17 Februari 2022

Carbamazepine (Obat Epilepsi): Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Tidak boleh digunakan sembarangan, ya!

Carbamazepine adalah obat golongan antikonvulsan, yang dikenal sebagai obat antikejang atau antiepilepsi.

Obat ini digunakan untuk mengobati kejang dan gangguan nyeri saraf yang disebut trigeminal neuralgia.

Carbamazepine juga terkadang diresepkan dokter sebagai penstabil suasana hati pada penderita gangguan bipolar.

Obat ini bekerja dengan mengurangi aktivitas listrik abnormal di otak dan saraf.

Obat ini hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter.

Bentuk sediaannya adalah tablet, kapsul, dan sirup.

Simak lebih lanjut mengenai Carbamazepine dalam pembahasan ini.

Baca Juga: Ketahui Obat Celecoxib: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping Penggunaan

Manfaat dan Kegunaan Carbamazepine

kejang.jpg
Foto: kejang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Carbamazepine biasanya digunakan untuk mencegah dan mengobati jenis kejang tertentu.

Khususnya kejang fokal (sebagian) dan kejang umum tonik-klonik, yang dikenal sebagai jenis kejang "klasik".

Kejang terjadi ketika adanya “ledakan” aktivitas listrik abnormal yang terjadi di otak.

Ini dapat menyebabkan gerakan, perilaku, dan sensasi yang tidak terkendali dan menyebabkan seseorang pingsan.

Carbamazepine juga mengobati rasa sakit yang terkait dengan trigeminal neuralgia, kondisi yang sebabkan nyeri saraf yang parah dan menusuk di wajah.

Dokter juga terkadang meresepkan Carbamazepine off-label untuk mengobati kondisi kesehatan lain.

Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal BMC Psychiatry pada 2012, Carbamazepine menjadi pengobatan untuk mengatasi gangguan bipolar.

Selain itu, obat ini juga terkadang digunakan dokter untuk mengatasi sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome) dan gangguan terkait saraf kronis (neuropatik).

Dosis dan Aturan Pakai Carbamazepine

minum obat
Foto: minum obat (Shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Carbamazepine hanya boleh dibeli dan digunakan dengan resep dokter.

Dosis setiap orang bisa jadi berbeda-beda, tergantung usia dan kondisi yang dialami.

Namun, secara umum, berikut ini dosisnya:

1. Untuk Mengatasi Epilepsi

Dewasa:

  • Dosis awal: 100–200 mg, diminum 1–2 kali sehari.
  • Dosis selanjutnya/perawatan: 800–1.200 mg per hari, dibagi menjadi beberapa jadwal minum.
  • Dosis maksimal: 2.000 mg per hari.

Anak-anak 0–1 tahun:

  • Dosis umum: 100–200 mg per hari.
  • Dosis maksimal: 35 mg/kgBB per hari.

Anak-anak 1–5 tahun:

  • Dosis umum: 200–400 mg per hari.
  • Dosis maksimal: 35 mg/kgBB per hari.

Anak-anak 5–10 tahun:

  • Dosis umum: 400–600 mg per hari.
  • Dosis maksimal: 1.000 mg per hari.

Anak-anak 10–15 tahun:

  • Dosis umum: 600–1.000 mg per hari.
  • Dosis maksimal: 1.000 mg per hari.

Baca Juga: Esomeprazole Obat Asam Lambung: Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

2. Untuk Mengatasi Gangguan Bipolar

Dewasa:

  • Dosis awal: 400 mg per hari, dibagi menjadi beberapa jadwal konsumsi.
  • Dosis perawatan: 400–600 mg per hari, dibagi menjadi beberapa jadwal konsumsi.
  • Dosis maksimal: 1.600 mg per hari.

Baca Juga: 6 Pilihan Obat Alergi, Pertimbangkan Sesuai Kebutuhan, ya!

3. Untuk Mengatasi Trigeminal Neuralgia

Dewasa:

  • Dosis awal: 100–200 mg, diminum 2 kali sehari.
  • Dosis perawatan: 400–800 mg per hari, dibagi menjadi beberapa jadwal konsumsi.
  • Dosis maksimal: 1.200 mg per hari.

Efek Samping Carbamazepine

Perbedaan Sakit Kepala Dan Migrain Pada Anak 3.jpg
Foto: Perbedaan Sakit Kepala Dan Migrain Pada Anak 3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Berikut ini beberapa efek samping umum, parah, dan jangka panjang dari penggunaan Carbamazepine:

1. Efek Samping Umum

Beberapa pasien mengalami efek samping ringan ketika pertama kali mengonsumsi Carbamazepine atau ketika ada peningkatan dosis.

Dokter biasanya meresepkan dengan dosis rendah pada awalnya.

Kemudian, perlahan-lahan meningkatkannya seiring waktu.

Efek samping yang umum termasuk:

Baca Juga: Aturan Pakai dan Efek Samping Domperidone, Obat untuk Bantu Atasi Mual dan Muntah

2. Efek Samping Parah

Efek samping yang serius jarang terjadi saat mengambil Carbamazepine.

Namun, ini tetap harus diwaspadai.

Segera cari bantuan medis jika mengalami:

  • Depresi, kecemasan, atau lekas marah.
  • Agitasi atau kegelisahan.
  • Sulit tidur.
  • Serangan panik.
  • Ledakan kemarahan, kekerasan, agresif, atau impulsif.
  • Gejala mania (misalnya, energi ekstrem atau berbicara terlalu cepat).
  • Perubahan yang tidak biasa atau tiba-tiba dalam perilaku atau suasana hati.

Carbamazepine juga dapat menyebabkan masalah darah, jantung, hati, atau mata yang serius.

Segera cari bantuan medis atau hubungi dokter jika mengalami:

  • Bintik atau bercak merah keunguan di tubuh.
  • Gusi berdarah atau mimisan.
  • Demam, sakit tenggorokan, atau gejala pilek atau flu yang persisten.
  • Kelelahan yang parah atau tidak biasa.
  • Mudah memar.
  • Detak jantung cepat, lambat, atau tidak teratur.
  • Kehilangan nafsu makan yang tidak biasa.
  • Mual dan muntah.
  • Menguningnya kulit (jaundice).
  • Urine berwarna gelap.
  • Nyeri di sisi kanan perut.
  • Penglihatan kabur.

Kadar natrium yang rendah juga dapat terjadi akibat penggunaan Carbamazepine.

Gejalanya dapat berupa:

  • Sakit kepala.
  • Peningkatan frekuensi kejang.
  • Masalah dengan konsentrasi atau memori.
  • Kebingungan.
  • Kelemahan.
  • Merasa goyah, seperti akan jatuh.

Segera cari instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat jika mengalami kondisi darurat setelah konsumsi Carbamazepine:

Baca Juga: Acetosal Obat Nyeri dan Demam, Ketahui Dosis dan Aturan Pakainya

3. Efek Samping Jangka Panjang

Jika Carbamazepine digunakan untuk waktu yang lama, ada risiko efek samping jangka panjang yang bisa terjadi.

Menurut studi yang diterbitkan di jurnal Medical Archive pada 2018, salah satu efek jangka panjang Carbamazepine adalah osteoporosis.

Kondisi ini menyebabkan tulang melemah dan lebih mudah patah.

Nah, itulah pembahasan mengenai obat Carbamazepine.

Semoga informasinya bermanfaat ya, Moms!

  • https://bmcpsychiatry.biomedcentral.com/articles/10.1186/1471-244X-12-47
  • https://www.ejmanager.com/mnstemps/10/10-1534539907.pdf?t=1644491572
  • https://www.healthline.com/health/drugs/carbamazepine-oral-tablet
  • https://www.verywellhealth.com/tegretol-carbamazepine-oral-uses-side-effects-dosage-5207610
  • https://www.drugs.com/carbamazepine.html
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/carbamazepine?mtype=generic

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.