Trimester 1

5 Juli 2021

Perut Kembung saat Hamil, Ini 8 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Perut kembung memang membuat Moms tidak nyaman, tapi bisa diatasi dengan cara alami
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Perut kembung saat hamil memang tidak enak, ya Moms. Mau beraktivitas pun jadi sulit dan sangat terbatas.

Tubuh Moms akan mengalami banyak perubahan selama kehamilan, dan sayangnya gas adalah salah satu hal tidak menyenangkan dari beberapa proses perubahan tubuh yang sangat normal, menurut Sheryl Ross, seorang OB/GYN dan pakar kesehatan wanita di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California.

Hal ini juga diamini oleh dr. Thomas Chayadi, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah. Menurutnya, begah yang kerap dirasakan ibu hamil merupakan hal yang wajar.

"Perut kembung dan begah saat hamil wajar dialami apalagi saat usia kehamilan muda," katanya.

Lalu, apa saja yang menjadi penyebab perut kembung saat hamil? Berikut ini penjelasan lengkapnya, disimak yuk, Moms!

Baca Juga: Waspada Sindrom Hiperstimulasi Ovarium Saat Program Hamil, Ini Penyebabnya!

Apa Penyebab Perut Kembung saat Hamil?

Merasa Cantik saat Hamil, Ini Penjelasan Pregnancy Glow-3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu penyebab utama perut kembung saat hamil adalah kandungan hormon progesteron yang meningkat.

Saat tubuh Moms memproduksi lebih banyak progesteron untuk mendukung kehamilan, progesteron melemaskan otot-otot di tubuh kita, termasuk otot-otot usus. Otot usus yang bergerak lebih lambat akan membuat pencernaan Moms juga melambat.

Hal ini memungkinkan gas menumpuk, yang pada akhirnya akan menyebabkan perut kembung saat hamil dan sendawa.

Melansir Medical News Today, peningkatan kadar estrogen pada awal kehamilan juga dapat menyebabkan tubuh menyimpan air dan gas. Akhirnya, Moms akan mengalami ketidaknyamanan dan rasa sakit di perut.

Baca Juga: Aneka Masalah Kulit Pada Ibu Hamil dan Cara Mencegahnya

Selanjutnya menurut dr Thomas, pada kehamilan lanjut ketika janin semakin besar, janin yang membesar tersebut dapat menekan organ lain di dalam perut dan membuat ibu merasa begah, penuh, dan sesak.

Rahim yang mengembang seiring dengan pertumbuhan janin akan memberi tekanan pada organ di sekitarnya, menyebabkan masalah pencernaan, seperti sembelit dan kelebihan gas. Ini dapat menyebabkan kembung akibat perut penuh dengan gas yang tidak nyaman pada ibu hamil.

Oleh karena itu, tak heran jika wanita hamil sering buang gas, bersendawa, dan mengalami perut kembung saat hamil.

Kembung tak hanya Moms alami di trimester pertama. Di trimester akhir, membesarnya rahim juga membuat kerja pencernaan melambat, membuat Moms merasa kembung setelah makan.

Karena perut kembung saat hamil tak bisa diatasi sembarangan, inilah cara aman yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi perut kembung saat hamil.

Cara Mengatasi Perut Kembung saat Hamil

Meskipun perubahan yang dibawa oleh kehamilan dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman, perubahan ini diperlukan untuk pertumbuhan janin, lho Moms!

Perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi kelebihan gas dan mengurangi beberapa gejala gas berlebih termasuk perut kebung saat hamil yang banyak dialami Moms.

Kebiasaan diet tertentu dapat memperburuk gas selama kehamilan, sehingga penting untuk mengonsumsi atau menghindari makanan tertentu ya, Moms.

Ada beberapa cara alami yang bisa ibu hamil lakukan untuk mengatasi perut kembung saat hamil. Simak caranya berikut ini.

1. Perbanyak Minum Air Putih

drink drinking female 1458671ss (1)

Air putih adalah solusi terbaik, karena minum banyak air bisa membantu mengatasi perut kembung saat hamil.

Pastikan Moms mengonsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas setiap hari untuk mengatasi perut kembung saat hamil. Hindari soda yang bisa memicu produksi gas di dalam perut.

Minum air sebelum atau sesudah makan membantu perut mencerna makanan. Setiap makanan yang tidak tercerna masuk ke usus kecil, di mana bakteri memecahnya, menghasilkan gas dalam prosesnya. Oleh karena itu, tetap terhidrasi dapat membantu mengurangi penumpukan gas.

Hidrasi juga dapat mencegah sembelit, penyebab lain munculnya gas. Saat seseorang mengalami dehidrasi, fesesnya menjadi kering dan keras. Minum banyak air membuat feses tetap lembut, membantunya lebih mudah melewati usus besar.

Juga, yang terbaik adalah menyesap perlahan, daripada meneguk. Orang lebih cenderung menelan udara saat mereka menelan, yang dapat menyebabkan penumpukan gas.

2. Makan dengan Porsi Kecil Namun Sering

drink drinking female 1458671ss (5)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah makan dengan porsi kecil namun sering. Jika selama ini Moms makan 2-3 kali sehari, kali ini coba bagi lagi porsi makan tersebut hingga menjadi 5-6 kali per hari.

“Makanlah beberapa makanan dalam porsi kecil setiap hari dan hindari makanan berat dengan porsi besar,” ujar. Dr. Lisa Ashe, medical director di Be Well Medical Group.

Porsi kecil ini bisa menjaga kerja sistem pencernaan sehingga produksi gas menurun.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Manfaat Yoghurt Untuk Ibu Hamil

3. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

drink drinking female 1458671ss (4)

Makanan yang mengandung serat tinggi akan lebih mudah membawa air ke dalam usus sehingga tinja melunak dan produk gas di dalam perut bisa di atasi.

Selain itu, makanan mengandung probiotik juga baik dikonsumsi ketika mengalami perut kembung saat hamil.

“Ketika bakteri di lambung menjadi tidak seimbang, biasanya kita akan merasa kembung. Oleh sebab itu, makanan probiotik dapat menyeimbangkan bakteri di lambung,” ujar Cameron Hooper, health coach dan owner dari Naturalife.

Menurut journal Canadian Family Physician, probiotik yang mengubah flora kolon juga bisa meningkatkan fungsi usus.

4. Hindari Makanan yang Memicu Produksi Gas

drink drinking female 1458671ss (3)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah hindari makanan pemicu produksi gas. Selama kehamilan, banyak wanita memilih makan makanan yang lebih sehat. Banyak makanan sehat yang kaya serat, dan menambahkannya ke dalam makanan dapat meningkatkan jumlah gas dalam jangka pendek.

Beberapa makanan berserat tinggi juga mengandung karbohidrat kompleks yang disebut oligosakarida. Ketika bakteri di usus memecah oligosakarida, mereka menghasilkan gas nitrogen. Beberapa orang lebih sensitif terhadap efek ini daripada yang lain.

Makanan yang mengandung oligosakarida meliputi:

Membuat buku harian makanan dapat membantu menunjukkan apakah ada makanan yang mempengaruhi kembung yang kita alami.

Baca Juga: Catat! Ini 7 Vitamin yang Dibutuhkan oleh Ibu Hamil

5. Olahraga Rutin

drink drinking female 1458671ss (2)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah olahraga rutin. Olahraga ringan, misalnya jalan kaki, dapat membantu melancarkan pencernaan, sehingga membantu membuang gas dari dalam perut.

Usahakan untuk berjalan atau berolahraga setidaknya selama 30 menit. Olahraga tidak hanya membantu Moms tetap bugar secara fisik dan emosional, tetapi juga membantu mencegah sembelit dan mempercepat pencernaan.

Atau, coba ikuti kelas yoga untuk ibu hamil untuk membantu Moms lebih rileks.

Dalam jurnal Exercise in Pregnancy, pedoman aktivitas fisik dari The American College of Sports Medicine (ACSM) menyarankan 30 menit atau lebih olahraga sedang selama tiga hari dalam seminggu disarankan untuk kehamilan normal

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Moms terlebih dahulu sebelum memulai program olahraga apapun selama kehamilan.

6. Coba Suplemen Serat

suplemen ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah dengan mengonsumsi suplemen serat. Jika Moms bukan penggemar makanan berserat tinggi, atau Moms sedang mencari alternatif yang cepat dan mudah, tanyakan kepada dokter kandungan apakah ada suplemen serat yang mungkin bisa membantu kita mengurangi gas di perut.

7. Mengenakan Pakaian yang Nyaman

perut kembung saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah kenakan pakaian yang nyaman. Pakaian yang ketat di sekitar pinggang dapat memberi tekanan tambahan pada perut, yang dapat meningkatkan penumpukan gas.

Mengenakan pakaian ibu yang longgar pada tahap akhir kehamilan dapat membantu mengatasi masalah ini.

Baca Juga: 3 Olahraga Ibu Hamil yang Cocok di Musim Hujan

8. Tetap Tenang dan Rileks

perut kembung saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah tetap tenang dan rileks.

"Kecemasan dan stres dapat meningkatkan jumlah udara yang Moms telan, yang dapat meningkatkan gas perut bagian atas, kembung, dan sendawa," kata Michael R. Berman, direktur medis persalinan dan pengiriman di Mount Sinai Beth Israel Medical Center.

Hilangkan stres dari hidup kita sebanyak mungkin. Temukan waktu tenang di siang hari untuk menarik napas dalam-dalam dan bersantai, atau mencoba spa prenatal yang menenangkan. Lakukan apa pun yang perlu Moms lakukan agar tetap tenang.

Baca Juga: Asam Lambung Naik Saat Hamil, Ini 7 Cara Mengatasinya!

Faktor Penyebab Perut Kembung Lainnya

pregnant-woman-sleeping-rest-large-bigstock.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Perut kembung saat hamil ternyata bisa disebabkan oleh berbagai faktor, walau gas tetap menjadi pemicu utamanya.

Mengetahui faktor lain ini bisa membantu Moms mencari pengobatan rumahan yang tepat. Yuk Moms, disimak!

1. Sembelit

Perut kembung saat hamil bisa jadi karena Moms mengalami sembelit.

Sembelit mengacu pada buang air besar yang jarang dan terkadang terasa sakit. Sembelit sering dialami ibu hamil dan dapat menyebabkan kembung dan sakit perut.

Meningkatkan asupan serat harian dan minum banyak air dapat mengurangi sembelit selama kehamilan.

Baca Juga: Ini Langkah Mengatasi Sembelit Saat Hamil

2. Irritable bowel syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah kondisi medis umum yang menyebabkan kram perut, kembung, gas, dan diare atau sembelit.

Moms yang sudah memiliki IBS mungkin akan mengalami gejala memburuk selama kehamilan. Perubahan hormon dan stres dapat sangat memengaruhi gejala IBS.

3. Nyeri Ligamen Bundar

Jaringan ligamen tebal akan memberikan bantuan untuk rahim di masa kehamilan. Saat rahim mengembang, maka akan meregangkan ligamen-ligamen ini, terutama ligamen bundar.

Peregangan ini dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam di perut bagian bawah atau selangkangan.

4. Sindrom HELLP

HELLP adalah akronim yang menggambarkan gejala utama dari kondisi hemolisis, peningkatan enzim hati, dan jumlah trombosit yang rendah.

HELLP adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang dokter berhubungan erat dengan kondisi kehamilan yang serius lainnya dan biasa disebut preeklamsia.

Gejala HELLP meliputi:

  • nyeri di kuadran kanan atas perut
  • kelelahan
  • sakit kepala
  • mual
  • muntah
  • tekanan darah tinggi
  • berdarah
  • edema atau pembengkakan

Moms harus mencari perhatian medis segera jika mereka mengalami gejala-gejala ini, terutama ketika mencurigai kemungkinan mengalami preeklamsia atau sindrom HELLP.

Baca Juga: 5 Pengobatan Alami untuk Sembelit Bagi Ibu Hamil

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

pregnant-white-woman-and-her-cute-male-doctor.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Untuk memastikan sesuatu yang lebih serius tidak terjadi, segera dapatkan bantuan medis jika Moms mengalami sakit parah dan belum membaik selama lebih dari 30 menit atau sembelit selama lebih dari 1 minggu.

Jika tidak, pilih pengobatan yang paling sesuai untuk gaya hidup Moms. Kemudian tetap dengan mereka karena konsistensi adalah kuncinya.

Itu dia beberapa cara aman mengatasi perut kembung saat hamil yang bisa Moms lakukan. Biasanya, bagaimana Moms mengobati kembung?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait