Kesehatan

10 Juli 2021

5 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, Dapat Sembuhkan Luka

Tak cuma untuk pelengkap masakan, daun salam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Apakah Moms tahu kalau manfaat daun salam begitu beragam untuk kesehatan?

Daun salam ini biasanya digunakan sebagai bumbu penyedap dalam berbagai masakan. Daun salam dapat digunakan langsung, kering, ditumbuk, atau dikonsumsi secara utuh.

Sayangnya, daun ini akan sedikit terasa pahit jika dimakan langsung. Meski begitu, selain bisa dijadikan sebagai bumbu penyedap rasa dalam masakan, daun salam juga memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan, lho!

Baca Juga: Tidak Cuma Dari Dedaunan, 5 Teh Bunga Ini Juga Lezat dan Bermanfaat Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan

Ada alasan mengapa manfaat daun salam bisa dirasakan untuk kesehatan. Tumbuhan satu ini mengandung sifat antibakteri, antiperadangan, diuretik (memperlancar buang air kecil), dan baik untuk kesehatan kulit. Nah, apa saja manfaat daun salam bagi kesehatan? Ini ulasannya.

1. Mengobati Diabetes

manfaat daun salam

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat daun salam dipercaya bermanfaat untuk mengobati diabetes. Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di seluruh penjuru dunia.

Apalagi jika Moms memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit diabetes, maka Moms memiliki risiko yang lebih tinggi.

Ketika seseorang mengidap diabetes, tubuh mereka tidak menghasilkan cukup insulin, atau tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Alhasil, glukosa terakumulasi dalam darah. Kadar glukosa darah yang tinggi kemudian dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari kelelahan hingga penyakit jantung.

Lantas, bagaimana manfaat daun salam bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes?

Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutritional Biochemistry.

Penelitian ini melibatkan pasien diabetes tipe 2 mengambil kapsul 1, 2, atau 3 gram daun salam per hari selama 30 hari. Kelompok keempat mengambil plasebo.

Hasilnya, tiga kelompok yang mengonsumsi daun salam terbukti memiliki kadar glukosa yang lebih rendah.

Selain itu juga mengurangi kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) pada pasien dengan diabetes tipe 2.

Cara lainnya untuk mengontrol kadar gula darah, yaitu menerapkan pola makan yang sehat.

Dilansir dari laman Medical News Today, kriteria makanan penurun gula darah yang ampuh lainnya bisa Moms ketahui adalah melalui indeks glikemiknya (GI).

Beberapa jenis makanan yang aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes, yaitu brokoli, makanan laut, okra, avokad, dan buah berry.

Baca Juga: Pentingnya Daun Katuk untuk Melancarkan dan Menghasilkan ASI Eksklusif

2. Memerangi Peradangan

manfaat daun salam

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat daun salam berikutnya, yaitu mampu memerangi peradangan atau inflamasi dalam tubuh.

Dilansir dari Journal of Inflammation menjelaskan ada lima tanda utama tubuh mengalami inflamasi, yaitu kemerahan, bengkak, terasa panas, nyeri, dan sulit untuk digerakkan.

Melalui sebuah jurnal berjudul Anti-Inflammatory Potential of Native Australian Herbs Polyphenols, yang diterbitkan oleh US National Library of Medicine National Institutes of Health, manfaat daun salam dapat menghambat aktivitas enzim COX-21, yang diketahui memicu peradangan.

Daun salam mengandung sesquiterpene lactones2, yang dikenal mampu memerangi peradangan dengan menghambat produksi oksida nitrat. Studi menunjukkan bahwa oksida nitrat yang tinggi berguna untuk penyakit inflamasi.

Jika Moms ingin mendapatkan manfaat ini, cobalah minum air rebusan daun salam.

Caranya mudah, cukup rebus air dan tambahkan beberapa daun salam ke dalamnya. Moms dapat minum air rebusan daun salam secara rutin.

3. Membantu Melawan Kanker

Membantu Melawan Kanker.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat daun salam berikutnya adalah membantu melawan kanker. Pada penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Bioresources, Mie University di Jepang, ditemukan bahwa cineole, senyawa utama dalam daun salam, mampu menekan pertumbuhan sel-sel kanker leukemia.

Sementara itu juga terbukti efektif dalam terapi kanker payudara. Studi ini menemukan bahwa ekstrak daun bisa membuat kematian sel kanker payudara.

Penelitian yang diungkapkan dalam jurnal Clinical Breast Cancer, kanker payudara adalah kanker yang berkembang di area sel payudara.

Biasanya, kanker terbentuk di lobulus atau saluran payudara. Lobulus adalah kelenjar yang menghasilkan susu, dan duktus adalah jalur yang membawa susu dari kelenjar ke puting.

Selain memanfaatkan daun salam sebagai pencegahan kanker payudara, Moms juga perlu memahami pola makan sehat secara keseluruhan.

Jangan lupa juga untuk memilih makanan yang diproses secara minimal agar tetap segar dan sehat dikonsumsi setiap hari.

Menurut studi yang diterbitkan oleh World Cancer Research Fund/American Institute for Cancer Research, beberapa cara mencegah kanker payudara adalah mempertahankan berat badan yang sehat, rutin melakukan aktivitas fisik, mengikuti diet kaya serat dan kedelai, dan membatasi asupan lemak khususnya lemak jenuh.

Baca Juga: 10 Fakta Seputar Kanker Payudara yang Perlu Mama Tahu

4. Membantu Melawan Infeksi Jamur

manfaat daun salam

Foto: Orami Photo Stock

Adapun manfaat daun salam berikutnya untuk kesehatan tubuh, yaitu membantu melawan infeksi jamur.

Infeksi jamur adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur dengan jenis yang berbeda-beda. Infeksi jamur juga dapat terjadi pada berbagai macam bagian tubuh.

Apa yang menjadi penyebab terjadinya infeksi jamur? Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jamur sering ditemukan di lingkungan kehidupan sehari-hari dan dapat terhirup/kontak langsung.

Oleh karena itu, bagian tubuh yang paling utama/sering terkena infeksi jamur adalah sistem pernapasan dan kulit.

Ada beberapa gejala dan tanda infeksi jamur yang dapat Moms pahami, yaitu:

  • Munculnya ruam
  • Bintik kulit
  • Luka yang melepuh atu bernanah
  • Batuk
  • Demam
  • Sesak napas
  • Penglihatan kabur
  • Air mata berlebihan

Nah, risiko terjadinya infeksi jamur lebih tinggi pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Daun salam membantu melawan infeksi jamur karena tumbuhan ini juga memiliki sifat antijamur, terutama terhadap infeksi Candida.

Manfaat daun salam bisa mencegah adhesi Candida ke dinding sel, dengan demikian menjaganya agar tidak menembus ke membran.

Baca Juga: Penyebab Infeksi Jamur Candida Pada Bayi dan Cara Mencegahnya

5. Membantu Menyembuhkan Luka

manfaat daun salam

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat daun salam yang terakhir adalah menjadi salah satu cara alami penyembuhan luka.

Hal pertama yang harus dilakukan jika terjadi luka, yaitu membersihkan luka tersebut untuk mencegah terjadinya infeksi.

Nah, cara membersihkan luka yang paling optimal, dengan menggunakan cairan antiseptik. Namun, apabila tidak ada cairan antiseptik, Moms bisa membersihkan luka dengan air mengalir.

Setelahnya, Moms bisa memanfaatkan daun salam untuk mengatasi luka tersebut.

Selain itu, daun salam mengandung disinfektan sehingga mampu membantu mengatasi kemerahan pada kulit dan iritasi. Daun salam juga bermanfaat untuk mengurangi gigitan serangga.

Itulah penjelasan tentang manfaat daun salam. Namun, perlu diketahui bahwa daun salam juga dapat menimbulkan efek samping, seperti gangguan saluran pencernaan, radang akut pada saluran pencernaan, pemicu reaksi alergi, dan infeksi kulit. Maka dari itu, pergunakan daun salam dalam batasan yang wajar, ya.

Baca Juga: Manfaat Daun Stevia, Pemanis Alami yang Rendah Kalori dan Aman Dikonsumsi

Itulah Moms penjelasan tentang beberapa manfaat daun salam untuk kesehatan. Jadi, jangan hanya menggunakan daun salam sebagai penyedap masakan ya Moms.

  • https://www.cdc.gov/fungal/diseases/candidiasis/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1074343/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5598408/
  • https://www.jstage.jst.go.jp/article/jcbn/44/1/44_08-188/_article
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/322861#_noHeaderPrefixedContent
  • http://www.bccancer.bc.ca/nutrition-site/Documents/Patient%20Education/a_nutrition_guide_for_women_with_breast_cancer.pdf
  • https://www.journals.elsevier.com/clinical-breast-cancer#:~:text=Order%20Journal,and%20treatment%20of%20breast%20cancer.
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait