Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Jun 18, 2018

7 Cara Membedakan Gejala PMS dan Gejala Hamil

Bagikan


Sebagian besar gejala premenstrual syndrom (PMS) atau sindrom pramenstruasi hampir serupa dengan gejala hamil, jadi wajar jika Moms sering kali salah mengira gejala PMS sebagai tanda kehamilan.

Wanita yang melacak suhu tubuh basal mereka mungkin akan lebih mudah untuk mengidentifikasi gejalanya. Namun, bagi mereka yang sering terlambat haid akan sulit menentukan beda gejala PMS dan haid.

Berikut adalah beberapa cara mengetahui beda gejala hamil dan haid meskipun perubahan ini dapat berbeda-beda pada setiap wanita.

Mual dan Muntah

Gejala PMS:

Wanita tertentu tidak mual atau muntah meskipun mereka terlambat haid, jadi Moms bisa dengan yakin menyingkirkan mual sebagai gejala PMS secara umum.

Gejala Hamil:

Para ahli mengatakan bahwa mual muntah dimulai selama tiga minggu pertama kehamilan, dan tidak setiap wanita mengalami mual muntah. Salah satu penelitian American Pregnancy Association juga menunjukkan bahwa tidak semua wanita menderita morning sickness pada pagi hari, namun gejala ini bisa terjadi kapan saja.

Payudara Nyeri dan Bengkak

Gejala PMS:

Wanita pada usia subur cenderung lebih mengalami payudara nyeri dan bengkak pada sekitar paruh kedua siklus haid. Gejala ini juga bervariasi dari pada tiap wanita, bisa ringan sampai parah sebelum haid dan berangsur-angsur reda seiring menstruasi berlangsung.

Gejala hamil:

Payudara nyeri dan bengkak bisa terjadi minimal dua minggu setelah pembuahan dan bahkan berlangsung lebih lama selama kehamilan. Gejala ini disebabkan oleh peningkatan kadar progesteron di dalam tubuh.

Kelelahan Ekstrem

Gejala PMS:

Jika Moms merasa lebih lelah pada hari biasa padahal Moms belum mengerjakan sesuatu yang berat, dan masa menstruasi sudah dekat, kemungkinan ini gejala PMS.

Gejala Hamil:

Wanita sering mengeluh kelelahan ekstrem pada trimester pertama dan trimester ketiga kehamilan. Hal ini terjadi karena lonjakan kadar hormon progesteron yang menyebabkan penurunan tekanan darah dan kadar gula.

Menghindari Makanan atau Mengidam Aneh

Gejala PMS:

Jika Moms merasa sangat tertarik untuk makan permen, coklat, gula dan nafsu makan bertambah, Moms mungkin memiliki gejala PMS.

Gejala Hamil:

Wanita sering merasa kurang selera terhadap makanan tertentu dan mengidam makanan lain selama masa awal kehamilan. Pada beberapa wanita, gejala ini terbatas pada tahap awal kehamilan, sedangkan pada beberapa wanita lain terus berlanjut sepanjang masa kehamilan.

Kram Perut dan Bercak Darah

Gejala PMS:

Sedikit bercak atau kram perut selama PMS biasa terjadi dan keparahannya bervariasi sesuai dengan faktor genetik dan tubuh wanita. Kram atau dismenore adalah gejala PMS yang umum pada wanita antara waktu 24 sampai 48 jam sebelum haid. Saat perdarahan dimulai, rasa sakit berkurang dan perlahan hilang saat menstruasi berakhir.

Gejala Hamil:

Ketika telur yang telah dibuahi menempel ke dinding rahim, hal ini menyebabkan sedikit flek atau kram selama kehamilan dini yang disebabkan karena pendarahan implan. Banyak wanita mengalami nyeri perut ringan bersamaan dengan munculnya bercak darah tersebut.

Perubahan Emosional

Gejala PMS:

Setiap wanita mengalami perubahan suasana hati dan lebih sensitif selama beberapa hari sebelum siklus menstruasi dan merasakan hormon mereka di luar kendali.

Gejala Hamil:

Perubahan hormonal dalam tubuh wanita hamil membuatnya sangat emosional, suasana hati berubah-ubah dan lebih sensitif, yang berlangsung lebih dari beberapa hari setelah periode menstruasi.

Berat Badan Naik dan Kembung

Gejala PMS:

Tubuh wanita mempertahankan kadar air tinggi sebelum PMS, sehingga menyebabkan kembung. Bra terasa kencang, perut sedikit buncit, dan celana terasa lebih ketat dari biasanya. Banyak wanita juga mengalami kenaikan berat badan seminggu sebelum menstruasi, namun gejala ini hilang saat pendarahan dimulai.

Gejala hamil:

Selama kehamilan, hormon progesteron biasanya menyebabkan kembung dan Moms akan merasa tidak nyaman dengan berat badan yang bertambah ini. Perasaan ini tidak akan pudar dalam beberapa hari jika Moms sedang hamil.

Apakah Moms masih sulit mengetahui beda gejala hamil dan haid?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.