Kesehatan

KESEHATAN
12 April 2020

Ketahui Penyebab dan Bahaya Paru-paru Basah

Pengobatan untuk skala ringan bisa dilakukan di rumah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Penyakit paru-paru basah, atau pneumonia merupakan kondisi terjadinya infeksi pada paru-paru, yang mungkin disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.

Menurut American Lung Association, infeksi ini menyebabkan kantong udara paru-paru (alveoli) meradang dan terisi dengan cairan atau nanah. Dampaknya bisa menyulitkan oksigen yang dihirup masuk ke aliran darah.

Dalam proses pengobatannya, akan dilihat berdasarkan penyebab paru-paru basah dan tingkat keparahannya. Baca lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dan seberapa bahaya paru-paru basah.

Apa Penyebab Paru-paru Basah?

penyebab paru-paru basah-1

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab paru-paru basah dapat disebabkan oleh berbagai macam bakteri, virus, dan jamur di udara yang kita dihirup manusia. Melakukan identifikasi penyebabnya adalah langkah penting agar mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca Juga: Mari Mencegah Pneumonia Bayi Lewat Pemberian ASI Seperti Ini!

1. Infeksi Bakteri

Mengutip Mayo Clinic, jenis pneumonia karena infeksi bakteri paling umum yaitu yang disebabkan oleh kuman Streptococcus pneumoniae, biasanya hidup di saluran pernapasan bagian atas.

Pneumonia bakteri dapat muncul dengan sendirinya, atau berkembang setelah terserang virus flu.

Pneumonia bakteri seringkali memengaruhi hanya satu bagian, atau lobus, dari paru-paru.

Orang yang berisiko tinggi untuk mengalami pneumonia bakteri yaitu orang yang pulih dari operasi, orang dengan penyakit pernapasan atau infeksi virus, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Beberapa jenis bakteri penyebab paru-paru basah ini termasuk:

  • Mycoplasma pneumoniae. Bakteri kecil yang biasanya menginfeksi orang berusia di bawah 40 tahun, terutama mereka yang hidup dan bekerja di lingkungan yang padat.
  • Chlamydophila pneumoniae. Biasanya menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas sepanjang tahun, tetapi dapat sebabkan pneumonia ringan.
  • Legionella pneumophila. Bakteri ini bisa menyebabkan pneumonia berbahaya, yang disebut penyakit Legionnaire. Legionella tidak menular dari orang ke orang, tetapi berkaitan dengan paparan air yang terkontaminasi.

Baca Juga: Ini Gejala Pneumonia, Penyakit yang Telah Memakan Satu Korban Jiwa Suspect Corona di Indonesia

2. Infeksi Virus

Melansir Johns Hopkins Medicine, penyebab paru-paru basah ini disebabkan oleh berbagai virus, termasuk virus flu (influenza). Seseorang lebih mungkin terkena pneumonia bakteri jika memiliki pneumonia karena virus.

Virus ini bekerja dengan menginfeksi saluran pernapasan bagian atas dan menyebabkan pneumonia. Infeksi virus influenza ini mungkin bisa parah dan terkadang fatal.

Pneumonia oleh virus ini paling berisiko pada orang yang sebelumnya punya penyakit jantung atau paru, dan pada wanita hamil.

3. Infeksi Jamur

Penyebab terakhir dari paru-paru basah adalah infeksi jamur. Dalam jurnal Frontiers in Immunology, infeksi jamur ini adalah masalah klinis yang parah, terutama pada pasien dengan fungsi kekebalan tubuh yang terganggu.

Jenis jamur Aspergillus, Cryptococcus, Pneumocystis, dan jamur endemik, adalah patogen jamur paru utama yang dapat menyebabkan penyakit invasif yang mengancam jiwa.

Kondisi ini terjadi pada orang dengan sistem kekebalan lemah karena HIV/AIDS, atau penggunaan obat-obatan jangka panjang yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Mengenal Hipertensi Pulmonal, Tekanan Darah Tinggi yang Terjadi di Paru-Paru

Seberapa Bahaya Paru-paru Basah?

penyebab paru-paru basah-2

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), paru-paru basah dapat menyebabkan penyakit ringan hingga parah pada orang-orang dari segala usia.

Pengobatan paru-paru basah juga tergantung pada penyebabnya. Sebagian besar pneumonia bisa dirawat di rumah, dan kasus yang parah dapat dirawat di rumah sakit.

Antibiotik dapat digunakan untuk jenis infeksi bakteri. Sementara, sebagian besar infeksi virus tidak memiliki perawatan khusus, dan biasanya akan lebih baik sendiri.

Tetapi, bahkan dengan perawatan, beberapa orang dengan kondisi paru-paru basah dapat mengalami komplikasi seperti berikut:

  • Bakteri dalam aliran darah (bacteremia). Bakteri memasuki aliran darah dari paru-paru dan dapat menyebarkan infeksi ke organ lain, berpotensi menyebabkan kegagalan organ.
  • Sulit bernapas. Jika pneumonia parah atau memiliki penyakit paru-paru kronis yang mendasari, seseorang mungkin kesulitan bernapas sehingga perlu dirawat di rumah sakit dan menggunakan ventilator.
  • Akumulasi cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura). Pneumonia dapat menyebabkan cairan menumpuk di ruang tipis antara lapisan jaringan yang melapisi paru-paru dan rongga dada (pleura).
  • Abses paru-paru. Abses biasanya diobati dengan antibiotik. Terkadang dengan tindakan pembedahan atau drainase untuk menghilangkan abses.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait