Pasca Melahirkan

28 September 2020

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Durian?

Sebenarnya, bolehkah ibu menyusui makan durian? Simak ulasan berikut ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, mendengar buah durian pasti langsung terbayang berbagai mitos yang menggiringnya.

Durian memang penuh kontroversi, ya. Sering disebutkan, buah durian dapat membuat kolesterol tinggi. Nyatanya, tidak demikian.

Durian tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh. Buah dengan kulit berduri ini justru mampu meningkatkan energi serta memiliki vitamin dan mineral.

Selain itu, durian mengandung kadar gula yang tinggi, seperti fruktosa dan sukrosa yang mampu menambah energi.

Lantas, bolehkah ibu menyusui makan durian? Manfaat apa saja yang bisa didapatkan ketika makan durian? Simak pembahasannya berikut ini, ya, Moms!

Baca Juga: Patut Tahu Nih, 3 Tips Aman Makan Durian Untuk Penderita Diabetes

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Durian?

ibu menyusui makan durian

Foto: freepik.com

Sejak masa kehamilan, boleh atau tidaknya makan durian memang menimbulkan perdebatan sendiri, ya, Moms.

Sebenarnya, sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan dampak negatif dari makan durian saat hamil.

Namun, dilansir dari laman Baby Centre, ibu hamil yang mengidap diabetes gestasional sebaiknya menghindari makan durian karena kandungan gulanya yang tinggi.

Jika Moms sudah didiagnosis dengan diabetes gestasional, sebaiknya hindari makan durian karena berisiko semakin naiknya kadar gula.

Jika Moms merasa kesehatan prima saat hamil, maka tidak ada salahnya untuk sesekali makan durian.

Namun, kalau masih kurang yakin lagi, sebenarnya Moms bisa berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan saran terbaik, karena setiap ibu memiliki kondisi yang berbeda.

Sama halnya dengan ibu hamil, saat menyusui tidak ada larangan untuk makan durian.

Hanya sebuah mitos belaka apabila Moms pernah mendengar durian meningkatkan tekanan darah yang tinggi atau bikin ruam pada bayi.

Namun, ibu menyusui yang mengidap diabetes perlu membatasi asupan durian karena dapat meningkatkan kadar gula.

Hal yang sama juga berlaku pada manfaat durian untuk ASI. Sampai sejauh ini, belum ada penelitian yang menyetujui bahwa durian bisa membuat ASI menjadi lebih kental dan lembut.

Tapi, durian memang memiliki manfaat untuk tubuh secara keseluruhan, termasuk untuk kesehatan Moms selama menyusui.

Baca Juga: 6 Masalah Menyusui pada Ibu Baru dan Solusinya

Manfaat Ibu Menyusui Makan Durian

Jangan takut untuk makan durian karena buah satu ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Ya, walaupun aromanya memang menyengat, tapi sebenarnya ada beberapa manfaat bila ibu menyusui makan durian.

1. Meningkatkan Energi Tubuh

meningkatkan energi

Foto: Orami Photo Stock

Ibu menyusui akan mudah merasakan kelelahan. Secara umum, hal ini bisa dikaitkan dengan kurangnya istirahat dan Moms harus bangun pada jam-jam tertentu untuk memberikan makan bayi. Namun, sebenarnya secara ilmiah hal ini juga dapat dijelaskan.

"Menyusui meningkatkan ambang batas tubuh untuk stres, kemungkinan melalui kadar oksitosin dan prolaktin sehingga membuat ibu menyusui lebih tahan stres," kata Jennifer Hahn-Holbrook, salah satu penulis penelitian dari University of California, Los Angeles.

Dilansir dari laman Attachment Parenting, hormon oksitosin yang dilepaskan selama menyusui dapat membuat rasa lelah pada tubuh ibu menyusui.

Oksitosin sebenarnya membantu ibu merasakan cinta yang luar biasa untuk Si Kecil, sehingga tubuh menjadi sangat rileks. Namun, hal ini juga berarti tubuh mudah merasa lelah.

Selain oksitosin, hormon prolaktin yang dilepaskan setelah melahirkan juga bisa membuat Moms mudah mengantuk.

Hormon ini berperan dalam produksi ASI, sehingga hal ini menjelaskan mengapa ibu menyusui mudah merasa lelah.

Maka dari itu, penting untuk Moms menjaga energi tubuh agar tetap bisa prima dan sehat dalam masa-masa menyusui.

Produksi ASI yang cukup akan membuat tumbuh kembang bayi optimal. Salah satu nutrisi bisa didapatkan dari buah-buahan.

Nah, buah durian memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi sehingga mampu mengisi kembali energi tubuh yang hilang saat menyusui.

Selain itu, durian mengandung kalium yang tinggi sehingga membantu mengurangi kelelahan dan rasa capek.

Jadi, tidak ada salahnya untuk makan buah durian sesekali selama masa menyusui.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Puting Lecet saat Menyusui, Catat!

2. Menambah Asupan Kalori

menambah asupan kalori

Foto: Orami Photo Stock

Sering menjadi kekhawatiran ibu yang baru melahirkan bahwa berat badan masih tinggi dan tubuh tidak lagi selangsing sebelumnya.

Tenang saja, Moms. Nikmati masa-masa indah ini agar menjadi kenangan yang berarti di masa mendatang.

Tidak perlu terburu-buru untuk menurunkan berat badan karena bisa berakhir dengan stres yang mengganggu produksi ASI.

Lagi pula, ibu menyusui perlu menambah asupan kalorinya, lho! Setiap harinya, Moms membutuhkan tambahan 500 kalori untuk membantu produksi ASI agar tetap lancar.

Dilansir dari laman La Leche League International, ibu menyusui harus mengonsumsi setidaknya 1.800 kalori dalam sehari sebagai jumlah totalnya.

Jika Moms bingung cara menambahkan asupan kalori yang tetap bernutrisi, coba konsumsi durian.

Rata-rata durian yang berukuran 1 kg memiliki hampir 1.350 kalori. Nah, makan satu biji durian kira-kira memiliki 54 kalori.

Maka dari itu, buah satu ini bisa menjadi pilihan yang enak, bernutrisi, dan mengenyangkan selama masa menyusui.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur

meningkatkan kualitas tidur

Foto: Orami Photo Stock

Bukan rahasia lagi kalau waktu tidur ibu menyusui menjadi tidak teratur. Hal ini bisa berpengaruh pada perubahan suasana hati Moms.

Selain harus pintar-pintar mencuri waktu untuk beristirahat di saat Si Kecil lagi tidur, Moms bisa meningkatkan kualitas tidur dengan makan buah durian. Mengapa demikian?

Durian mengandung triptofan (asam amino esensial) yang bisa diubah menjadi melatonin, hormon yang mengontrol siklus tidur.

Semakin tinggi kadar melatonin, maka semakin mudah Moms untuk tertidur.

4. Meningkatkan Kesehatan Tulang

meningkatkan kesehatan tulang

Foto: freepik.com

Ibu hamil dan menyusui membutuhkan asupan zat besi yang cukup untuk memperkuat tulangnya.

Nah, durian bisa menjadi pilihan yang tepat karena mengandung mineral penting untuk membantu meningkatkan kepadatan tulang.

Moms bisa mengonsumsi setidaknya satu biji durian untuk menambah asupan zat besi ke dalam tubuh.

5. Durian Kaya Nutrisi

durian kaya nutrisi

Foto: Orami Photo Stock

Sudah disebutkan sebelumnya, durian mengandung karbohidrat dan kalium yang tinggi sehingga baik untuk menambah energi di dalam tubuh.

Lalu, apa lagi sih nutrisi yang terdapat di dalam durian? Durian mengandung serat, zat besi, vitamin C, dan vitamin B kompleks.

Durian mampu meningkatkan kekuatan otot, menjaga kesehatan pencernaan tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meningkatkan pembentukan sel darah merah.

Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi durian karena dapat meningkatkan risiko konstipasi atau sembelit. Hal ini bisa terjadi karena durian adalah buah yang tinggi kandungan seratnya.

Nah, itulah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari makan durian.

Tentunya ibu menyusui harus mengimbangi dengan nutrisi tambahan dari makanan atau buah-buahan lainnya.

Baca Juga: Menyusui saat Hamil, Wajib Konsumsi 4 Nutrisi Makanan Agar ASI Lancar Ini!

Makanan yang Dibatasi dan Dilarang untuk Ibu Menyusui

Pada dasarnya, ibu yang menyusui sebaiknya mengonsumsi makanan dan minuman yang disukai. Namun, ada beberapa batasan yang perlu diperhatikan.

Misalkan, mengonsumsi kafein untuk ibu menyusui ada batasannya. Kelebihan kafein bisa berbahaya untuk kesehatan tubuh Moms sendiri.

Selain itu, ada beberapa makanan juga yang sebaiknya dibatasi dan dilarang untuk ibu menyusui, yaitu:

1. Makanan Pedas

makanan pedas

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms penyuka makanan pedas, sebaiknya berhati-hati, ya!

Dilansir dari WebMD, sebagian besar bayi dapat diare atau mengeluarkan gas, yang didapatkan karena ASI dari ibunya.

Jika terjadi hal demikian, segera hentikan konsumsi makanan pedas selama menyusui.

2. Minuman Manis dan Junk Food

minuman manis, junk food

Foto: Orami Photo Stock

Minuman manis yang dimaksud adalah minuman kemasan yang kandungan gulanya tinggi. Menyusui dapat membuat Moms lebih mudah haus dari biasanya.

Sementara itu, terlalu banyak minum soda atau minuman manis bisa memberikan tambahan kalori tanpa nutrisi.

Sebaiknya ganti minuman manis kemasan dengan air putih atau membuat jus buah dengan rasa manis yang lebih alami.

Junk food juga sebaiknya perlu dibatasi saat sedang menyusui. Sebab, junk food tidak mengandung nutrisi yang cukup dan hanya menambah kalori berlebih dalam tubuh Moms.

Lebih baik, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat untuk menjaga tubuh tetap berenergi.

Baca Juga: Ibu Hamil Makan Junk Food, Ini Kata Ahli!

3. Sayuran Mengandung Gas

sayuran mengandung gas

Foto: Orami Photo Stock

Sayur-sayuran memang baik untuk kesehatan tubuh Moms saat menyusui.

Namun, sebaiknya batasi mengonsumsi brokoli atau kubis, serta sayuran lainnya yang mengandung gas.

Artinya, sayuran ini mudah membuat perut kembung, sendawa, dan kentut. Hal tersebut memang normal terjadi.

Namun, apabila bayi juga mengalami hal yang sama, sebaiknya hindari sayur-sayuran ini untuk sementara waktu.

Ingat, pencernaan bayi masih belum sempurna dan sistem kekebalan tubuhnya masih lemah. Jadi, tetap perhatikan makanan yang Moms konsumsi.

Itulah beberapa informasi penting tentang ibu menyusui makan durian.

Nutrisi yang seimbang diperlukan untuk menemani Moms saat masa-masa menyusui yang sangat indah ini. Tubuh ibu sehat, maka kebutuhan gizi anaknya juga optimal.

Produk Rekomendasi

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait