28 Mei 2024

11 Penyebab Penis Bengkak dan Cara Mengatasinya, Simak!

Terlihat sepele, namun ini bisa jadi tanda penyakit tertentu, lho!

Banyak hal yang bisa menyebabkan penis bengkak. Kondisi ini akan terlihat seperti penis yang terlihat merah dan iritasi.

Bahkan, area tersebut mungkin terasa sakit atau gatal dan ini bisa terjadi pada anak kecil atau orang dewasa.

Karena ada banyak penyebab penis bengkak, penting untuk memperhatikan gejala lainnya. Ini akan membantu dokter menentukan penyebabnya.

Dalam kasus yang jarang terjadi, penis bengkak akan menjadi keadaan yang darurat medis.

Baca Juga: Berapa Ukuran Penis Normal dan Bagaimana Cara Mengukurnya?

Penyebab Penis Bengkak

11 cara membesarkan penis 1.jpg
Foto: 11 cara membesarkan penis 1.jpg (Photo by Deon Black from Pexels)

Penis terdiri dari beberapa bagian penting yang masing-masing memiliki fungsi spesifik dalam sistem reproduksi dan kemih pria.

Berikut adalah penjelasan rinci mengenai bagian-bagian tersebut:

1. Ujung, Kepala, atau Kelenjar

Kepala penis, atau kelenjar, adalah tempat di mana uretra berakhir.

Uretra adalah saluran yang membawa urine dari kandung kemih dan air mani dari kelenjar reproduksi keluar dari tubuh.

Kepala penis memiliki lubang kecil yang disebut meatus uretra, di mana urin dan air mani dikeluarkan selama buang air kecil dan ejakulasi.

2. Batang

Batang adalah bagian terpanjang dari penis yang memanjang dari kepala hingga pangkalnya, di mana ia terhubung ke perut bagian bawah.

Batang penis terdiri dari jaringan erektil yang dapat terisi darah selama rangsangan seksual, menyebabkan ereksi.

Ini memungkinkan penis untuk menjadi cukup kaku untuk penetrasi selama hubungan seksual.

3. Kulup

Kulup adalah lipatan kulit yang menutupi dan melindungi kepala penis. Pada pria yang tidak disunat, kulup dapat ditarik ke belakang untuk memperlihatkan kepala penis.

Kulup berfungsi melindungi kelenjar penis dari iritasi dan infeksi.

Pada bayi dan anak-anak, kulup melekat erat pada kepala penis dan perlahan-lahan mulai terpisah seiring pertumbuhan.

4. Frenulum

Frenulum adalah pita jaringan yang menghubungkan bagian bawah kepala penis dengan kulup.

Tempat ini sering kali sangat sensitif dan berperan penting dalam rangsangan seksual.

Frenulum membantu kulup kembali ke posisi semula setelah ditarik ke belakang, dan memberikan stabilitas serta fleksibilitas pada kulup.

Memahami anatomi penis tidak hanya penting untuk tujuan edukasi, tetapi juga dapat membantu dalam mengidentifikasi penyebab penis bengkak.

Baca juga: Aglutinasi, Penggumpalan Sperma yang Pengaruhi Kesuburan

Pengetahuan ini memungkinkan Dads untuk lebih memahami fungsi normal dari setiap bagian penis dan mengenali tanda-tanda awal dari kondisi medis yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Misalnya, perubahan pada kulit kulup, nyeri pada frenulum, atau masalah dengan buang air kecil dapat menunjukkan adanya infeksi, cedera, atau kondisi kesehatan lainnya yang perlu diperiksa oleh profesional medis.

Dapat berkisar dari ringan hingga parah, beberapa kemungkinan penyebab penis bengkak adalah:

1. Balanitis

Balanitis adalah penyebab umum pembengkakan penis. Itu terjadi ketika kepala penis meradang.

Menurut StatPearls, sekitar 3 hingga 11 persen pria akan mengalami balanitis dalam hidupnya.

Kondisi ini biasanya mempengaruhi pria yang tidak disunat dan memiliki kebiasaan kebersihan yang buruk.

Balanitis berulang juga sering dikaitkan dengan kondisi diabetes yang tidak dikelola dengan baik dan defisiensi imun.

Sebagian besar kasus penis bengkak adalah akibat dari pertumbuhan berlebih dari Candida albicans, sejenis jamur yang secara alami terjadi pada tubuh.

Penyebab paling umum kedua balanitis adalah adanya bakteri spesies Streptococcus.

Meskipun bukan infeksi menular seksual (IMS), mikroorganisme yang menyebabkannya dapat ditransfer...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.