, seperti tidak bisa merasakan refleks mengejan.

Sehingga tak heran saat proses persalinan metode ILA dilakukan sangat memungkinkan pada beberapa kasus memerlukan bantuan vakum atau forsep. Menurut American Family Physician, Moms juga perlu memperhitungkan efek sampingnya, seperti, gatal-gatal, mual, sakit kepala, gangguan pernapasan, dan tekanan darah menurun.

Baca Juga: Mengidap Lupus Saat Hamil? Ketahui Risikonya

Metode apapun yang kita pilih untuk menjalani proses persalinan, termasuk melahirkan normal tanpa rasa sakit, maka Moms harus memiliki keyakinanan terhadap diri sendiri untuk melalui metode yang dipilih.

Selain itu Moms perlu mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan bidan ataupun dokter jika hendak menggunakan ILA. Jangan lupa untuk mendiskusikannya juga dengan Dads ya.

  • https://www.researchgate.net/profile/Maisuri-Chalid/publication/301677105_Effect_of_Intrathecal_Labor_Analgesia_ILA_in_Normal_Labor_Study_on_the_Dynamics_of_Pain_Intensity_and_Level_of_Prostaglandin_PGE2_Maternal_Plasma/links/572138aa08aea92aff8b28c4/Effect-of-Intrathecal-Labor-Analgesia-ILA-in-Normal-Labor-Study-on-the-Dynamics-of-Pain-Intensity-and-Level-of-Prostaglandin-PGE2-Maternal-Plasma.pdf
  • https://www.pregnancybirthbaby.org.au/epidural
  • https://www.joacc.com/article.asp?issn=2249-4472;year=2013;volume=3;issue=1;spage=16;epage=22;aulast=Chhetty
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait