07 Juni 2023

10 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil, Kaya Nutrisi Baik!

Jangan berlebihan agar tidak menimbulkan efek samping, ya

Ternyata, ada banyak manfaat susu kedelai untuk ibu hamil, lho, Moms.

Seperti yang sudah diketahui, susu kedelai sendiri bisa dijadikan pengganti susu sapi untuk orang-orang yang menjalani pola hidup sebagai vegan atau vegetarian.

Di masa kehamilan, penting agar menjaga janin tetap sehat, sehingga Moms perlu memerhatikan asupan makanan dan aktivitas fisik sehari-hari.

Salah satu asupan yang tidak kalah penting dibutuhkan bagi ibu hamil adalah susu.

Dari ragam jenis susu, Moms mungkin mempertimbangkan untuk minum susu kedelai.

Produk kedelai mengandung protein tinggi dan asam amino vital yang dibutuhkan janin untuk berkembang.

Dilansir dari Colorado State University, makanan dan minuman yang mengandung kedelai, seperti kacang kedelai, edamame, tahu, tempe, dan susu kedelai mengandung berbagai phytochemical dan antioksidan.

Hal ini membuat produk kedelai dapat melindungi kita dari gangguan jantung, beberapa tipe kanker, hingga diabetes tipe 2.

Baca Juga: Perubahan dan Perkembangan Janin pada Tiap Trimester Kehamilan, Bumil Wajib Tahu!

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Ibu Hamil Minum Susu
Foto: Ibu Hamil Minum Susu (Freepik.com/suranualpradid)

Orang-orang yang tinggal di Asia sendiri cenderung mengonsumsi susu kedelai jika dibandingkan dengan orang masyarakat yang tinggal di belahan dunia lain.

Pada jurnal Association between Consumption of Soy and Risk of Cardiovascular Disease yang dilakukan pada tahun 2020, hal ini mungkin menjadi salah satu alasan populasi Asia sendiri termasuk dalam masyarakat yang jarang terkena penyakit jantung, stroke, dan juga cancer.

Berikut ini beberapa manfaat susu kedelai untuk ibu hamil. Simak ya, Moms.

1. Kaya Asam Folat

Ada banyak manfaat susu kedelai untuk ibu hamil karena kandungan asam folat di dalamnya.

Susu kedelai kaya akan asam folat yang menawarkan nutrisi yang diperlukan dalam kehamilan.

Asupan asam folat secara teratur meningkatkan pertumbuhan sel-sel saraf dan mengoptimalkan perkembangan janin.

Sementara itu, National Health Services menyebutkan bahwa kekurangan asam folat bisa berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan bayi yang belum lahir di dalam kandungan (uterus).

Tanpa asam folat yang cukup, risiko cacat tabung saraf, seperti spina bifida, yang berkembang pada bayi yang belum lahir bisa meningkat.

Baca Juga: 11 Manfaat Susu Almond untuk Ibu Hamil, Bantu Perkembangan Otot dan Saraf Janin

2. Mengandung Ragam Vitamin

Vitamin B1, A dan E adalah beberapa vitamin yang paling dibutuhkan di masa kehamilan.

Dengan mencukupi kebutuhan vitamin B1, ibu hamil dapat mendukung tumbuh kembang otak janin secara optimal.

Selain itu, vitamin A selama kehamilan sangat penting untuk perkembangan organ, mata, tulang bayi, serta sistem peredaran darah, pernapasan, dan saraf pusat.

Sedangkan vitamin E, dapat menawarkan energi yang membuat kehamilan Moms tetap aktif dan sehat.

Konsumsi susu kedelai akan membantu mencukupi kebutuhan vitamin pada janin dan ibu hamil.

3. Tinggi Kandungan Protein

Seperti yang dikatakan sebelumnya, susu kedelai tinggi kandungan protein yang dapat menjaga kesehatan pada organ di dalam tubuh.

Zat protein memastikan organ-organ janin untuk bisa berkembang dengan baik.

Beberapa protein dalam susu kedelai adalah treonin, arginin, isoleusin, glisin, dan lisin.

Selain itu, protein juga berperan dalam keseimbangan cairan dalam tubuh yang dapat membantu Moms untuk mempertahankan tekanan darah normal dan mencegah pembengkakan kehamilan.

Jadi, sangat penting untuk mendapatkan cukup protein selama kehamilan terutama selama trimester kedua dan ketiga.

Sebab, usia kehamilan tersebut merupakan waktu bagi bayi untuk tumbuh dengan cepat sehingga tubuh Moms perlu memberikan yang terbaik agar berlangsung optimal.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Susu Ibu Hamil Bisa Kurangi Mual hingga Bantu Perkembangan Otak Janin

4. Mengurangi Risiko Depresi

Salah satu manfaat susu kedelai untuk ibu hamil sendiri bisa sangat baik untuk mencegah depresi.

Dalam sebuah studi yang berjudul Soy Isoflavone Intake and Prevalence of Depressive Symptoms During Pregnancy in Japan sendiri melakukan survey ke lebih dari 1.700 perempuan tentang suasana hati dan konsumsi susu kedelai.

Hasilnya, makanan yang menunjukkan perubahan suasana hati ke arah yang lebih baik adalah susu kedelai.

Hal ini karena susu kedelai mengandung vitamin B6 dan vitamin B kompleks yang bermanfaat dalam meningkatkan mood.

Selain itu, susu kedelai juga kaya akan magnesium yang bisa melepaskan hormon serotonin dalam tubuh sehingga berfungsi sebagai antidepresan.

5. Mengontrol Gula Darah

Minum Susu saat Hamil
Foto: Minum Susu saat Hamil (Parenting.firstcry.com)

Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil selanjutnya adalah bisa mengontrol gula darah.

Mereka yang memiliki diabetes gestasional sendiri bisa mengandalkan kedelai untuk mengendalikan gula darah dan kolesterol.

Dalam sebuah studi pada tahun 2015 yang berjudul The Effect of Soy Intake on Metabolic Profiles of Women With Gestational Diabetes Mellitus meneliti partisipan yang mengonsumsi 50 gram kacang kedelai setiap hari setelah minggu ke-26 kehamilan.

Studi tersebut pun menunjukkan perubahan pada gula darah dan kolesterol yang nyata.

Meski demikian, para peneliti tetap meminta agar para ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan sebelum mengganti menu asupan harian.

Baca Juga: 11 Manfaat Susu Almond untuk Ibu Hamil, Bantu Perkembangan Otot dan Saraf Janin

6. Mencegah Anemia

Anemia sendiri sangat umum dirasakan oleh para ibu hamil.

Ketika anemia diderita ibu hamil, hal ini bisa menimbulkan lemas, sakit kepala, dan cepat lelah.

Dalam sebuah studi yang berjudul Strong Negative Association Between Intake of Tofu and Anemia Among Chinese Adults in Jiangsu, China menunjukkan bahwa memakan tahu secara rutin bisa mengurangi risiko terserang anemia pada laki-laki dan perempuan.

Karena tahu dan susu kedelai memiliki komposisi utama berupa kacang kedelai, manfaat susu kedelai untuk ibu hamil juga dapat mencegah anemia.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut mengenai hal ini.

Jadi, sebaiknya konsultasikan pada dokter kandungan lebih dalam ya, untuk melakukan hal ini.

7. Mengurangi Risiko Penyakit Bawaan Lahir

Biji kedelai mengandung vitamin B9 yang dikenal dengan sebutan asam folat.

Konsumsi asam folat yang cukup sangat dibutuhkan karena dapat meningkatkan perkembangan sel-sel saraf pada janin.

Selain itu, kandungan asam folat dalam susu kedelai juga mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat bawaan, seperti cacat tabung saraf janin atau neural tube defects (NTD).

Untuk itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi cukup folat salah satunya dengan minum susu kedelai agar bayi lahir dengan sehat dan sempurna.

Baca Juga: 9+ Manfaat Tanaman Krokot, Ternyata Tinggi Nutrisi!

8. Bisa Menjadi Sumber Energi

Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil selanjutnya yaitu bisa menjadi sumber energi sehingga Moms tetap aktif.

Pasalnya, susu kedelai mengandung karbohidrat yang penting untuk menjaga tingkat energi ibu hamil tetap tinggi.

Dengan energi yang cukup, Moms pun bisa tetap beraktivitas secara nyaman meski sedang mengandung buah hati.

9. Menguatkan Tulang

Tidak hanya sampai di situ, manfaat susu kedelai untuk ibu hamil juga bisa menyehatkan sekaligus menguatkan tulang, lho.

Kandungan kalsium dalam susu kedelai mampu memperkuat tulang dan menjaga strukturnya tetap utuh sehingga mengurangi risiko patah tulang.

Tentunya, tulang yang kuat sangat dibutuhkan selama kehamilan.

Sebab, tubuh Moms membutuhkan penopang yang kuat seiring dengan pertumbuhan janin di dalam rahim.

Dengan memenuhi kebutuhan kalsium, ibu hamil juga dapat mendukung tumbuh kembang tulang dan gigi bayi.

Baca Juga: Mengenal 14 Jenis Kacang-Kacangan, Makanan Sehat saat Hamil

10. Baik untuk Kesehatan Kulit dan Rambut

Susu Kedelai untuk Ibu Hamil (Orami Photo Stocks)
Foto: Susu Kedelai untuk Ibu Hamil (Orami Photo Stocks)

Siapa sangka, manfaat susu kedelai untuk ibu hamil ternyata juga bisa meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit maupun rambut.

Berkat kandungan vitamin E di dalamnya, susu kedelai pun dapat memberikan manfaat untuk kulit dan rambut Moms.

Dengan begitu, ibu hamil tetap bisa tampil menawan berkat kesehatan kulit dan rambut yang terjaga.

Jangan Berlebihan Minum Susu Kedelai Saat Hamil

Secangkir Susu Kedelai
Foto: Secangkir Susu Kedelai (Thespruceeats.com)

Mengonsumsi susu kedelai untuk ibu hamil sendiri memang sedikit rumit, Moms.

Terlebih ketika ada senyawa tertentu yang dikandung oleh susu kedelai yang disebut isoflavon.

Senyawa ini mirip dengan hormon estrogen yang biasa terkait dengan perkembangan seks perempuan, siklus menstruasi dan kehamilan.

Meski demikian, para ahli masih belum yakin apakah fitoestrogen bekerja dengan cara yang sama dengan estrogen di dalam tubuh.

Hal tersebut dikarenakan penelitian sendiri menghasilkan hasil yang bertentangan.

Jadi, karena hal tersebut Moms perlu ingat bahwa konsumsi susu kedelai untuk ibu hamil juga tidak selamanya baik, terutama bila berlebihan.

Kedelai mengandung asam fitat, zat tumbuhan alami yang berikatan dengan mineral.

Zat ini dapat menghalangi penyerapan beberapa logam berat seperti merkuri, timbal, kadmium, dan uranium.

"Ini sangat bagus. Tetapi, di saat yang sama juga dapat menghambat penyerapan mineral penting

seperti niasin, kalsium, magnesium, besi dan seng, yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin," kata Brandon Horn, Ph.D., JD, L.Ac., profesor kedokteran reproduksi di Universitas Pengobatan Tradisional Cina Yo-San, Los Angeles, mengutip Parents.

Selain itu, produk kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol yang sebenarnya dibutuhkan tubuh semasa hamil, untuk membuat progesteron, estrogen, dan vitamin D.

Baca Juga: 9+ Rahasia Cara Menyuburkan Kandungan, Cocok untuk Promil!

Risiko Minum Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Susu Ibu Hamil (Orami Photo Stocks)
Foto: Susu Ibu Hamil (Orami Photo Stocks)

Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai susu kedelai untuk ibu hamil. Hal ini berkaitan dengan isoflavon.

Pada ibu hamil yang mengandung janin laki-laki, asupan isoflavon berlebih bisa meningkatkan risiko janin mengalami kelainan pada organ vitalnya.

Sementara itu, untuk ibu hamil yang mengandung anak perempuan, asupan isoflavon yang berlebihan diduga bisa meningkatkan risiko janin mengalami pubertas yang lebih cepat atau pubertas dini.

Meski demikian, risiko minum susu kedelai untuk ibu hamil baru sebatas penelitian laboratorium serta studi dengan skala kecil.

Jadi, dampak atau efek samping susu kedelai untuk ibu hamil dan janin masih perlu penelitian lanjutan untuk memastikannya.

Baca Juga: 14 Rekomendasi Buku Hamil, Banyak Tips Bermanfaat Moms!

Porsi Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Susu Kedelai
Foto: Susu Kedelai (Freepik.com/jcomp)

Jika Moms ingin mengonsumsi susu kedelai, perhatikan jumlah asupan agar tidak membahayakan bayi yang berada di dalam kandungan.

Selama kehamilan, disarankan satu atau dua porsi konsumsi kedelai.

Satu porsi itu setara dengan setengah cangkir tahu, atau satu cangkir susu kedelai.

Namun, jika Moms ragu untuk mengonsumsi kacang kedelai, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi susu kedelai selama kehamilan.

Konsumsi dengan porsi yang salah dapat menimbulkan risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan untuk Moms, dan juga janin yang belum lahir.

Baca Juga: 7 Aplikasi Menghitung Masa Subur Gratis, Bisa untuk Program Hamil dan KB!

Nah, itu dia manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan potensi risikonya yang perlu diwaspadai.

Jangan lupa untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan sebelum mengubah menu diet atau pola makan saat hamil, ya, Moms!

  • https://source.colostate.edu/the-pros-and-cons-of-soy-for-women/
  • https://academic.oup.com/eurjpc/article/24/7/735/5926697
  • https://academic.oup.com/jcem/article/100/12/4654/2536438
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27744546/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18589021/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.