Scroll untuk melanjutkan membaca

TRIMESTER 1
09 Agustus 2022

Perut Kembung saat Hamil, Ini 8 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Kondisi ini dapat diatasi dengan cara alami
Perut Kembung saat Hamil, Ini 8 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Perut kembung saat hamil tentunya terasa tidak nyaman, ya, Moms.

Mau beraktivitas pun jadi sulit dan sangat terbatas.

Hal ini juga diamini oleh dr. Thomas Chayadi, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah.

"Perut kembung dan begah saat hamil wajar dialami apalagi saat usia kehamilan muda," katanya.

Lalu, apa saja yang menjadi penyebab perut kembung saat hamil?

Berikut ini penjelasan lengkapnya, disimak yuk, Moms!

Baca Juga: Waspada Sindrom Hiperstimulasi Ovarium Saat Program Hamil, Ini Penyebabnya!

Apa Penyebab Perut Kembung saat Hamil?

Apa Penyebab Perut Kembung saat Hamil?.jpg
Foto: Apa Penyebab Perut Kembung saat Hamil?.jpg (https://parenting.firstcry.com/)

Foto Perut Kembung pada Ibu Hamil (Orami Photo Stock)

Tubuh Moms akan mengalami banyak perubahan selama kehamilan, dan sayangnya gas adalah salah satu hal tidak menyenangkan dari beberapa proses perubahan tubuh yang sangat normal.

Ini diungkapkan oleh Sheryl Ross, dokter kandungan dan pakar kesehatan wanita di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California.

Salah satu penyebab utama perut kembung saat hamil adalah kandungan hormon progesteron yang meningkat.

Saat tubuh Moms memproduksi lebih banyak progesteron untuk mendukung kehamilan, progesteron melemaskan otot-otot di tubuh kita, termasuk otot-otot usus.

Otot usus yang bergerak lebih lambat akan membuat pencernaan juga melambat.

Hal ini memungkinkan gas menumpuk, yang pada akhirnya akan menyebabkan perut kembung saat hamil dan sendawa.

Pningkatan kadar estrogen pada awal kehamilan juga dapat menyebabkan tubuh menyimpan air dan gas.

Akhirnya, Moms akan mengalami ketidaknyamanan dan rasa sakit di perut.

Baca Juga: Aneka Masalah Kulit Pada Ibu Hamil dan Cara Mencegahnya

Pada kehamilan lanjut, janin yang membesar dapat menekan organ lain di dalam perut dan membuat ibu merasa begah, penuh, dan sesak.

Rahim yang mengembang seiring dengan pertumbuhan janin memberi tekanan pada organ di sekitarnya, menyebabkan masalah pencernaan, seperti sembelit dan kelebihan gas.

Ini dapat menyebabkan kembung akibat perut penuh dengan gas yang tidak nyaman pada ibu hamil.

Oleh karena itu, tak heran jika wanita hamil sering buang gas, bersendawa, dan mengalami perut kembung saat hamil.

Kembung tak hanya dapat dialami ibu hamil pada trimester pertama.

Di trimester akhir, membesarnya rahim juga membuat kerja pencernaan melambat, sehingga Moms merasa kembung.

Karena perut kembung saat hamil tak bisa diatasi sembarangan, inilah cara aman yang bisa dilakukan untuk mengatasi perut kembung saat hamil.

Cara Mengatasi Perut Kembung saat Hamil

Meskipun perubahan yang dibawa oleh kehamilan dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman, perubahan ini diperlukan untuk pertumbuhan janin.

Perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi kelebihan gas dan mengurangi beberapa gejala gas berlebih termasuk perut kembung saat hamil.

Kebiasaan diet tertentu dapat memperburuk gas selama kehamilan, sehingga penting mengonsumsi atau menghindari makanan tertentu.

Ada beberapa cara alami yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi perut kembung saat hamil, yaitu:

1. Perbanyak Minum Air Putih

drink drinking female 1458671ss (1)
Foto: drink drinking female 1458671ss (1)

Foto Minum Air Putih (Orami Photo Stock)

Air putih adalah solusi terbaik, karena minum banyak air bisa membantu mengatasi perut kembung saat hamil.

Pastikan Moms mengonsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas setiap hari untuk mengatasi perut kembung saat hamil.

Hindari soda yang bisa memicu produksi gas di dalam perut.

Minum air sebelum atau sesudah makan membantu perut mencerna makanan.

Setiap makanan yang tidak tercerna masuk ke usus kecil, di mana bakteri memecahnya, menghasilkan gas dalam prosesnya.

Oleh karena itu, tetap terhidrasi membantu mengurangi penumpukan gas.

Hidrasi juga dapat mencegah sembelit, penyebab lain munculnya gas.

Saat seseorang mengalami dehidrasi, fesesnya menjadi kering dan keras.

Minum banyak air membuat feses tetap lembut, membantunya lebih mudah melewati usus besar.

Juga, yang terbaik adalah menyesap perlahan, daripada meneguk.

Orang lebih cenderung menelan udara saat mereka minum, yang dapat menyebabkan penumpukan gas.

2. Makan dengan Porsi Kecil Namun Sering

drink drinking female 1458671ss (5)
Foto: drink drinking female 1458671ss (5)

Foto Makanan dengan Porsi Kecil (Orami Photo Stock)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah makan dengan porsi kecil namun sering.

Jika selama ini Moms makan 2-3 kali sehari, kali ini coba bagi lagi porsi makan tersebut hingga menjadi 5-6 kali per hari.

“Makanlah beberapa makanan dalam porsi kecil setiap hari dan hindari makanan berat dengan porsi besar,” ujar. Dr. Lisa Ashe, medical director di Be Well Medical Group.

Porsi kecil ini bisa menjaga kerja sistem pencernaan sehingga produksi gas menurun.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Manfaat Yoghurt Untuk Ibu Hamil

3. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

drink drinking female 1458671ss (4)
Foto: drink drinking female 1458671ss (4)

Foto Makanan Tinggi Serat (Orami Photo Stock)

Makanan yang mengandung serat tinggi lebih mudah membawa air ke dalam usus sehingga tinja melunak dan produk gas di dalam perut bisa diatasi.

Selain itu, makanan mengandung probiotik juga baik dikonsumsi ketika mengalami perut kembung saat hamil.

“Ketika bakteri di lambung menjadi tidak seimbang, biasanya kita akan merasa kembung.

Oleh sebab itu, makanan probiotik dapat menyeimbangkan bakteri di lambung,” ujar Cameron Hooper, health coach dan owner dari Naturalife.

Menurut jurnal Canadian Family Physician, probiotik yang mengubah flora kolon juga bisa meningkatkan fungsi usus.

4. Hindari Makanan yang Memicu Produksi Gas

drink drinking female 1458671ss (3)
Foto: drink drinking female 1458671ss (3)

Foto Makanan Sehat (Orami Photo Stock)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah hindari makanan pemicu produksi gas.

Selama kehamilan, banyak wanita memilih makan makanan yang lebih sehat.

Banyak makanan sehat yang kaya serat dan menambahkannya ke dalam makanan dapat meningkatkan jumlah gas dalam jangka pendek.

Beberapa makanan berserat tinggi juga mengandung karbohidrat kompleks yang disebut oligosakarida.

Ketika bakteri di usus memecah oligosakarida, mereka menghasilkan gas nitrogen.

Beberapa orang lebih sensitif terhadap efek ini daripada yang lain.

Makanan yang mengandung oligosakarida meliputi:

Membuat buku harian makanan dapat membantu menunjukkan apakah ada makanan yang mempengaruhi kembung yang kita alami.

5. Olahraga Rutin

drink drinking female 1458671ss (2)
Foto: drink drinking female 1458671ss (2)

Foto Olahraga Jalan Kaki (Orami Photo Stock)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah olahraga rutin.

Olahraga ringan, misalnya jalan kaki, dapat membantu melancarkan pencernaan, sehingga membantu membuang gas dari dalam perut.

Usahakan untuk berjalan atau berolahraga setidaknya selama 30 menit.

Olahraga tidak hanya membantu tetap bugar secara fisik dan emosional, tetapi juga membantu mencegah sembelit dan mempercepat pencernaan.

Atau, coba ikuti kelas yoga untuk ibu hamil untuk membantu Moms lebih rileks.

Dalam jurnal Exercise in Pregnancy, pedoman aktivitas fisik dari The American College of Sports Medicine (ACSM) menyarankan 30 menit atau lebih olahraga sedang selama tiga hari dalam seminggu disarankan untuk kehamilan normal

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu sebelum memulai program olahraga apa pun selama kehamilan.

6. Coba Suplemen Serat

suplemen ibu hamil
Foto: suplemen ibu hamil

Foto Suplemen Ibu Hamil (Orami Photo Stock)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya dengan mengonsumsi suplemen serat.

Jika Moms bukan penggemar makanan berserat tinggi, tanyakan kepada dokter kandungan apakah ada suplemen serat yang mungkin bisa membantu kita mengurangi gas di perut.

7. Mengenakan Pakaian yang Nyaman

perut kembung saat hamil
Foto: perut kembung saat hamil

Foto Ibu Hamil Mendengarkan Musik (Orami Photo Stock)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah mengenakan pakaian yang nyaman.

Pakaian yang ketat di sekitar pinggang dapat memberi tekanan tambahan pada perut, yang meningkatkan penumpukan gas.

Mengenakan pakaian ibu yang longgar pada tahap akhir kehamilan dapat membantu mengatasi masalah ini.

8. Tetap Tenang dan Rileks

perut kembung saat hamil
Foto: perut kembung saat hamil (Freepik.com)

Foto Ibu Hamil Rileks (Orami Photo Stock)

Cara mengatasi perut kembung saat hamil selanjutnya adalah tetap tenang dan rileks.

"Kecemasan dan stres dapat meningkatkan jumlah udara yang ditelan, yang meningkatkan gas perut bagian atas, kembung, dan sendawa," kata Michael R. Berman, direktur medis persalinan dan pengiriman di Mount Sinai Beth Israel Medical Center.

Hilangkan stres dari hidup kita sebanyak mungkin.

Temukan waktu tenang di siang hari untuk menarik napas dalam-dalam dan bersantai, atau mencoba spa prenatal yang menenangkan.

Lakukan apa pun yang perlu dilakukan agar tetap tenang.

Baca Juga: Asam Lambung Naik Saat Hamil, Ini 7 Cara Mengatasinya!

Faktor Penyebab Perut Kembung Lainnya

pregnant-woman-sleeping-rest-large-bigstock.jpg
Foto: pregnant-woman-sleeping-rest-large-bigstock.jpg

Foto Ibu Hamil Berbaring (Orami Photo Stock)

Perut kembung saat hamil ternyata bisa disebabkan oleh berbagai faktor, walau gas tetap menjadi pemicu utamanya.

Mengetahui faktor lain ini bisa membantu mencari pengobatan rumahan yang tepat.

1. Sembelit

Perut kembung saat hamil bisa jadi karena mengalami sembelit.

Sembelit mengacu pada buang air besar yang jarang dan terkadang terasa sakit.

Sembelit sering dialami ibu hamil dan dapat menyebabkan kembung dan sakit perut.

Meningkatkan asupan serat harian dan minum banyak air dapat mengurangi sembelit selama kehamilan.

Baca Juga: Ini Langkah Mengatasi Sembelit Saat Hamil

2. Irritable bowel syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah kondisi medis umum yang menyebabkan kram perut, kembung, gas, dan diare atau sembelit.

Moms yang sudah memiliki IBS mungkin akan mengalami gejala memburuk selama kehamilan. Perubahan hormon dan stres dapat sangat memengaruhi gejala IBS.

3. Nyeri Ligamen Bundar

Jaringan ligamen tebal akan memberikan bantuan untuk rahim di masa kehamilan.

Saat rahim mengembang, maka akan meregangkan ligamen-ligamen ini, terutama ligamen bundar.

Peregangan ini dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam di perut bagian bawah atau selangkangan.

4. Sindrom HELLP

HELLP adalah akronim yang menggambarkan gejala utama dari kondisi hemolisis, peningkatan enzim hati, dan jumlah trombosit yang rendah.

HELLP adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang berhubungan erat dengan kondisi kehamilan serius lainnya, seperti preeklampsia.

Gejala HELLP meliputi:

  • Nyeri di kuadran kanan atas perut
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Tekanan darah tinggi
  • Edema atau pembengkakan

Moms harus mencari perhatian medis segera jika mereka mengalami gejala-gejala ini, terutama ketika mencurigai kemungkinan mengalami preeklampsia atau HELLP.

Baca Juga: 5 Pengobatan Alami untuk Sembelit Bagi Ibu Hamil

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

pregnant-white-woman-and-her-cute-male-doctor.jpg
Foto: pregnant-white-woman-and-her-cute-male-doctor.jpg

Foto Ibu Hamil Konsultasi ke Dokter (Orami Photo Stock)

Untuk memastikan sesuatu yang lebih serius tidak terjadi, segera dapatkan bantuan medis jika mengalami sakit parah dan belum membaik selama lebih dari 30 menit.

Selain itu, kunjungi dokter kandungan segera jika mengalami sembelit selama lebih dari 1 minggu.

Jika tidak, pilih pengobatan yang paling sesuai untuk gaya hidup.

Itu dia beberapa cara aman mengatasi perut kembung saat hamil yang bisa dilakukan.

Semoga menjadi informasi yang bermanfaat, ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4622376/#
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3418980/
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/324332#causes

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.