Kesehatan Umum

19 November 2021

Varikokel (Varises pada Testis): Gejala, Penyebab, Komplikasi, hingga Pengobatannya

Sering kali tidak menimbulkan gejala, namun menyebabkan infertilitas
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Varises bisa terjadi di anggota tubuh lain salah satunya pada organ reproduksi pria, yaitu testis. Dikenal dengan sebutan varikokel, hal ini perlu diatasi dengan penanganan yang tepat.

Sayangnya, beberapa pria tidak menyadari mengalami varises pada testis, karena tidak menimbulkan gejala yang begitu terlihat.

Padahal, kondisi varikokel pada testis dapat mengganggu kesuburan.

Yuk, ketahui gejala hingga cara pengobatannya untuk kondisi gangguan kesuburan pada pria ini!

Gejala Varikokel pada Pria

varises pada testis

Foto: medicinenet.com

Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan varises atau varikokel?

Melansir Mayo Clinic, varikokel adalah pembesaran pembuluh darah di dalam kantong kulit yang menahan testis (skrotum).

Varikokel mirip dengan varises yang mungkin terlihat di anggota tubuh lain seperti kaki. Meski begitu, gejalanya pun agak sulit dirasakan.

Namun, jika varikokel memiliki ukuran yang signifikan, dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Beberapa gejala umum yang mungkin dirasakan varises pada skrotum yakni seperti:

  • Merasa adanya tekanan ketika berdiri atau berolahraga, terutama dalam waktu lama
  • Memburuk selama beberapa hari
  • Merasa lega saat berbaring telentang
  • Kesuburan terganggu

"Beberapa pria melaporkan tekanan lebih berat pada salah satu testis atau rasa ganjil di sekitarnya,” ungkap urolog reproduksi dari Shady Grove Fertility, Dr. Paul Shin, seperti dikutip dari shadygrovefertility.com.

Diagnosis akan varises pada testis pun juga didasarkan pada ukuran varikokel itu sendiri.

Jika pembengkakan cukup besar, dokter dapat merasakannya saat pengecekan langsung.

Namun, jika ukurannya kecil atau pasien merasa kurang nyaman, perlu dilakukan pemeriksaan USG.

Baca Juga: Bagaimana Mencegah Varises Pada Ibu Hamil?

Penyebab Munculnya Varikokel

varises pada testis

Foto: additudemag.com

Ada beberapa hal yang menjadi pemicu varikokel bisa terbentuk. Faktor-faktor tersebut meliputi:

1. Pembuluh Darah Tidak Berfungsi

Urology Care Foundation menilai bahwa pembuluh darah tidak berfungsi dengan baik menjadi penyebab dari varikokel.

Jika aliran darah lamban, darah dapat menggenang di berbagai anggota tubuh, salah satunya area kelamin pria.

Apabila darah mengalir tidak dengan semestinya, ini bisa menyebabkan pembuluh darah membengkak di area skrotum.

Tak heran jika sejumlah pria mengalami rasa tidak nyaman dalam beberapa waktu.

2. Produksi Sperma Terhambat

Penyebab umum lain dari varikokel adalah terhambatnya produksi sperma.

Bahkan, produksi sperma yang rendah dan penurunan kualitas sperma dapat menyebabkan kemandulan.

Namun, tidak semua varikokel memengaruhi produksi sperma, ya.

Varikokel juga dapat menyebabkan testis gagal berkembang secara normal atau menyusut.

3. Aliran Darah Tersumbat

Diketahui, penyebab varikokel juga bisa terjadi karena pengaruh pada anggota tubuh lain.

Misalnya ketika pembuluh darah lebih besar di perut tersumbat. Hal ini mengakibatkan darah terkumpul pada pembuluh darah vena kecil.

Pada skrotum, ini membuat ukurannya lebih besar dan membengkak.

Adapun kondisi ini lebih sering terjadi pada pria di atas 40 tahun.

Kondisi ini dapat disebabkan berbagai kondisi, contohnya gangguan pada ginjal yang menekan pembuluh vena.

Baca Juga: Sering Buang Air Kecil Tanpa Disertai Rasa Sakit? Ini Dia 18 Penyebabnya!

Komplikasi Varikokel

Komplikasi Varikokel

Foto: Orami Photo Stocks

Wajib tahu komplikasi ringan hingga berat yang mungkin ditimbulkan dari varikokel. Masalah kesehatan pada pria tersebut meliputi:

1. Hormon Testosteron Berkurang

Hormon testosteron cukup berperan penting dalam tubuh pria ataupun wanita.

Menurut Profesor Urologi dan Pengobatan Reproduksi di Weill Cornell Medical College, ada 2 fungsi dari testis.

“Fungsinya yakni untuk memproduksi sel seks (sperma) dan untuk memproduksi testosterone,” ungkapnya, seperti dikutip dari sciencedaily.com.

Produksi testosteron akan berkurang jika varikokel semakin besar dan terikat mengelilingi testis.

2. Penurunan Jumlah dan Kualitas Sperma

Ada pula penelitian yang dilakukan oleh Dr. Marc yang dipresentasikan pada rapat tahunan American Society for Reproductive Medicine (ASRM) pada tahun 2007 di Washington, D. C.

Ditemukan bahwa varikokel pada testis ini dapat turun temurun dan ditemukan pada 15% pria.

Komplikasi ringan hingga berat yang dapat terjadi adalah penurunan jumlah serta kualitas sperma.

3. Sulit Hamil

Tak hanya itu, akibat varikokel, ini bisa memicu gangguan kesuburan yang cukup fatal.

Hal ini terlihat dari data berikut

  • Sebanyak 35% dari seluruh kasus gangguan kesuburan (percobaan kehamilan pertama)
  • Sekitar 80% gangguan kesuburan kedua (mencoba hamil selanjutnya)

Kedua hal itu disebabkan karena kondisi varikokel, lho.

Artinya, akan lebih sulit untuk melakukan program kehamilan bagi Dads yang mengalami kondisi ini.

Karenanya, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter dalam menemukan perawatan yang tepat.

Baca Juga: 4 Cara Menangani Varises, Jangan Dianggap Remeh!

4. Kerusakan Testis

Sebagian besar testis terdiri dari jaringan penghasil sperma.

Saat rusak akibat varikokel, ini dapat membuat testis menyusut dan melunak.

Belum diketahui apa yang menyebabkan testis menyusut, tetapi katup yang tidak berfungsi memungkinkan darah berkumpul di pembuluh darah.

Artinya, ini dapat mengakibatkan peningkatan tekanan di pembuluh darah dan paparan racun.

Dalam waktu yang lama, akan menyebabkan kerusakan testis.

Cara Mendiagnosis Varikokel

Nyeri-testis-akibat-varikokel.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Selain dilihat dari gejala yang dialami, adapun cara lain dalam mendiagnosis varikokel.

Berikut tahapan ringan yang perlu diketahui:

1. Pemeriksaan Fisik

Tidak hanya wanita, pria pun perlu melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui varises pada skrotum.

Nantinya, pemeriksaan ini dapat melihat apakah ada benjolan di sekitar alat kelamin tersebut.

Para dokter mungkin juga akan meraba testis dan area di sekitarnya untuk memastikan alat kelamin pria dalam kondisi baik dan tidak ada masalah.

Pemeriksaan testis dapat dilakukan saat seorang pria berdiri sehingga skrotum menjadi lebih rileks.

Nantinya, dokter juga bisa merasakan adanya tanda-tanda nyeri di sepanjang epididimis, saluran yang mengangkut sperma dari testis.

2. Pemeriksan USG

Ada pula pemeriksaan lain untuk mengetahui tanda-tanda pembengkakan.

Salah satunya yakni pemeriksaan USG untuk mengukur aliran darah dan mengidentifikasi pembuluh darah yang tidak bekerja dengan benar.

Setelah varikokel didiagnosis, dokter akan mengklasifikasikannya dengan berbagai kelas sesuai ukuran benjolan.

Melansir Kids Health, kelas 1 adalah yang terkecil dan kelas 3 dengan variokel yang terbesar, Dads.

Baca Juga: 11 Ciri-Ciri Terkena Radiasi HP, Salah Satunya Sakit Kepala

Pengobatan Varikokel

varises pada testis

Foto: londonandrology.co.uk

Lantas, bagaimana pengobatan atau mengatasi gejala varikokel ringan hingga berat?

Berikut sejumlah cara untuk mengatasinya:

1. Embolisasi

Cara untuk mengatasi varikokel yang pertama yakni dengan teknik embolisasi.

Ini adalah metode dengan memasukkan sebuah selang untuk menjangkau vena lokasi varikokel melalui selangkangan ataupun leher.

Nantinya, cara ini untuk memasukkan obat-obatan dalam melancarkan aliran darah di area skrotum.

Tenang saja, nantinya pasien akan dibius dan tidak merasakan nyeri selama proses berlangsung.

2. Operasi Ringan

Dikutip dari shadygrovefertility.com, ada sejumlah pengobatan umum yang bisa dilakukan pada penderita varikokel.

Salah satunya yakni operasi mikro, di mana dokter urologi reproduksi akan membuat irisan operasi di pangkal paha, tepat dimana testis keluar dari perut.

Dengan bantuan alat USG khusus, dokter akan menentukan bagian mana yang tidak normal dan mengikatnya.

Baca Juga: Begini Cara Mencegah Varises Saat Hamil yang Mudah Dilakukan

3. Pengangkatan Jaringan

Dari penelitian yang sama, Dr. Marc juga menemukan bahwa pengangkatan varikokel dapat meningkatkan level testosteron hingga 100% pada sejumlah pria.

Seperti diketahui, testosteron merupakan salah satu hormon penting untuk pembuahan dan memberi peluang baik pada kesuburan.

Itulah informasi mengenai varises pada testis atau varikokel.

Jika Dads mengalami gejala varikokel, ada baiknya berkonsultasi dengan Dokter.

Karena, meski sering kali tidak menimbulkan ketidaknyamanan, varikokel rentan menyebabkan gangguan kesuburan, lho.

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicocele/symptoms-causes/syc-20378771#:~:text=A%20varicocele%20(VAR%2Dih%2D,quality%2C%20which%20can%20cause%20infertility
  • https://www.shadygrovefertility.com/blog/diagnosing-infertility/varicocele-and-male-factor-infertility/
  • https://www.urologyhealth.org/urology-a-z/v/varicoceles
  • https://weill.cornell.edu/
  • https://kidshealth.org/en/teens/varicocele.html

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait