Kesehatan

21 Januari 2021

13 Makanan Pemicu Kanker yang Harus Dibatasi!

Yuk, mulai bentuk kebiasaan makan yang sehat!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

Daftar isi artikel

Kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian utama di seluruh dunia.

Mengutip World Health Organization (WHO), sekitar 9,6 juta jiwa meninggal karena kanker pada tahun 2018.

Untuk mengurangi risikonya, tentunya Moms perlu menjaga pola hidup dan kebiasaan sehat, serta menghindari makanan pemicu kanker dan memperbanyak konsumsi sayur dan buah.

Adapun jenis kanker yang paling umum adalah kanker paru-paru dengan 2,09 juta kasus. Diikuti kanker payudara (2,09 juta kasus), kolorektal (1,80 juta kasus), prostat (1,28 juta kasus), kanker kulit (non-melanoma) (1,04 juta kasus), dan kanker perut (1,03 juta kasus).

Menurut Cancer Research UK, pola makan sehat dan gizi seimbang dapat mengurangi risiko kanker dengan membantu seseorang menjaga berat badan sehat atau menurunkan berat badan.

Pola makan sehat dapat memengaruhi kesehatan seseorang dalam banyak cara. Karena itu, memerhatikan pola makan secara keseluruhan adalah hal penting.

Disarankan, agar Moms mengonsumsi buah dan sayur-sayuran, gandum utuh (nasi merah atau roti gandum), protein sehat (ayam, ikan, atau kacang-kacangan.

Baca Juga: 9 Makanan Sehat Untuk Mencegah Kanker Serviks

Makanan Pemicu Kanker

Selain menjaga pola makan tetap sehat, Moms juga harus mengurangi atau bahkan menghindari makanan pemicu kanker.

Journal of the National Cancer Institute & Cancer Spectrum mengungkapkan, diet dapat memainkan peran penting dalam menentukan seseorang terkena kanker, serta dilihat dari gaya hidup dan seberapa sering ia olahraga dan konsumsi alkohol.

Berikut ini daftar makanan pemicu kanker yang perlu dikurangi.

1. Alkohol

makanan pemicu kanker-2

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Cancer Council, minum alkohol meningkatkan risiko kanker, terutama kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus, hati, dan payudara.

Jika terasa sulit untuk berhenti total dari konsumsi alkohol, bisa dengan membatasi konsumsi alkoholnya.

Rata-rata tidak lebih dari 2 minuman standar sehari dan jangan lebih dari 4 minuman alkohol standar dalam satu sesi.

Makanan pemicu kanker ini memang tak langsung serta merta merasakan efeknya, namun akan terasa dalam jangka panjang.

2. Makanan Kaleng

makanan kaleng bisa memicu kanker

Foto: wexnermedical

Meskipun makanan kaleng yang disajikan mungkin sehat, tetapi bahan kaleng tersebut bisa menjadi salah satu makanan pemicu kanker karena banyak kaleng dilapisi dengan bisphenol.

"Ini adalah pengawet yang telah terbukti bersifat karsinogenik pada hewan," kata Anton Bilchik, MD, PhD, profesor bedah dan kepala penelitian gastrointestinal di Institut Kanker John Wayne di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica.

Bisphenol yang juga dikenal sebagai BPA (bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik dan resin tertentu), berhubungan dengan kanker payudara dan prostat, menurut jurnal Annals of the National Institute of Hygiene Polandia.

Baca Juga: Jangan Asin-Asin, Ini Cara Mengurangi Konsumsi Garam pada Anak, Moms

3. Makanan dengan Kadar Garam Tinggi

hindari makanan dengan kadar garam tinggi

Foto: cheatsheet

Jika Moms suka makan camilan asin, sebaiknya mulai dikurangi ya karena makanan-makanan dengan kadar garam tinggi termasuk dalam makanan pemicu kanker.

Menurut Victoria Manax, MD, kepala petugas medis di Pancreatic Cancer Action Network dan ahli onkologi, terlalu banyak mengonsumsi garam menyebabkan tekanan darah tinggi dan hal ini berhubungan dengan risiko kanker tertentu.

"Orang-orang yang paling berisiko mengembangkan masalah kesehatan karena pola makan gemar makan sesuatu yang asin termasuk orang-orang yang berusia di atas 50 dan penderita diabetes," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa makanan asin menjadi satu dari beberapa faktor risiko kanker pankreas, kanker lambung, kanker hidung, dan kanker tenggorokan.

4. Daging Olahan

makanan olahan bisa memicu kanker

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa jenis daging olahan seperti sosis, hot dog, nugget, pepperoni, dendeng dan daging yang diawetkan dengan diasinkan, daging yang diasap, atau menggunakan bahan pengawet kimia, adalah bagian dari makanan pemicu kanker.

Menurut studi dalam jurnal The Lancet Oncology, disebutkan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker usus sebesar 18%.

Jika hendak membeli dan mengonsumsi daging olahan, carilah produk yang bebas kandungan nitrat dan nitrit, serta tidak ditambahkan bahan pengawet untuk opsi yang lebih baik.

Baca Juga: 6 Tips Mengolah Daging Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau

5. Gula dan Karbohidrat Halus

makanan pemicu kanker - candy permen

Foto: Orami Photo Stock

Gula dalam produk makanan dan minuman tinggi gula dan rendah serat serta nutrisi juga dapat menjadi makanan pemicu kanker kanker, menurut Nutrition Journal.

Peneliti telah menemukan bahwa pola makan yang menyebabkan kadar glukosa darah melonjak dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa kanker, termasuk kanker perut, payudara dan kanker kolorektal.

Kadar glukosa darah dan insulin yang lebih tinggi menjadi faktor risiko kanker.

Ini karena insulin dapat merangsang pembelahan sel, mendukung pertumbuhan dan penyebaran sel kanker, sehingga menjadi lebih sulit untuk dihilangkan.

Hal ini yang menjadikan orang dengan kondisi diabetes, memiliki peningkatan risiko kanker jenis tertentu.

Karena itu, batasi konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan.

6. Soda

soda bisa menyebabkan kanker

Foto: Orami Photo Stock

Seperti daging olahan, soda juga terbukti bisa menjadi makanan pemicu kanker. Soda dipenuhi dengan gula, bahan kimia, dan pewarna buatan.

Umumnya soda yang punya warna cokelat dibuat dari zat 4-methylimidazole (4-MI) yang dapat menyebabkan kanker.

Tidak hanya soda biasa, soda diet juga bisa memicu kanker lho, Moms.

Makanan dengan label “diet” diproses secara kimia dan tidak menggunakan bahan alami, salah satunya pemanis buatan aspartame.

Aspartame merupakan bahan makanan pemicu kanker, kelainan janin, dan gangguan jantung. Makanan ini juga biasanya mengandung aditif untuk meningkatkan rasa enak dan ketagihan.

7. Tepung Putih

makanan pemicu kanker - tepung

Foto: Orami Photo Stock

Tepung putih yang halus adalah bahan utama dalam pembuatan makanan olahan.

Kenapa tepung putih bisa menjadi makanan pemicu kanker? Nah, bahaya tepung putih ini adalah jumlah karbohidrat di dalamnya yang sangat banyak.

Dilansir dari jurnal Cancer Epidemiology, mengonsumsi karbohidrat halus dapat meningkatkan risiko kanker payudara sebanyak 220%.

Makanan yang tinggi glikemik akan meningkatkan level gula darah di tubuh, yang akan mempercepat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Baca Juga: 4 Cara Mendeteksi Kanker Payudara yang Paling Mudah

8. Popcorn yang Dimasak dengan Microwave

popcorn yang dimicrowave harus dihindari

Foto: healthline

Moms suka ngemil popcorn? Sebaiknya hindari makan popcorn yang bisa langsung di-microwave ya.

Memang tidak semua popcorn adalah makanan pemicu kanker, namun apabila ia dimasak dengan cara di-microwave, ini sedikit mendekatkan dengan risiko kanker.

Kantung pembungkus popcorn terbuat dari bahan kimia yang meningkatkan risiko infertilitas dan kanker hati, testis, dan pankreas.

The U.S. Environmental Protection Agency (EPA) menyebutkan kalau zat perfluorooctanoic acid (PFOA) di kantung popcorn microwave bisa menyebabkan tumor.

9. Keripik Kentang

keripik kentang tidak boleh banyak dikonsumsi

Foto: entrepreneur

Makan keripik kentang sebagai camilan memang sangat enak ya, Moms? Sayangnya, camilan gurih dan garing ini bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Keripik mengandung lemak trans dan sodium tinggi yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Ada juga zat acrylamide di dalam keripik yang sudah umum diketahui sebagai karsinogen. Acrylamide juga ditemui di rokok.

Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan terlalu banyak makan keripik ya, Moms! Sebab ini termasuk ke dalam makanan pemicu kanker.

Baca Juga: 5 Penyebab Moms Ketagihan Makanan Asin

10. Daging yang Dimasak Suhu Tinggi

daging dapat menyebabkan kanker

Foto: Orami Photo Stock

Daging yang dimasak pada suhu tinggi membentuk bahan kimia yang dapat menyebabkan perubahan pada DNA manusia serta menjadi makanan pemicu kanker.

Makan daging yang dimasak suhu tinggi, digoreng, atau dipanggang dalam jumlah besar dapat peningkatan risiko kanker kolorektal, pankreas, dan prostat.

Jika Moms penggemar daging, direkomendasikan untuk merebusnya hingga matang.

Selain itu, mengasinkan daging sebelum dimasak dapat membantu mengurangi risiko pembentukan karsinogen.

11. Daging Merah

daging merah adalah makanan pemicu kanker.jpg

Foto: Orami Photo Stock

World Health Organization menjabarkan, bahwa setiap 50 gram porsi daging merah yang dimakan setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal sekitar 18%.

Contoh daging merah adalah daging sapi, daging sapi muda, babi, domba, kambing, dan daging kuda.

Makan daging merah dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal, pankreas, dan prostat.

12. Pemanis Buatan

pemanis buatan berbahaya untuk kesehatan

Foto: Orami Photo Stock

Ternyata, pemanis buatan juga termasuk ke dalam makanan pemicu kanker.

Melansir dari The Department of Health & Human Services, pemanis buatan seperti aspartam, sakarin dan siklamat dapat meningkatkan risiko terkena kanker kandung kemih jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

13. Makanan Cepat Saji

makanan cepat saji bagian dari makanan pemicu kanker.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Melansir World Cancer Research Fund, salah satu faktor risiko terbesar kanker adalah kelebihan berat badan atau obesitas.

Makan 'makanan cepat saji' (seperti keripik dan ayam goreng) atau makanan olahan lain yang tinggi lemak dan gula (seperti coklat, keripik, dan biskuit) dapat membuat berat badan bertambah.

Telah terbukti kuat bahwa kelebihan berat badan atau obesitas adalah penyebab 12 jenis kanker.

Namun, pola makan yang tinggi makanan nabati seperti buah, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan, dapat menjaga berat badan yang sehat, dan juga mengurangi risiko dari kanker tertentu.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Kanker Darah pada Anak dan Cara Mengatasinya

Itu dia Moms, daftar makanan pemicu kanker yang sebaiknya mulai dikurangi.

Lebih baik konsumsi makanan alami, bukan makanan kaleng, olahan, atau buatan, terutama bagi kesehatan keluarga.

Perbanyak juga konsumsi makanan yang bersumber dari tanaman seperti buah, sayur, kacang, dan biji-bijian.

Memang membutuhkan waktu untuk membentuk kebiasaan sehat, tetapi akan sangat sepadan ketika kita memiliki kesehatan tubuh yang baik, lho!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait