Parenting Islami

19 Juli 2021

Niat, Bacaan, dan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Sunnah yang Bisa Dilakukan

Ketahui niatnya bagi imam dan makmum
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Amelia Puteri

Pada tanggal 19 Juli 2021 atau 11 Dzulhijjah, umat Islam akan merayakan Idul Adha dengan melakukan sholat Idul Adha dan menyembelih kurban. Moms perlu mengetahui seperti apa niat, tata cara dan bacaan sholat Idul Adha.

Sholat Idul Adha dilakukan sebanyak dua rakaat, tentunya dengan terlebih dahulu membaca niat baik bagi imam maupun makmum.

Memasuki tahun kedua pandemi COVID-19, Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan surat edaran tentang penyelenggaraan sholat Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Sholat Idul Adha dibolehkan dilakukan di rumah jika daerah tinggal sekitar kita masih zona merah.

"Untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali dan munculnya varian baru," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dilansir dari laman resmi Kemenag, dikutip dari Kompas.com.

Untuk itu, cari tahu yuk tata cara dan bacaan sholat Idul Adha untuk di rumah.

Selain menambah pahala yang berlipat-lipat, membaca niat sebelum sholat juga akan membuat ibadah Moms dan keluarga semakin khusyuk. Yuk, cari tahu penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Ini Aturan Puasa Sunnah Idul Adha, Sudah Tahu?

Hukum Sholat Idul Adha

Hukum Sholat Idul Adha  -2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum kita mengetahui niat, tata cara dan bacaan sholat Idul Adha, ada baiknya mengetahui jenis hukumnya dalam Islam.

Para ulama menjelaskan bahwa hukum sholat Idul Adha adalah sunnah muakkadah. Ini adalah sunnah yang sangat dianjurkan.

Adapun ini didukung dari jawaban Rasulullah ketika ditanya seseorang. Beliau bersabda:

خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِى الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ . فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهَا قَالَ لاَ ، إِلاَّ أَنْ تَطَوَّعَ

“Sholat lima waktu sehari semalam.” Orang itu bertanya lagi, “Apakah ada kewajiban (sholat) lain?” Beliau menjawab, “Tidak, kecuali engkau mengerjakan sholat sunnah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Niat dan Bacaan Sholat Idul Adha

niat shalat Idul Adha

Foto: Orami Photo Stock

Niat adalah hal yang penting dalam melaksanakan sholat dan merupakan rukun sholat, termasuk bagi sholat Idul Adha.

Mengutip Zakat, berikut niat dan bacaan sholat Idul Adha bagi makmum:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

"Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'aalaa." (Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah ta'ala.)

Sedangkan untuk niat dan bacaan sholat Idul Adha bagi imam adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

"Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati imaman lillaahi ta'aalaa." (Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah ta'ala.)

Baca Juga: 7 Aturan Kurban Idul Adha dalam Islam, Yuk Pelajari!

Tata Cara Sholat Idul Adha

tata cara sholat idul adha.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Umumny,a sholat idul adha dikerjakan secara berjamaah.

Setelah sholat selesai ditunaikan, khatib menyampaikan khutbah. Jika dibandingkan dengan sholat Jumat, tentu biasanya khutbahnya disampaikan terlebih dulu, setelah itu baru sholat.

Berikut tata cara terkait pelaksanaan sholatnya, seperti:

1. Tidak Ada Sholat Qobliyah dan Ba’diyah

Tata cara sholat idul adha pertama yakni tidak didahului dengan sholat sunnah qobliyah dan tidak pula diakhiri dengan sholat sunnah ba’diyah. Sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- خَرَجَ يَوْمَ أَضْحَى أَوْ فِطْرٍ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَمْ يُصَلِّ قَبْلَهَا وَلاَ بَعْدَهَا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar pada hari Idul Adha atau Idul Fitri, lalu beliau mengerjakan sholat ‘ied dua raka’at, namun beliau tidak mengerjakan sholat qobliyah maupun ba’diyah. (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Tidak Ada Adzan dan Tidak Ada Iqomah

Kemudian, sholat Idul Adha tidak didahului dengan adzan, tidak pula dengan iqomah. Sebagaimana hadits dari Jabir bin Samurah radhiyallahu ‘anhu:

صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْعِيدَيْنِ غَيْرَ مَرَّةٍ وَلاَ مَرَّتَيْنِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلاَ إِقَامَةٍ

Aku beberapa kali melaksanakan sholat ‘ied bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukan hanya sekali atau dua kali, ketika itu tidak ada adzan maupun iqomah.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Penjual Kurban Online, Idul Adha Sebentar Lagi

3. Rukun Sholat Idul Adha

Secara praktis, mengutip Bersama Dakwah, tata cara dan rukun sholat Idul Adha adalah sebagai berikut:

  • Niat sholat (imam dan makmum)
  • Takbiratul ihram
  • Takbir lagi (takbir zawa-id) sebanyak tujuh kali. Di antara takbir disunnahkan membaca dzikir memuji Allah
  • Membaca surat Al Fatihah dilanjutkan surat lainnya
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Bangkit dari sujud dan bertakbir
  • Takbir zawa-id sebanyak lima kali. Di antara takbir disunnahkan membaca dzikir memuji Allah
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Duduk tasyahud dengan tuma’ninah
  • Salam
  • Tertib melakukan rukun secara berurutan

Setelah selesai tata cara sholat, biasanya akan ada khutbah dan membahas tentang hukum-hukum Qurban dan Idul Adha.

Singkatnya, yang berbeda dari sholat lainnya adalah niat dan takbir zawa-id. Di antara setiap takbir zawa-id, dianjurkan membaca dzikir dengan memuji Allah. Di antaranya dengan bacaan:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

(Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar)

Artinya: Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar

Sunnah Lain Sebelum dan Sesudah Melaksanakan Sholat Idul Adha

sunnah Idul Adha

Foto: Orami Photo Stock

Selain membaca niat dan bacaan sholat Idul Adha dan melaksanakan ibadahnya, ada sunnah lain yang bisa dilakukan sebelum atau sesudah sholat Idul Adha. Mengutip Bersama Dakwah, berikut ini daftarnya:

1. Mandi Sebelum Sholat Idul Adha

Rasulullah SAW biasa mandi terlebih dahulu sebelum berangkat melaksanakan sholat Idul Adha. Seperti hadist berikut ini:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha." (HR. Ibnu Majah)

2. Memakai Pakaian Terbaik

Setelah mandi, Rasulullah SAW juga mengenakan pakaian terbaik ketika sholat Id. Beliau juga memerintahkan sahabat mengenakan pakaian terbaik mereka. Seperti dalam hadist berikut:

أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم في العيدين أن نلبس أجود ما نجد ، وأن نتطيب بأجود ما نجد

"Pada dua hari raya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kita untuk memakai yang terbaik dari apa yang kita miliki." (HR. Hakim)

Baca Juga: Protokol Kesehatan Ibadah Kurban di Idul Adha, Wajib Tahu!

3. Memakai Wangi-wangian

Tak hanya memakai pakaian terbaik, disunnahkan juga untuk memakai wangi-wangian, memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau-bau yang tidak enak, untuk memperoleh keutamaan hari Idul adha.

Dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhaddzab terdapat keterangan mengenai amalan sunnah ini seperti:

والسنة أن يتنظف بحلق الشعر وتقليم الظفر وقطع الرائحة لانه يوم عيد فسن فيه ما ذكرناه كيوم الجمعة والسنة أن يتطيب

"Disunnahkan pada hari raya Id membersihkan anggota badan dengn memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau badan yang tidak enak, karena amalan tersebut sebagaimana dilaksanakan pada hari Jum’at, dan disunnahkan juga memakai wangi-wangian."

4. Takbiran Saat Menuju Tempat Sholat

Bagi Moms dan Dads yang ingin melaksanakan ibadah sholat Id, dapat melakukan sunnah takbiran saat berangkat menuju tempat sholat. Bahkan dianjurkan sejak tanggal 9 Dzulhijjah setelah subuh.

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

(Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada ilah kecuali Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala pujian hanya untuk-Nya)

5. Berjalan Kaki ke Lokasi Sholat Id

Selain itu, disunnahkan untuk berjalan kaki baik saat pergi maupun pulang sholat Id. Tidak naik kendaraan kecuali ada hajat, misalnya lokasi yang sangat jauh. Seperti hadist dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berangkat sholat Id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang." (HR. Ibnu Majah)

Itu dia Moms, niat sholat Idul Adha dan sunnah lain yang bisa dilakukan sebelum dan setelah melaksanakan sholat Id. Semoga berguna.

  • https://zakat.or.id/bacaan-sholat-idul-adha/
  • https://bersamadakwah.net/niat-sholat-idul-adha/
  • https://sabilalmuhtadin.or.id/news-detail.cfm?NewsID=22
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait