13 Oktober 2022

10 Obat Hipertensi di Apotek dan Alami untuk Normalkan Tekanan Darah

Simak informasinya berikut ini!

Ada banyak jenis obat hipertensi yang bisa dikonsumsi, dari yang alami hingga yang bisa didapatkan di apotek.

Untuk tingkat keefektivitasannya sendiri bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Hipertensi adalah gangguan yang perlu dikontrol agar kadarnya tetap normal.

Jika tidak, risiko untuk alami penyakit jantung dan stroke lebih tinggi.

Maka dari itu, perlu tahu berbagai obat hipertensi yang bisa dikonsumsi secara rutin.

Sehingga, tekanan darah di dalam tubuh terjaga dengan baik.

Baca Juga: Hati-Hati dengan Tekanan Darah Rendah saat Hamil!

Obat Hipertensi yang Dapat Dibeli di Apotek

Hipertensi adalah gangguan yang berbahaya karena mampu membuat jantung bekerja terlalu keras.

Hal ini juga berkontribusi pada pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis), sehingga alami peningkatan risiko pada penyakit jantung dan stroke.

Bukan hanya itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan masalah lainnya, seperti gagal jantung kongestif, penyakit ginjal, bahkan kebutaan.

Jika terus dibiarkan, bisa jadi menyebabkan pengidapnya memiliki harapan hidup yang lebih pendek.

Nah, salah satu cara mengatasi hipertensi adalah mengonsumsi obat-obatan.

Berikut ini beberapa daftar obat-obatan hipertensi yang bisa dikonsumsi agar tekanan darah tetap normal:

1. Captopril

obat hipertensi
Foto: obat hipertensi (medicalnewstoday.com)

Obat hipertensi ini bisa ditemukan di apotek.

Cara kerjanya untuk menghambat hormon angiotensin, sehingga pembuluh darah menyempit.

Dengan begitu, pembuluh darah lebih rileks, sehingga tekanan berkurang.

Obat ini juga aman dikonsumsi bahkan pada kasus komplikasi dari hipertensi.

Baca Juga: Diltiazem, Obat Resep untuk Bantu Atasi Hipertensi

2. Furosemide

Obat ini termasuk golongan obat diuretik yang ampuh untuk atasi hipertensi.

Fungsinya untuk membuang kelebihan air dan natrium dalam tubuh, sehingga tekanan darah terjaga di kadar normal.

Namun, hati-hati terhadap efek sampingnya, seperti pusing dan dehidrasi.

3. Amlodipine

Amlodipine juga termasuk obat hipertensi yang kerap diberikan oleh dokter untuk dikonsumsi secara rutin.

Obat ini bekerja mencegah kalsium ke dalam sel jantung dan pembuluh darah.

Sebab, kandungan tersebut dapat menyebabkan kontraksi lebih kuat.

Namun, berhati-hatilah terhadap efek sampingnya, seperti sakit kepala, sembelit, hingga jantung berdebar.

Baca Juga: 7 Faktor Risiko Penyebab Hipertensi yang Perlu Diketahui

Jenis Obat Hipertensi Alami

Selain obat-obatan yang dijual di apotek, kamu juga bisa mengonsumsi obat hipertensi alami.

Berbagai obat alami ini ampuh dalam menurunkan tekanan darah agar tetap normal.

Selain itu, bisa ditambahkan juga dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Nah, berikut ini beberapa daftarnya:

1. Kemangi

Daun Kemangi
Foto: Daun Kemangi (agrotek.id)

Salah satu obat alami dalam menurunkan tekanan darah tinggi adalah daun kemangi.

Memiliki kandungan eugenol yang merupakan antioksidan, salah satu fungsinya untuk menurunkan tekanan darah.

Sebab, kandungan ini mampu menghambat saluran kalsium alami.

Hal ini mencegah pergerakan kalsium ke jantung dan sel-sel arteri, sehingga pembuluh darah lebih rileks.

Selain itu, ekstrak dari kemangi juga mampu mengendurkan pembuluh darah serta mengencerkan darah, sehingga tekanan darah di dalam tubuh berangsur-angsur turun.

Namun, penelitian lebih lanjut tetap harus dilakukan.

Baca Juga: Cara Cek Tekanan Darah di HP, Cari Tahu Moms!

2. Peterseli

Peterseli
Foto: Peterseli (Mashed.com)

Tanaman ini mengandung senyawa yang baik dalam menurunkan tekanan darah, seperti vitamin C dan karotenoid.

Kandungan antioksidan karotenoid mampu mengurangi tekanan darah dan kolesterol LDL, sehingga risiko penyakit jantung menurun.

Sama seperti kemangi, tanaman ini berguna sebagai penghambat saluran kalsium, yang membantu dalam mengendurkan dan melebarkan pembuluh darah.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

3. Biji Seledri

Biji Seledri
Foto: Biji Seledri (recipeland.com)

Ada banyak sekali nutrisi menyehatkan dari biji ini, seperti zat besi, magnesium, kalsium, hingga serat.

Nah, dipercaya jika biji seledri mampu menurunkan tekanan darah, sehingga hipertensi bisa teratasi.

Makanan sehat ini berfungsi sebagai penghambat saluran kalsium alami.

Selain itu, kandungan kaya seratnya juga baik dalam menjaga tekanan darah tetap normal.

Perubahan Gaya Hidup saat Alami Hipertensi

Rutin Olahraga
Foto: Rutin Olahraga (active.com)

Selain makanan, ada juga perubahan gaya hidup yang dapat menjadi obat alami dari hipertensi, antara lain:

4. Menurunkan Berat Badan

Tekanan darah rentan alami peningkatan pada seseorang yang berat badannya berlebih.

Hal ini juga dapat menyebabkan sleep apnea, salah satu kondisi yang dapat meningkatkan darah.

Saat menurunkan berat badan ke angka ideal, tentu tekanan darah bisa dikontrol dengan baik.

Secara umum, tekanan darah bisa jadi turun sekitar 1 mm Hg setiap kilogram dari berat badan yang menghilang.

Baca Juga: Mengenal Hipertensi Sekunder, Tekanan Darah Tinggi Akibat Penyakit Lain

5. Berolahraga Teratur

Aktivitas fisik dapat menurunkan hipertensi sekitar 5-8 mmHg.

Pastikan untuk rutin melakukannya agar tekanan darah terjaga di ambang normal.

Cobalah lakukan 30 menit olahraga tingkat sedang setiap hari.

6. Konsumsi Makanan Sehat

Konsumsi makanan sehat, seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran mampu menurunkan tekanan darah tinggi hingga 11 mmHg.

Terapkan beberapa pola diet ke dalam konsumsi makanan sehari-hari, salah satunya diet Mediterania.

7. Kurangi Konsumsi Garam

Dengan mengurangi konsumsi natrium dalam makanan dapat mengurangi tekanan darah tinggi sekitar 5-6 mmHg.

Secara umum, batasi natrium, terutama garam, hingga 2.300 mg saja per hari atau bahkan kurang dari angka tersebut.

Namun, angka yang paling ideal untuk kebanyakan orang dewasa adalah 1.500 mg atau kurang dalam sehari.

Nah, itulah beberapa obat, baik yang bisa didapatkan di apotek atau yang alami dari makanan dan gaya hidup.

Jika kamu mengidap hipertensi, pastikan rutin mengonsumsi obat dan menjalankan berbagai obat alami tersebut, salah satunya berolahraga rutin.

Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga perlu dilakukan.

Sehingga bisa mengukur jika segala obat yang dikonsumsi dan perubahan gaya hidup yang dijalankan benar-benar efektif.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3210006/
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20046974
  • https://www.healthline.com/nutrition/herbs-to-lower-blood-pressure#3.-Celery-seeds

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.